4 Alasan Iwan Fals Dianggap Mewakili Voice of Resistance

Selasa, 16 Juli 2024 - 07:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar 4 alasan disebutkan oleh periset bahwa Iwan Fals sebagai musisi dapat disebut mewakili voice of resistenace. Hal ini berdasar kisa hidupnya. (Sumber Ilustrasi/Imam)

Gambar 4 alasan disebutkan oleh periset bahwa Iwan Fals sebagai musisi dapat disebut mewakili voice of resistenace. Hal ini berdasar kisa hidupnya. (Sumber Ilustrasi/Imam)

“Iwan Fals’ songs are the forms of expression of the urban middle class who want to change the regime”


_Muhammad Yusran Darmawan

Frensia.id- 4 alasan disebutkan oleh periset bahwa Iwan Fals sebagai musisi dapat disebut mewakili voice of resistenace. Ada penelitian yang mengurai alasan tersebut berdasar historis hidupnya.

Iwan Fals memang tenar dengan lagu-lagu kritik sosial. Hingga saat ini, banyak lagu pernah dipopulerkannya masih dinyanyikan sebagai kritik pada kondisi politik saat ini.

Makna lagunya kekal. Tidak hanya diakui oleh generasi era pra reformasi. Hingga saat ini pun, lirik-lirik yang dilantunkan terlihat masih cocok untuk dinyanyikan.

Salah yang tertarik untuk mengkaji Iwan Fals, khususnya sebagai musisi pelantun lagu perlawanan (voice of resistence) adalah akademisi dari IPB University. Namanya, Muhammad Yusran Darmawan.

Penelitiannya telah diterbitkan dalam Jurnal I-Pop pada tahun 2020 yang lalu. Setelah Yusran melakukan kajian historis Iwan Fals, ia menyimpulkan setidaknya 4 hal dapat dijadikan dasar melihatnya sebagai musisi voice of resistance.

Lagunya Representasi Realitas Sosial

Baca Juga :  Sukatani Jadi Yang Ke-6, Masuk Musisi Tanah Air Yang Pernah Dicekal Pemerintah

Lagu-lagu Iwan Fals, terutama yang diciptakan pada masa Orde Baru, merepresentasikan realitas sosial pada masa itu. Tema-tema seperti ketidakadilan, penindasan, dan pemikiran kritis terhadap pemerintah menggambarkan kondisi sosial yang dihadapi masyarakat. Lagu-lagu tersebut menjadi medium protes dan kritik terhadap ketidakadilan yang terjadi, sehingga menjadi suara bagi mereka yang merasa tertindas.

Lagunya Ekspresi Kelas Menengah Perkotaan

Lagu-lagu Iwan Fals juga merupakan bentuk ekspresi dari kelas menengah perkotaan yang ingin mengubah rezim. Meskipun kelas menengah ini memperoleh keuntungan pada masa Orde Baru, ketidakpuasan terhadap kebijakan pemerintah pada akhir tahun 1990-an mendorong mereka untuk mencari perubahan. Iwan Fals, dengan latar belakang kelas menengah, menyuarakan aspirasi dan ketidakpuasan ini melalui musiknya.

Baca Juga :  Dara Sarasvati Kembali Memukau dengan Menampilkan Busana Ratu Kidul

Pengalaman Iwan Fals Memahami Dinamika Sosial

Pengalaman Iwan Fals dapat menjadi gerbang bagi kita untuk memahami dinamika sosial dan bagaimana masyarakat menanggapinya. Bagi Iwan Fals, musik pop merupakan alat perlawanan terhadap otoritas. Meskipun dia mungkin tidak secara eksplisit mengakui hal ini, lagu-lagunya memiliki kekuatan untuk membangkitkan kesadaran masyarakat tentang masalah-masalah yang ditimbulkan oleh rezim tersebut, menjadikan musiknya sebagai medium untuk menyuarakan ketidakpuasan dan membangkitkan semangat perlawanan.

Historitas Dalam Lirik Lagunya

Lirik lagu Iwan Fals tidak memberikan informasi rinci tentang sejarah atau kejadian masa lalu, namun dapat membantu kita untuk memahami bagaimana para pelaku sejarah mengartikulasikan pengalaman mereka ke dalam kehidupan sehari-hari. Lirik-lirik ini mencerminkan persepsi dan interpretasi masyarakat terhadap peristiwa sejarah dan kondisi sosial, memberikan wawasan tentang bagaimana masyarakat memahami dan merespons situasi yang mereka hadapi.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Ramadan, Musik Religi, dan Keabadian Musisi Favorit Generasi Milenial
Sukatani, Band Punk yang Diduga Diintimidasi Polisi, Ternyata Telah Diteliti Akademisi UNY
Dara Sarasvati Kembali Memukau dengan Menampilkan Busana Ratu Kidul
Sukatani Jadi Yang Ke-6, Masuk Musisi Tanah Air Yang Pernah Dicekal Pemerintah
Tentang Polemik Lagu Sukatani, Fadli Zon Anggap Tak Masalah Asal…
Faktor Fans Musik Hardcore Cenderung Vandalis? Pernah Diteliti Akademis ISI Yogyakarta
Diumumkan! 4 Personel Polisi Buntut Kasus Intimidasi Sukatani, Masih Direspon Buruk Warganet
Perayaan Sewindu KSBN, Stafsus Kementerian Komdigi Tampil Cantik dengan Kebaya Janggan

Baca Lainnya

Sabtu, 8 Maret 2025 - 03:50 WIB

Ramadan, Musik Religi, dan Keabadian Musisi Favorit Generasi Milenial

Minggu, 23 Februari 2025 - 18:22 WIB

Sukatani, Band Punk yang Diduga Diintimidasi Polisi, Ternyata Telah Diteliti Akademisi UNY

Minggu, 23 Februari 2025 - 11:54 WIB

Dara Sarasvati Kembali Memukau dengan Menampilkan Busana Ratu Kidul

Minggu, 23 Februari 2025 - 06:11 WIB

Sukatani Jadi Yang Ke-6, Masuk Musisi Tanah Air Yang Pernah Dicekal Pemerintah

Minggu, 23 Februari 2025 - 05:11 WIB

Tentang Polemik Lagu Sukatani, Fadli Zon Anggap Tak Masalah Asal…

TERBARU

Kolomiah

Lebaran yang Membumi

Rabu, 2 Apr 2025 - 23:14 WIB

Ilustrasi idul fitri 1446 H

Opinia

Lebaran: Subjek Bebas yang Memaafkan

Rabu, 2 Apr 2025 - 13:20 WIB