Kuatkan Good Governance, UIN KHAS Jember Dorong ORMAWA Jadi Motor Budaya Akademik

Friday, 26 September 2025 - 16:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Kuatkan Good Governance, UIN KHAS Jember Dorong ORMAWA Jadi Motor Budaya Akademik (Sumber: Istimewa)

Gambar Kuatkan Good Governance, UIN KHAS Jember Dorong ORMAWA Jadi Motor Budaya Akademik (Sumber: Istimewa)

FRENSIA.ID – Universitas Islam Negeri Kiai Haji Ahmad Shiddiq (UIN KHAS) Jember terus berupaya meningkatkan kapasitas dan kompetensi pengurus organisasi kemahasiswaannya. Salah satu bentuk nyata dari komitmen tersebut adalah pelaksanaan Program Penguatan Skill dan Kompetensi Pengurus ORMAWA yang digelar pada Kamis, 26 September 2025. Kegiatan ini difokuskan pada peningkatan mutu pengelolaan organisasi kemahasiswaan agar semakin profesional, akuntabel, dan berdaya saing.

Acara ini dihadiri oleh berbagai narasumber dari kalangan akademisi, praktisi, hingga jurnalis. Di antaranya Dr. Retna Anggitaningsih, S.E., M.M. selaku Kepala SPI UIN KHAS Jember, Bagus Supriadi (jurnalis dan anggota Persatuan Wartawan Indonesia/PWI), Prof. Dr. Akhmad Taufik, S.S., M.Pd. (Wakil Direktur I Pascasarjana Universitas Jember), serta Mashur Imam, M.E., periset sekaligus Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kabupaten Jember.

Kegiatan yang diikuti oleh seluruh pengurus organisasi mahasiswa (ORMAWA) di lingkungan UIN KHAS Jember ini berlangsung dinamis dengan berbagai materi yang disampaikan. Para narasumber tidak hanya berbicara tentang teori, namun juga membekali peserta dengan pengalaman nyata dalam mengelola organisasi.

Baca Juga :  Menarik! Riset Prof Joni Aasi, Direktur UNESCO, Tentang Kerusakan Akibat Bom di Gaza

Mashur Imam, salah satu narasumber, menekankan bahwa pengurus ORMAWA memegang peran vital sebagai penggerak budaya akademik di kampus. Menurutnya, organisasi mahasiswa bukan sekadar wadah kegiatan, melainkan ruang pembentukan karakter kepemimpinan dan budaya intelektual.

“Bagus sekali, karena mereka sejatinya menjadi kunci dalam membentuk budaya akademik kampus. Kompetensi pengurus harus terus diasah agar organisasi dapat bergerak sehat dan memberi manfaat lebih luas,” ujarnya.

Ketua panitia kegiatan, Erfan Efendi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa tujuan utama acara ini adalah memberikan pemahaman menyeluruh tentang pentingnya pengelolaan mutu dalam organisasi.

“Salah satu yang kami tekankan adalah mengenalkan prinsip-prinsip dasar quality management yang relevan untuk organisasi mahasiswa. Harapannya, pengurus ORMAWA bisa membawa semangat pengelolaan modern yang terukur,” ungkapnya.

Baca Juga :  Zainal Arifin Mochtar Dikukuhkan Guru Besar, Soroti Konservatisme Menggerus Independensi Lembaga Negara

Sementara itu, Dr. Khoirul Faizin menambahkan bahwa kegiatan semacam ini diharapkan mampu mendorong penerapan tata kelola organisasi mahasiswa yang baik (good governance).

“Jika prinsip akuntabilitas, transparansi, serta perbaikan berkelanjutan diterapkan, maka ORMAWA akan menjadi laboratorium kepemimpinan yang unggul sekaligus mitra strategis kampus dalam membangun kualitas sumber daya manusia,” tuturnya.

Dengan adanya program penguatan ini, UIN KHAS Jember berharap seluruh pengurus ORMAWA mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam setiap kegiatan organisasi. Tidak hanya sekadar menjalankan program kerja, tetapi juga membangun budaya organisasi yang efektif, profesional, dan selaras dengan visi besar kampus.

Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum penting untuk menegaskan bahwa ORMAWA bukan sekadar simbol formalitas, melainkan wadah pembelajaran nyata bagi mahasiswa dalam berkontribusi bagi kemajuan kampus dan masyarakat.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Buku Dewan Fiqh Amerika, Menggugat Mitos Rukyah dan Menuju Kepastian Astronomi
Riset Orientalis Ungkap Inkonsistensi Moral dan Disiplin Diri Saat Ramadhan Para Pemuda Mesir
Menarik! Riset Prof Joni Aasi, Direktur UNESCO, Tentang Kerusakan Akibat Bom di Gaza
CEO Tesla Merasa Tidak Bahagia, Begini Penjelasannya
Peneliti Universitas Esa Unggul Sebut Kepentingan Konglomerat Media Rusak Demokrasi Pers
Logika Penguasaan Negara Pada Karya Jurnalistik Diteliti Akademisi
Dispendik Jember Lakukan Trauma Healing di SDN 02 Jelbuk Usai Insiden Guru Over Reaktif
Oknum Guru SD di Jelbuk Jember Telanjangi Murid Gegara Hilang Uang, Dispendik Tarik Pelaku dari Sekolah

Baca Lainnya

Saturday, 14 February 2026 - 01:53 WIB

Buku Dewan Fiqh Amerika, Menggugat Mitos Rukyah dan Menuju Kepastian Astronomi

Saturday, 14 February 2026 - 01:29 WIB

Riset Orientalis Ungkap Inkonsistensi Moral dan Disiplin Diri Saat Ramadhan Para Pemuda Mesir

Saturday, 14 February 2026 - 01:01 WIB

Menarik! Riset Prof Joni Aasi, Direktur UNESCO, Tentang Kerusakan Akibat Bom di Gaza

Wednesday, 11 February 2026 - 15:57 WIB

CEO Tesla Merasa Tidak Bahagia, Begini Penjelasannya

Tuesday, 10 February 2026 - 18:34 WIB

Peneliti Universitas Esa Unggul Sebut Kepentingan Konglomerat Media Rusak Demokrasi Pers

TERBARU