Tragis, Gara-gara Dihina Saat Pinjam Uang Rp100 Ribu, Pria di Sumsel Tembak Mati Temannya

Tuesday, 7 October 2025 - 12:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FRENSIA.ID – Mahrani (35) kini harus mendekam di balik jeruji besi setelah nekat menembak mati temannya sendiri, K (40), di Desa Sungai Jeruju, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan.

Pembunuhan tragis ini dipicu oleh rasa sakit hati dan dendam yang mendalam.

​Dalam rilis di Mapolres OKI, Mahrani mengaku merasa sangat sakit hati. Ia menuturkan, kejadian bermula saat ia hendak meminjam uang sebesar Rp100.000 kepada korban untuk membeli kebutuhan pokok seperti beras.

Baca Juga :  Lupakan Dinamika Internal, PAC PDI Perjuangan se Banyuwang Bersatu Dukung Rekomendasi Partai

Namun, niat baiknya berujung pahit. Korban bukannya membantu, malah menghinanya di depan banyak orang.

​”Saya mau berutang tapi malah diejek di depan banyak orang. Saya sakit hati,” ujar Mahrani dengan nada penuh penyesalan.

​Perasaan malu dan dendam itu terus dipendam selama enam hari. Hingga pada suatu pagi, Mahrani kembali berpapasan dengan korban di jalan. Tanpa berpikir panjang, ia langsung mengambil senjata api rakitan yang sudah disiapkannya.

Baca Juga :  Warga Jember Dipenjara Gegara Gadaikan Motor Kredit

Dengan cepat, ia menembak korban yang saat itu sedang berboncengan dengan istrinya hingga tewas di tempat.

​”Pagi itu bertemu dengan dia, langsung aku tembak dia,” akunya.

​Saat ditanya tentang asal-usul senjata api rakitan yang digunakannya, Mahrani mengaku mendapatkannya dari hasil pencurian.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Refleksi Akhir Tahun: PUSHAM dan PSAD UII Soroti Mandeknya Reformasi, Ajukan Lima Tuntutan pada Pemerintahan Prabowo–Gibran
Pemkab Bondowoso Perkuat Percepatan Pengentasan Kemiskinan
Pemkab Bondowoso Matangkan Pilkades PAW 2026, Bupati Tekankan Kepastian Hukum dan Kualitas Kepemimpinan Desa
Pemkab Bondowoso Launching Indikasi Geografis Beras Sintanur Lembah Raung
Perempuan Bukan Penonton: KOPRI PMII Unibo Teguhkan Peran Strategis Perempuan
Bupati Bondowoso Kukuhkan 4.502 PPPK Paruh Waktu, Tekankan Etos Kerja dan Integritas ASN
Diduga Ada Kriminalisasi Advokat, FKA Datangi Mapolres Jember
Lupakan Dinamika Internal, PAC PDI Perjuangan se Banyuwang Bersatu Dukung Rekomendasi Partai

Baca Lainnya

Tuesday, 30 December 2025 - 15:45 WIB

Refleksi Akhir Tahun: PUSHAM dan PSAD UII Soroti Mandeknya Reformasi, Ajukan Lima Tuntutan pada Pemerintahan Prabowo–Gibran

Tuesday, 30 December 2025 - 12:47 WIB

Pemkab Bondowoso Perkuat Percepatan Pengentasan Kemiskinan

Monday, 29 December 2025 - 22:32 WIB

Pemkab Bondowoso Matangkan Pilkades PAW 2026, Bupati Tekankan Kepastian Hukum dan Kualitas Kepemimpinan Desa

Monday, 29 December 2025 - 18:45 WIB

Pemkab Bondowoso Launching Indikasi Geografis Beras Sintanur Lembah Raung

Monday, 29 December 2025 - 17:37 WIB

Perempuan Bukan Penonton: KOPRI PMII Unibo Teguhkan Peran Strategis Perempuan

TERBARU

Wakil Bupati Bondowoso,  As'ad Yahya Syafi'i saat rapat bersama Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK).

Regionalia

Pemkab Bondowoso Perkuat Percepatan Pengentasan Kemiskinan

Tuesday, 30 Dec 2025 - 12:47 WIB