Frensia Institute: Bondowoso Kalahkan Jember dalam Partisipasi Politik, Angkanya Tembus 75 Persen

Tuesday, 10 December 2024 - 15:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Frensia Institute: Bondowoso Kalahkan Jember dalam Partisipasi Politik, Angkanya Tembus 75 Persen (Sumber: Frensia Institute)

Gambar Frensia Institute: Bondowoso Kalahkan Jember dalam Partisipasi Politik, Angkanya Tembus 75 Persen (Sumber: Frensia Institute)

Frensia.id – Bondowoso membuktikan diri unggul dibanding Jember dalam hal partisipasi politik. Tingkat keikutsertaan masyarakat Bondowoso mencapai 75 persen, jauh lebih tinggi dibandingkan Jember yang hanya berada di angka 57 persen.

Hal ini diungkapkan oleh Faiq Al Himam, anggota peneliti dari Frensia Institute, yang menyatakan bahwa tingginya partisipasi masyarakat Bondowoso mencerminkan kesadaran politik yang lebih baik.

“Angka partisipasinya luar biasa, mencapai 75 persen. Ini jauh lebih baik daripada Jember,” ujar Faiq saat ditemui.

Pada Pilkada terakhir, meskipun partisipasi Bondowoso sedikit menurun dari angka 87 persen pada pemilu sebelumnya, capaian ini tetap berada di atas rata-rata nasional.

Berdasarkan data resmi, dari 601.133 Daftar Pemilih Tetap (DPT), sebanyak 449.046 masyarakat Bondowoso memberikan hak pilihnya.

Baca Juga :  Demi Mutu Lulusan! Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember Gandeng Kanwil Kemenhaj Jawa Timur

“Kalau dibandingkan dengan angka sebelumnya memang ada penurunan, tetapi 75 persen ini masih setara dengan rata-rata nasional,” jelasnya.

Sebaliknya, Jember mencatat partisipasi yang jauh di bawah rata-rata nasional. Dari total 1.955.219 DPT, hanya 57 persen pemilih yang berpartisipasi.

Faiq menilai rendahnya partisipasi Jember menjadi perhatian serius karena persentase tersebut menunjukkan adanya tantangan besar dalam meningkatkan kesadaran politik masyarakat.

“Secara angka, pemilih di Jember memang lebih banyak. Tetapi dalam persentase, partisipasi sangat rendah. Ini perlu kajian lebih lanjut,” tambah Faiq, yang berasal dari Jenggawah, Jember.

Peneliti dari Frensia Institute ini juga menggarisbawahi pentingnya analisis lebih mendalam untuk mengidentifikasi penyebab tingginya tingkat golput di Jember dibandingkan Bondowoso.

Baca Juga :  Tajemtra 2026, Harapan Peserta: Jember Lebih Dikenal Masyarakat Luar

Ia menyebutkan beberapa faktor potensial seperti kinerja pemerintah, mekanisme penyelenggaraan pemilu, tingkat pendidikan masyarakat, hingga daya tarik calon yang maju sebagai pemimpin.

“Kami akan terus menggali dan menganalisis apa yang memengaruhi kesadaran politik ini. Semua faktor, mulai dari pendidikan hingga kualitas calon, perlu dikaji lebih lanjut,” tutupnya.

Dengan hasil ini, Bondowoso menjadi salah satu daerah yang patut menjadi contoh dalam hal partisipasi politik, meskipun jumlah pemilihnya lebih kecil dibandingkan Jember.

Frensia Institute berharap temuan ini dapat menjadi pijakan untuk meningkatkan kualitas partisipasi politik di daerah lain, termasuk Jember.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Kemen PPPA Tegaskan Terus Lakukan Advokasi: Perempuan Tetap Menstruasi Meski dalam Kondisi Darurat
Guncang Banyuwangi, Slank dan HS Buktikan Musik Mampu Jadi Motor Gerak Ekonomi Akar Rumput
Gus Fawait Sosialisasikan Program Pemkab Jember melalui Bunga Desaku di Kecamatan Jelbuk
Komisi D DPRD Jember Soroti Kasus Kekerasan Seksual, Kampus Diminta Evaluasi Pengawasan Mahasiswa
Datang ke Jember, Menteri KP Minta Proyek KNMP Tuntas Akhir November
Satreskim Polresta Banyuwangi Bongkar Bisnis Solar Subsidi Ilegal
Hari Sumpah Pemuda 2026, DPC PDI Perjuangan Banyuwangi Gelar Aksi Resik Kali Sungai Kalimati Muncar
Latma Garuda Shakti 2026 Dimulai, Prajurit Indonesia-India Asah Kemampuan Tempur di Banyuwangi

Baca Lainnya

Sunday, 1 November 2026 - 16:14 WIB

Guncang Banyuwangi, Slank dan HS Buktikan Musik Mampu Jadi Motor Gerak Ekonomi Akar Rumput

Saturday, 31 October 2026 - 22:47 WIB

Gus Fawait Sosialisasikan Program Pemkab Jember melalui Bunga Desaku di Kecamatan Jelbuk

Friday, 30 October 2026 - 20:15 WIB

Komisi D DPRD Jember Soroti Kasus Kekerasan Seksual, Kampus Diminta Evaluasi Pengawasan Mahasiswa

Friday, 30 October 2026 - 18:18 WIB

Datang ke Jember, Menteri KP Minta Proyek KNMP Tuntas Akhir November

Thursday, 29 October 2026 - 21:40 WIB

Satreskim Polresta Banyuwangi Bongkar Bisnis Solar Subsidi Ilegal

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading