Datang ke Jember, Wamendagri Bima Arya Dorong Desa di Jember Mandiri dan Optimalkan Insentif Pusat

Friday, 13 February 2026 - 12:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bima Arya Sugiarto, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri). (Foto: Sigit/Frensia).

Bima Arya Sugiarto, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri). (Foto: Sigit/Frensia).

Frensia.Id– Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Jember.

Dalam kegiatan yang berlangsung di Pendapa Wahyawibawagraha tersebut, Wamendagri memberikan pemaparan mengenai pengawasan pemerintah desa serta pengelolaan dana desa.

Bima Arya mengapresiasi serapan dana desa di Jember yang dinilainya sangat baik. Namun, dia juga memberikan catatan bahwa rata-rata wilayah di Jember masih sangat mengandalkan anggaran transfer dari pemerintah pusat.

Menurutnya, ketergantungan ini perlu diseimbangkan dengan optimalisasi potensi lokal yang ada di setiap desa.

“Saya lihat data di Jember ini bagus, serapannya bagus. Tapi yang menonjol di sini adalah persentasenya yang masih bergantung pada pusat,” katanya, Jum’at (13/2/2026).

Terkait adanya penyesuaian anggaran, Bima menjelaskan bahwa pemangkasan dana desa seharusnya tidak menghambat pembangunan daerah.

Hal ini dikarenakan pemerintah pusat tetap memberikan dukungan dalam bentuk program-program lain yang memiliki manfaat besar bagi masyarakat di tingkat desa.

Baca Juga :  Satgas MBG Jember Ancam Cabut Izin Dapur yang Pangkas Anggaran Makan Bergizi

“Banyak program pemerintah pusat yang manfaatnya sangat besar untuk desa, misalnya ada Kampung Nelayan dan Koperasi Desa Merah Putih. Jadi, banyak insentif lain di luar dana desa yang bisa dimanfaatkan seperti itu,” ujarnya.

Bima juga mendorong para kepala desa, untuk mengatur tata kelola pemerintahan secara optimal dengan memanfaatkan sumber daya yang tersedia. Dia menekankan bahwa aparatur desa harus mampu menggali potensi desa.

“Mengingat dana desa hanyalah salah satu sumber pendapatan di samping hasil pajak serta bantuan keuangan dari pemerintah kabupaten maupun provinsi,” tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Jember Muhammad Fawait menilai bahwa meskipun ada pengurangan dana desa, pemerintah pusat telah meluncurkan program strategis lain yang berdampak besar bagi daerah. Salah satunya adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Baca Juga :  Kerja Senyap Bupati Jember Atasi Bencana, Tim Pemprov Jatim Langsung Tinjau Infrastruktur Rusak

“MBG itu kalau sampai 300 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) berjalan, kurang lebih ada Rp4 triliun uang yang akan masuk ke Kabupaten Jember. Tinggal kami maksimalkan saja,” ungkapnya.

Fawait menilai, jika SPPG tersebut menyerap produk lokal Jember sebagai bahan baku, maka hal itu akan menciptakan perputaran ekonomi yang signifikan bagi masyarakat desa.

Sebagai langkah konkret, diia berencana mengeluarkan kebijakan agar program tersebut mengutamakan hasil produksi masyarakat setempat.

“Kami akan membuat surat edaran bahwa SPPG harus menggunakan produk asli Kabupaten Jember, baik milik petani, nelayan, maupun pelaku UMKM. Hal ini sejalan dengan arahan Wamendagri bahwa aparatur desa perlu terus diperkuat, terutama dalam hal tata kelola keuangan,” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Tanggapan Ketua DPC PKB Jember Soal Fatayat NU Jember Kembalikan Bantuan yang Diminta oleh DPR RI
DPRD Jember Desak Sekda Koordinasi dengan Bulog Guna Atasi Anjloknya Harga Gabah
Satgas MBG Jember Ancam Cabut Izin Dapur yang Pangkas Anggaran Makan Bergizi
Tanggapan Penerima Manfaat Tentang Salah Satu Dapur di Jember di Suspend BGN
BGN Suspend 3 Dapur MBG di Jember
Dari Tanah Suci, Bupati Fawait Berikan Arahan ke SPPG Jember
PDIP Jember Desak Insentif Guru Ngaji Cair Sebelum Lebaran
DPMD Jember Dorong Pemdes Patemon Terbitkan Perkades APBDes

Baca Lainnya

Tuesday, 3 March 2026 - 22:55 WIB

Tanggapan Ketua DPC PKB Jember Soal Fatayat NU Jember Kembalikan Bantuan yang Diminta oleh DPR RI

Tuesday, 3 March 2026 - 22:16 WIB

DPRD Jember Desak Sekda Koordinasi dengan Bulog Guna Atasi Anjloknya Harga Gabah

Tuesday, 3 March 2026 - 18:50 WIB

Satgas MBG Jember Ancam Cabut Izin Dapur yang Pangkas Anggaran Makan Bergizi

Tuesday, 3 March 2026 - 18:15 WIB

Tanggapan Penerima Manfaat Tentang Salah Satu Dapur di Jember di Suspend BGN

Tuesday, 3 March 2026 - 17:52 WIB

BGN Suspend 3 Dapur MBG di Jember

TERBARU