Wakil Ketua PCNU Jember Sebut Aspirasi Rakyat Harus Didengar Tanpa Ada Anarkisme

Monday, 1 September 2025 - 22:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua PCNU Jember (Sumber foto: Istimewa)

Wakil Ketua PCNU Jember (Sumber foto: Istimewa)

Frensia.Id– Wakil Ketua PC Nahdlatul Ulama (NU) Jember, Akhmad Taufiq, menanggapi dinamika aksi massa yang belakangan marak terjadi di berbagai daerah. Dirinya menyampaikan, aksi turun ke jalan sejatinya merupakan bagian dari upaya masyarakat dalam menyampaikan aspirasi kepada pemerintah.

“Bagaimanapun, aksi massa perlu didudukkan sebagai bentuk ikhtiar masyarakat yang terdiri atas berbagai komponen bangsa untuk menyuarakan aspirasinya,” katanya, Senin (1/9/2025).

Selanjutnya kata dia, pemerintah dan elit harus lebih peka terhadap situasi rakyat. Terutama kelompok kecil yang semakin terbebani kondisi hidupnya saat ini.

“Kita dalam keprihatinan kolektif. Kebijakan apapun yang dikeluarkan pemerintah harus berada pada ruang kesadaran untuk mempertimbangkan sepenuhnya kondisi keprihatinan rakyat kecil ini,” ujarnya.

Taufiq menegaskan, aspirasi publik tidak boleh diwujudkan dengan cara-cara anarkis. Pihaknya menolak tindakan perusakan maupun pembakaran fasilitas umum saat massa aksi melakukan demonstrasi.

“Tidak dibenarkan bagi masyarakat yang menyampaikan aspirasi itu melakukan tindak anarkisme dalam bentuk apapun, termasuk penjarahan, perusakan, dan pembakaran fasilitas umum,” paparnya.

Baca Juga :  Kemarau Panjang, 400 KK di Genteng Banyuwangi Digerojok 10 Ribu Liter Air Bersih

“Karena yang rugi adalah kita sendiri. Fasilitas umum itu dibiayai dari uang kita sendiri, uang rakyat,” tegasnya,” tambahnya.

Taufiq juga mengajak semua pihak untuk menahan diri sekaligus menjadikan momentum ini sebagai bahan evaluasi bagi pemerintah. Agar kedepan, kebijakan yang diambil benar-benar mengedepankan kepentingan rakyat.

Baca Juga :  Gus Fawait: Atasi Masalah Kemiskinan Harus dengan Data


Taufiq menyebut, NU sebagai organisasi keumatan siap mendukung langkah perbaikan tata kelola negara demi kemaslahatan bersama.

“Inilah momentum bagi semua pihak yang diberikan kewenangan untuk memperbaiki tata kelola negara ini, yang betul-betul mengedepankan kepentingan rakyat, sekaligus sensitif terhadap keprihatinan rakyat itu,” ungkapnya.

“NU tentu mendukung sepenuhnya segala bentuk perbaikan tata kelola negara ini, demi kemashlahatan bersama dan kebesaran bangsa dan negara ini,” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Kemen PPPA Tegaskan Terus Lakukan Advokasi: Perempuan Tetap Menstruasi Meski dalam Kondisi Darurat
Guncang Banyuwangi, Slank dan HS Buktikan Musik Mampu Jadi Motor Gerak Ekonomi Akar Rumput
Gus Fawait Sosialisasikan Program Pemkab Jember melalui Bunga Desaku di Kecamatan Jelbuk
Komisi D DPRD Jember Soroti Kasus Kekerasan Seksual, Kampus Diminta Evaluasi Pengawasan Mahasiswa
Datang ke Jember, Menteri KP Minta Proyek KNMP Tuntas Akhir November
Satreskim Polresta Banyuwangi Bongkar Bisnis Solar Subsidi Ilegal
Hari Sumpah Pemuda 2026, DPC PDI Perjuangan Banyuwangi Gelar Aksi Resik Kali Sungai Kalimati Muncar
Latma Garuda Shakti 2026 Dimulai, Prajurit Indonesia-India Asah Kemampuan Tempur di Banyuwangi

Baca Lainnya

Sunday, 1 November 2026 - 16:14 WIB

Guncang Banyuwangi, Slank dan HS Buktikan Musik Mampu Jadi Motor Gerak Ekonomi Akar Rumput

Saturday, 31 October 2026 - 22:47 WIB

Gus Fawait Sosialisasikan Program Pemkab Jember melalui Bunga Desaku di Kecamatan Jelbuk

Friday, 30 October 2026 - 20:15 WIB

Komisi D DPRD Jember Soroti Kasus Kekerasan Seksual, Kampus Diminta Evaluasi Pengawasan Mahasiswa

Friday, 30 October 2026 - 18:18 WIB

Datang ke Jember, Menteri KP Minta Proyek KNMP Tuntas Akhir November

Thursday, 29 October 2026 - 21:40 WIB

Satreskim Polresta Banyuwangi Bongkar Bisnis Solar Subsidi Ilegal

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading