Frensia.id- Demi menjaga Nahdlatul Ulama’ (NU) dari politik praksis, sejumlah tokoh NU di Bondowoso ajukan cuti. Alasannya, karena mereka jadi tim pemenangan salah satu calon bupati (Cabub) dan Calon Wakil Bupati (Cawabub).
Setidaknya, dari pantauan Frensia.id, telah ada dua orang yang mengajukan cuti dari kepengurus NU. Pertama, Amin Said Husni yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Umum PBNU. Ia mengajukan cuti minggu kemarin, 16/10/2024.
Ia meminta izin cuti karena akan berperan aktif dalam Pilkada Bondowoso. Berdasarkan surat yang beredar, kedepannya ia akan ikut mengkampanyekan pasangan CalonKH. Abd Hamid Wahid dan As’ad Yahya Syafi’i (Rahmad).
“Maka dengan ini, saya memohon izin cuti dan Nonaktif sebagai wakil umum PBNU”, catatnya.
Kedua, Tidak hanya Amin Said Husni, saat ini giliran Ketua Lembaga Seniman dan Budayawan Muslimin Indonesia (Lesbumi) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Bondowoso, Muhlis Adi Rangkul, juga mengajukan cuti, 20/10/2024.
Alasannya sama, yakni akan ikut serta menjadi tim pemenangan salah satu kandidat Pilkada Kabupaten Bondowoso.
Muhlis memutuskan untuk mengajukan cuti dari jabatannya agar tidak menyeret NU ke dalam politik praktis. Ia menyatakan bahwa keputusan ini diambil demi menjaga integritas organisasi yang sangat ia cintai.
“Saya tidak ingin berlindung di bawah bendera NU dengan membawa organisasi yang saya cintai ini ke wilayah politik praktis,” ungkap Muhlis, yang juga merupakan alumni PMII FKIP Universitas Jember.
Muhlis mengakui bahwa langkah ini terinspirasi oleh sikap Wakil Ketua Umum PBNU, Amin Said Husni, yang juga mengambil cuti saat terlibat dalam kampanye politik di Bondowoso.
“Pak Amin dari PBNU turun ke Bondowoso untuk berkampanye dengan mengambil cuti, masak kita yang pengurus banom tidak mau mencontoh beliau,” kata Muhlis, yang juga dikenal sebagai penulis novel Jejak Pendosa.
Menurut Muhlis, tindakan Amin Said Husni ini harus menjadi teladan bagi semua pengurus NU, mulai dari tingkat cabang, wilayah, hingga ranting. “Apa yang dilakukan oleh Pak Amin semestinya dicontoh oleh semua pengurus. Mau itu pengurus cabang, wilayah, banom, hingga ranting,” tambahnya.
Muhlis sangat mengapresiasi langkah Amin Said Husni dan menegaskan bahwa ia ingin mengikuti teladan tersebut.
“Saya ikut mencontoh apa yang dilakukan Pak Amin dengan mengajukan cuti sebagai pengurus NU saat terlibat aktif berkampanye,” tuturnya.
Sebagai tambahan informasi, Muhlis, saat ini merupakan salah satu tim sukses pasangan calon bupati dan wakil bupati Bondowoso, Bambang Soekwanto dan Muhammad Baqir (Bagus), yang merupakan kandidat nomor urut 2 dalam Pilkada Bondowoso.