Satgas Pangan Jember Temukan Beras Berlabel Tempelan saat Sidak Jelang Nataru

Wednesday, 24 December 2025 - 10:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim satgas pangan Jember saat melakukan sidak. (Foto: Frensia/Sigit).

Tim satgas pangan Jember saat melakukan sidak. (Foto: Frensia/Sigit).

Frensia.Id– Tim Satgas Pangan Kabupaten Jember melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar dan ritel modern menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Meski harga pangan terpantau stabil, petugas menemukan adanya praktik pengemasan beras yang berpotensi mengelabui konsumen.

Kanit Tipidter Polres Jember, Ipda Harry Sasono, mengungkapkan bahwa harga komoditas seperti beras, gula, minyak goreng, hingga bawang masih dalam kondisi normal. Namun, tim menemukan kejanggalan pada label klasifikasi beras saat sidak di Roxy Mall.

“Secara umum harga masih relatif normal menjelang Nataru. Stok juga wajar. Tapi, kami menemukan persoalan pada pengemasan beras. Ada produk yang label ‘Premium’ dan ‘Medium’-nya hanya ditempel, bukan dicetak langsung di kemasan,” katanya, Rabu (23/12/2025).

Baca Juga :  Dosen UIN KHAS Rekomendasikan Pengembangan Manajemen Sistem Informasi Madrasah

Harry menegaskan, label yang hanya ditempel melanggar standar pengemasan dan rawan disalahgunakan. Hal ini menyulitkan jaminan kualitas bagi konsumen serta mengacaukan pengawasan Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Label tempelan itu berpotensi menyesatkan konsumen. Setiap produsen wajib mencantumkan label kualitas secara permanen di kemasan sesuai aturan,” ujarnya.

Terkait temuan ini, Satgas Pangan belum memberikan sanksi pidana dan masih bersifat persuasif. Berdasarkan pengakuan produsen, kemasan tersebut merupakan stok lama yang sedang dihabiskan.

“Kami berikan teguran. Ke depan, jika ada pengemasan ulang (repacking), wajib mengikuti standar. Jika masih membandel, tentu ada tindakan tegas,” paparnya.

Di lokasi yang sama, perwakilan manajemen Roxy Mall, Andre, mengakui adanya temuan tersebut. Pihaknya mengaku sudah berkoordinasi dengan distributor terkait masalah label ini.

Baca Juga :  Gawat! Rupiah Terus Melemah, Dolar AS Tembus 18.000 Lebih

“Pihak distributor bilang itu stok lama. Tapi ke depan, kami sudah putuskan tidak akan menerima lagi produk beras dengan label tempelan. Harus tercetak langsung di kemasan,” tegas Andre.

Sebagai informasi, sidak ini melibatkan Satreskrim Polres Jember, Dinas Ketahanan Pangan, Bulog, serta Disperindag. Petugas menyisir ketersediaan stok hingga kepatuhan produsen terhadap aturan pengemasan pangan.

Sidak ini dilakukan untuk memastikan distribusi bahan pokok di Jember, berjalan transparan dan melindungi masyarakat dari praktik curang di tengah lonjakan permintaan akhir tahun.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Gawat! Rupiah Terus Melemah, Dolar AS Tembus 18.000 Lebih
BRI Jember Salurkan KUR Rp 363,6 Miliar, Sektor Pertanian Mendominasi
Tren Tabungan Emas di BRImo Semakin Diminati saat Rupiah Melemah
Rupiah Kian Melemah, Ekonom UNEJ Sebut Harga Pangan dan Energi Domestik Berpotensi Naik
Pakar Ekonomi UNEJ Soroti Penyebab Lemahnya Rupiah
Harga Minyakita Naik, Pedagang di Jember Stop Penjualan
Gas Elpiji 3 Kg di Jember Langka-Mahal, Pertamina Gelar Operasi Pasar
Perajin Tahu di Mangli Jember Keluhkan Efek Domino Naiknya Harga Kedelai

Baca Lainnya

Thursday, 4 June 2026 - 10:36 WIB

Gawat! Rupiah Terus Melemah, Dolar AS Tembus 18.000 Lebih

Monday, 25 May 2026 - 14:00 WIB

BRI Jember Salurkan KUR Rp 363,6 Miliar, Sektor Pertanian Mendominasi

Friday, 22 May 2026 - 19:32 WIB

Tren Tabungan Emas di BRImo Semakin Diminati saat Rupiah Melemah

Friday, 22 May 2026 - 18:34 WIB

Rupiah Kian Melemah, Ekonom UNEJ Sebut Harga Pangan dan Energi Domestik Berpotensi Naik

Thursday, 21 May 2026 - 14:25 WIB

Pakar Ekonomi UNEJ Soroti Penyebab Lemahnya Rupiah

TERBARU

Warga yang usai melakukan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) (Foto: Fadli/Frensia).

Politia

Dispenduk Jember Dekatkan Layanan melalui Aktivasi IKD Keliling

Wednesday, 24 Jun 2026 - 21:40 WIB

Tukang ojek (jaket merah) yang dijadikan sebagai jaminan oleh pelaku (Foto: Istimewa).

Criminalia

Viral! Modus Jajal COD, Pria di Jember Bawa Kabur Motor Vario

Wednesday, 24 Jun 2026 - 18:34 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading