Frensia.Id– Kabupaten Jember menorehkan prestasi gemilang dalam sektor kesehatan. Di bawah kepemimpinan Bupati Muhammad Fawait, Pemkab Jember sukses meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Awards 2026 kategori Pemerintah Daerah Madya.
Penghargaan ini diberikan langsung oleh BPJS Kesehatan atas komitmen Pemkab Jember dalam memberikan perlindungan jaminan kesehatan bagi warga melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Tercatat, sebanyak 2.601.111 jiwa penduduk Jember telah terdaftar sebagai peserta JKN.
“Alhamdulillah, penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus menghadirkan layanan kesehatan yang adil, mudah diakses, dan berpihak pada seluruh masyarakat Jember,” kata Bupati Fawait usai menerima penghargaan, Selasa (27/1/2026).
Selanjutnya kata dia, angka 2,6 juta peserta tersebut setara dengan 99,07 persen dari total penduduk Kabupaten Jember. Menariknya, tingkat keaktifan peserta di wilayah ini juga sangat tinggi, yakni mencapai 80,02 persen.
“Kesehatan merupakan hak dasar yang harus didapatkan oleh setiap warga tanpa terkecuali,” ujarnya.
“Terima kasih kepada seluruh tenaga kesehatan, jajaran pemerintah, dan masyarakat Jember atas kerja sama dan kepercayaannya. Komitmen kami jelas, kesehatan adalah hak semua warga,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur Utama BPJS Kesehatan Ghufron Mukti memaparkan bahwa hingga akhir 2025, kepesertaan JKN nasional telah mencapai 282,7 juta jiwa. Angka ini melampaui target yang ditetapkan dalam RPJMN 2025-2029.
“Sejalan dengan agenda pembangunan global (SDGs), Indonesia menempatkan UHC sebagai indikator utama mewujudkan masyarakat sehat dan sejahtera,” ungkapnya.
Disisi lain, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar (Cak Imin) mengingatkan agar pemerintah daerah tidak kendor dalam menjaga cakupan kepesertaan ini.
Dia menegaskan, bahwa tidak boleh ada Pemerintah Daerah yang jumlah peserta JKNnya menurun.
“Tidak boleh ada pemerintah daerah yang jumlah peserta JKNnya justru menurun. Selain perluasan cakupan, pemerintah agar mendorong peningkatan kualitas layanan kesehatan,” tegasnya.
Sebagai informasi, UHC Awards 2026 diikuti oleh 31 provinsi serta 397 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.
Penghargaan ini dibagi menjadi tiga kategori, yakni Utama, Madya, dan Pratama sebagai bentuk apresiasi atas komitmen perlindungan kesehatan masyarakat.







