Frensia.id – Viral di media X (dulu twitter), Sidang terbuka Promosi Doktor Kajian Stratejik dan Global Bahlil Lahadalia di Universitas Indonesia yang digelar pada Rabu, tanggal 16 Oktober 2024.
Dalam sidang terbuka tersebut, disertasi Bahlil Lahadalia mengangkat judul “Kebijakan, Kelembagaan, dan Tata Kelola Hilirisasi Nikel yang Berkeadilan dan Berkelanjutan di Indonesia”.
Hal ini sontak membuat netizen banyak yang mengkritisi, pasalnya Bahlil Lahadalia yang merupakan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Indonesia menyelesaikan doktoralnya hanya dalam tiga semester.
Tercatat bahwa Bahlil terdaftar sebagai mahasiswa doktoral UI pada 13 Februari 2023, dan setelah 20 bulan menjadi mahasiswa, ia telah melaksanakan ujian terbuka.
Padahal idealnya, program doktoral S3 biasnya ditempuh 5 sampai 6 semester. Sementara Bahlil Lahadalia yang juga menjabat Ketua Umum Partai Golkar, menyelesaikan doktoralnya dalam kurun waktu 3 semester.
Warganet di media X banyak yang mengkritisi sidang terbuka Bahlil. Vikcky Kurniawan dalam postingannya mempertanyakan UI tentang kelulusan Bahlil yang hanya 3 semester.
Kejeniusan Bahlil ia pertanyakan, Vicky juga mengungkap bahwa salah satu artikel Bahlil diterbitkan jurnal predator.
“Universitas Indonesia atau Universitas Instan? Coba @univ_indonesia jelaskan bagaimana seseorang yg tiga semester bisa menamatkan studi doktoral? Apakah Bahlil sejenius itu? Apalagi artikel yang ia terbitkan ternyata di jurnal predator,” tulisnya.
Netizen ada yang mempertanyakan tentang Guru Besar di sidang terbuka promosi doktoral Bahlil.
“Ada 120 nama Guru Besar yang menyetujui Pernyataan Sikap GB UI atas Peringatan Darurat bulan Agustus lalu. Taukan kamu, semua nama GB di sidang promosi Bahlil, baik ketua, promotor, penguji, ga ada yang masuk ke dalam 120 list nama tadi” tulisnya di media X.
Sebagai informasi, beberapa Guru Besar di sidang terbuka bahlil diantara: I Ketut Surajaya sebagai ketua sidang, Chandra Wijaya sebagai Promotor, Ko-promotor Terguh Dartanto dan Athor Subroto. Sementara pengujinya ada Margaretha Hanita, Hanief Saha Ghafur, Didik Junaidi, Arif Satria, dan Kosuke Mizuno.
Selain itu, salah satu netizen ada yang menemukan fakta bahwa Bahlil Lahadalia menggunakan fasilitas kementarian ESDM dalam sidang terbuka program doktoralnya.
Dalam surat yang berkop Kementerian ESDM RI itu dijelaskan bahwa Menteri ESDM akan melakukan Upacara Promosi Doktor. Dan menginstruksikan Jurnalis, Reporter, Kameramen media untuk hadir dan meliput kegiatan tersebut.
“Pak @prabowo, Nie Om Bahlil dah tanda tangan pakta integritas kan ya? Masa menggunakan sumber daya, perangkat milik negara untuk kepentingan pribadi? Jangan dianggap remeh, ini akan menormalisasi hal-hal koruptif besar lainnya!” tulis King Purwa sambil menyertakan foto surat Kementerian ESDM.