Tingkatan dan Rumus Lailatul Qadar dalam Kitab Hasyiyah Al-Bajuri ‘Ala Ibni Qasim

Sabtu, 23 Maret 2024 - 22:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kitab Hasyiyah Al-Bajuri dan Cuplikan Pembahasan Lailatul Qadar (Sumber: biayapesantren.id)

Kitab Hasyiyah Al-Bajuri dan Cuplikan Pembahasan Lailatul Qadar (Sumber: biayapesantren.id)

Frensia.id – Dalam Kitab Hasyiyah Al-Bajuri pembahasan tentang Lailatul Qadar di bahas dalam pasal I’tikaf yang merupakan bagian dari Bab Puasa.

Hasyiyah Al-Bajuri merupakan kitab catatan dari kitab Syarah Fathul Qarib Al-Mujib karya monumental dari Abi Syuja’ yang digunakan oleh hampir semua pesantren di Indonesia.

Syaikh Abu Syuja’ memberikan keterangan bahwa I’tikaf merupakan perkara sunnah dan Al-Bajuri menjelaskan paling utamanya I’tikaf dilaksanakan pada 10 hari akhir bulan Ramadhan untuk mencari Lailatul Qadar serta menghidupkannya.

Dalam menghidupkannya Al-Bajuri membagi tiga tingkatan, paling tinggi ialah dengan berbagai macam ibadah seperti shalat, membaca al-Qur’an serta memperbanyak doa berikut pada sepanjang malanya:

اللهم إنك عَفُوٌّ كَرِيمٌ تُحِبُ الْعَفْوَ فاعْفُ عَنِّي

Tingkatan kedua, ialah melaksanakan semua yang disebutkan di tingkatan pertama sekedarnya saja.

Sedangkan tingkatan paling rendah adalah shalat Isya’ berjamaah dan berniat dengan sungguh-sungguh untuk melaksanakan shalat shubuh dengan berjamaah.

Baca Juga :  Ramadhan, Waktunya Ngaca Diri

Adapun rumus untuk jatuhnya Lailatul Qadar, Al-Bajuri mengutip syair yang dari kalangan Ulama’ Tasawuf sebagai berikut:

وَإنَّا جَمِيْعًا إِنْ نَصُمْ يَوْمَ جُمْعَةِ ¤ فَفِي تَاسِعِ الْعِشْرِيْنَ خُذْ لَيْلَةَ القَدْرِ

وَإنْ كَانَ يَوْمَ السَّبْتِ أَوَّلُ صَوْمِنَا ¤ فَحَادِيْ وَعِشْرِيْنَ اعْتَمَدْهُ بِلَا عُذْرِ

وإن هل يوم الصوم في أحد ففي ¤ سابع العشرين ما رمت فاستقر

وإن هل بالأثنين فاعلم بأنه ¤ يوافيك نيل الوصل في تاسع العشري

ويوم الثلاثا إن بدا الشهر فاعتمد ¤ علي خامس العشرين تحظي بها فادر

وفي الإربعا إن هل يا من يرومها ¤ فدونك فاطلب وصلها سابع العشري

ويوم الخميس إن بدا الشهر فاجتهد ¤ توافيك بعد العشر في ليلة الوتر

Dari syair tersebut dapat diketahui bahwa, tanggal jatuhnya lailatul qadar dapat diprediksi dengan hari awal Ramadhan sebagai berikut:

  1. Jika awal Ramadhan hari Jumat maka lailatul qadar malam 29
  2. Jika awal Ramadhan hari Sabtu maka lailatul qadar malam 21
  3. Jika awal Ramadhan hari Ahad maka lailatul qadar malam 27
  4. Jika awal Ramadhan hari Senin maka lailatul qadar malam 29
  5. Jika awal Ramadhan hari Selasa maka lailatul qadar malam 25
  6. Jika awal Ramadhan hari Rabu maka lailatul qadar malam 27
  7. Jika awal Ramadhan hari Kamis maka lailatul qadar jatuh pada malam ganjil setelah malam 20
Baca Juga :  Ramadhan, Kebodohan, dan Kepalsuan

Oleh karena itu, berdasarkan ketetapan pemerintah melalui Kemenag yang menetapkan awal Ramadhan Selasa 12 Maret 2024. Maka, lailatul qadar tahun ini jatuh pada malam Jum’at 4 April atau hari Jumat 5 April 2024.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Lima Jawaban Elegan Untuk Pertanyaan Sensitif Saat Lebaran
Dari Mustahik ke Miliarder Kecil, Riset Berikut Ungkap Rahasia Program Zakat di Malaysia yang Sukses Raih RM12.000 per Bulan
Manifesto Zakat: Cinta, Kemanusiaan, dan Keadilan
Mereguk Sahur, Meneguk Cahaya Ramadhan
Ramadhan dan Kita yang Sibuk Sendiri
Sekolah Tiga Bahasa Rukun Harapan Jember: Jodoh Perjuangan Gus Dur dengan Pendiri Yayasan
Bikin Haru, Jawaban Nyai Sinta Ketika Ditanya Tentang Kebiasaan Buka Puasa Gus Dur
Viral Pedagang Bakso Jember Diringkus Polisi Diduga Gelapkan Uang Arisan 3 M, Begini Kronologinya

Baca Lainnya

Selasa, 1 April 2025 - 08:23 WIB

Lima Jawaban Elegan Untuk Pertanyaan Sensitif Saat Lebaran

Kamis, 27 Maret 2025 - 21:23 WIB

Dari Mustahik ke Miliarder Kecil, Riset Berikut Ungkap Rahasia Program Zakat di Malaysia yang Sukses Raih RM12.000 per Bulan

Selasa, 25 Maret 2025 - 15:26 WIB

Manifesto Zakat: Cinta, Kemanusiaan, dan Keadilan

Selasa, 18 Maret 2025 - 18:52 WIB

Mereguk Sahur, Meneguk Cahaya Ramadhan

Sabtu, 15 Maret 2025 - 17:41 WIB

Ramadhan dan Kita yang Sibuk Sendiri

TERBARU

Kolomiah

Lebaran yang Membumi

Rabu, 2 Apr 2025 - 23:14 WIB

Ilustrasi idul fitri 1446 H

Opinia

Lebaran: Subjek Bebas yang Memaafkan

Rabu, 2 Apr 2025 - 13:20 WIB