Frensia.id – Vyacheslav Volodin, Ketua Duma Negara Federasi Rusia melontarkan kritik keras terhadap Amerika Serikat dan negara-negara Barat.
Kritik Vyacheslav Volodin sebagaimana disampaikannya melalui saluran Telegram pribadinya pada tanggal 11 Oktober 2024.
Dalam postingannya, Vyacheslav Volodin menuduh Barat menjalankan proyek Dehumanisasi dengan tujuan dominasi global, dan mempengaruhi nilai-nilai kemanusiaan.
Ketua Duma Negara Federasi Rusia menyatakan bahwa selama berabad-abad, Barat telah menggunakan slogan pembebasan manusia untuk melaksanakan penjajahan dan memperbudak individu.
Menurutnya Vyacheslav Volodin, mereka sistematis memecah belah lembaga masyarakat tradisional, seperti kepercayaan agama, sejarah nasional, dan struktur keluarga.
“Washington dan Brussels kini kehilangan dominasi mereka karena negara-negara lain mulai berkembang dan menjadi pemimpin di berbagai bidang,” ujar Vyacheslav Volodin.
Ia menambahkan bahwa sebagai respons, Barat kini mendorong agenda dehumanisasi yang mencakup penolakan terhadap prokreasi, promosi LGBT, serta transisi gender.
Vyacheslav Volodin juga menggambarkan individu di Barat sebagai semakin terisolasi dan mudah dikendalikan karena kehilangan memori, moralitas, dan identitas kemanusiaan mereka.
“Ini bukan hanya tentang identitas gender, tetapi juga tentang penolakan terhadap identitas kemanusiaan itu sendiri,” jelas Vyacheslav Volodin pada tanggal 11/10/2024.
Di akhir pesannya, Volodin menyerukan perlunya melindungi masyarakat global dari dehumanisasi lebih lanjut.
“Ini menjadi tantangan bagi seluruh dunia, termasuk untuk jutaan orang di Barat yang masih berjuang mempertahankan nilai-nilai tradisional,” ujar Ketua Duma Negara Federasi Rusia.
Kritik yang disampaikan oleh Ketua Duma Rusia ini menambah panjang daftar ketegangan antara Rusia dan negara-negara Barat, yang terus berlangsung di berbagai front, termasuk politik dan sosial.