Frensia.id – PT Chery Sales Indonesia telah memulai ekspor perdana mobil listrik setir kiri Chery Omoda 5 ke luar negeri pada tanggal 01 November 2024.
Ekspor ini mulai dilakukan sejak Jumat awal November kemarin dengan mengirimkan 120 unit kendaraan setir kiri melalui Cikarang Dry Port, Jawa Barat.
Langkah ini menandai ekspansi Chery di pasar internasional dengan menggunakan Indonesia sebagai basis produksi utama.
Indonesia dipilih sebagai pusat produksi dan ekspor utama karena standar manufaktur yang tinggi serta kemampuan memenuhi spesifikasi kualitas yang dibutuhkan di pasar global.
Adapun targetnya, Chery akan mengekspor hingga 5.000 unit Omoda 5 ke Vietnam tahun ini.
“Indonesia dipilih sebagai basis ekspor karena manufaktur berkualitas tinggi yang dimilikinya, dengan target untuk mengirim 5.000 unit ke Vietnam tahun ini,” kata perwakilan Chery International, seperti dilansir Antaranews.
Chen Chunqing, Wakil Presiden Chery International, menambahkan bahwa setiap produk disesuaikan dengan persyaratan khusus dari pasar tujuan, termasuk Vietnam.
Selain itu, Chery juga mengungkapkan rencananya untuk terus memperluas jangkauan ke pasar lain. Untuk itu, spesifikasi mobil yang diproduksi di Indonesia akan diadaptasi untuk memenuhi persyaratan khusus di setiap kawasan.
Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Agus Gumiwang Kartasasmita, sangat memberikan apresiasi atas langkah ekspansi Chery ini.
Menurut Agus, ekspor mobil listrik setir kiri Chery Omoda 5 merupakan pencapaian yang memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat produksi kendaraan bermotor di kawasan Asia Tenggara.
Ia juga menyoroti pentingnya meningkatkan penggunaan komponen lokal dalam produksi kendaraan.
Saat ini, kandungan komponen lokal dalam produksi kendaraan mencapai 40 persen, namun Agus berharap angka tersebut bisa ditingkatkan hingga 60 persen dalam beberapa tahun ke depan.
“Dengan meningkatkan kandungan lokal, kami berharap dapat melibatkan lebih banyak usaha kecil dan menengah dalam rantai pasokan otomotif nasional,” ungkap Agus.
Hal ini, lanjutnya, tidak hanya akan meningkatkan nilai tambah di dalam negeri, tetapi juga akan memberikan dampak positif bagi perekonomian, terutama dalam sektor industri pendukung otomotif.
Ekspor perdana ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi PT Chery Sales Indonesia dalam memperluas penetrasi di pasar Asia Tenggara.
Langka ini sekaligus mendukung program pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai hub produksi kendaraan bermotor, khususnya kendaraan listrik, di kawasan regional.