Frensia.Id- Viral di platform media sosial Instangram kantor Desa Patemon, Kecamatan Pakusari, Jember padam sejak pagi. Akibatnya, pelayanan pembuatan Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) terhenti.
Berdasarkan dari keterangan di akun Instangram ‘jemberyangitu’, aktivitas di kantor Desa tersebut lumpuh pada Rabu (18/2) sejak pukul 08:00 WIB. Penyebabnya, karena kantor desa tersebut tidak mampu membayar token listrik mingguan sebesar Rp200 ribu.
Dari postingan akun tersebut, diinformasikan bahwa ADD 2026 belum cair, sehingga operasional desa terkendala.
Bahkan, perangkat desa juga masih belum menerima gaji sejak Januari 2026.
Akhirnya, seluruh fasilitas seperti komputer dan internet mati total. Sehingga pengurusan dokumen penting seperti KK dan KTP terhenti.
Puluhan warga yang mengantre pun harus pulang dengan tangan kosong. Karena fasilitas untuk mengurus KK dan KTP tidak bisa digunakan.







