Tim Robotik Indonesia Rebutkan Tiket Robocon Internasional di KRAI 2026

Saturday, 11 July 2026 - 22:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para peserta saat berlaga dalam babak final pada Kontes Robot ABU Indonesia (KRAI) 2026, di Universitas Jember (Foto: Istimewa).

Para peserta saat berlaga dalam babak final pada Kontes Robot ABU Indonesia (KRAI) 2026, di Universitas Jember (Foto: Istimewa).

Frensia.id – Tim Robotik yang dimiliki oleh berbagai kampus di Indonesia sedang memasuki babak final dalam perlombaan Kontes Robot ABU Indonesia (KRAI) 2026 di Universitas Jember, pada Sabtu (11/7/2026).

Dalam kontestasi tersebut, para Tim Robotik merebutkan tiket menang untuk mewakili Indonesia, di ajang ABU Robocon Internasional yang akan digelar di Hong Kong, pada Agustus 2026.

“Untuk final sendiri kita ada 28 tim dengan sebaran hampir dari Pulau Sumatra, Jawa hingga Sulawesi,” kata Yulita Priyoningsih, Pejabat Penanggung Jawab Pengembangan Karakter dan Kesejahteraan Mahasiswa Ditjen Belmawa Kemdiktisaintek.

Adapun tim robotik pada kompetisi tersebut merupakan peserta yang telah lolos seleksi nasional.

“Dari proses penyisihan ada 40 tim dan yang lolos ke final sebanyak 28 tim. Ini menunjukkan pemerataan talenta robotika dari berbagai daerah di Indonesia,” ujarnya.

Pemerintah berharap melalui KRAI 2026 dapat melahirkan robotik muda Indonesia yang mampu  bersaing di tingkat internasional.

“Kami berharap pelaksanaan KRAI 2026, berjalan lancar dan menghasilkan wakil terbaik Indonesia untuk tampil di ABU Robocon Internasional,” tuturnya.

Baca Juga :  Puluhan Anak dan Wali Murid di Jember Diare Massal Usai Santap Makan Bergizi Gratis

Salah satu peserta Gadjah Mada Robot Team dari Universitas Gadjah Mada, Jajob Cristian, menuturkan bahwa timnya membutuhkan hampir satu tahun sebelum mengikuti kontestasi tersebut.

“Persiapan kami dimulai sejak satu tahun lalu. Kami mulai mendesain dan memulai proses manufaktur robot sejak Januari,” ujarnya.

Selama persiapan timnya sibuk merapikan sistem mekanik dan elektronik pada robot yang akan dikonteskan.

“Ada beberapa mekanik yang harus kami ganti dan beberapa komponen elektronik yang mengalami kendala. Saat ini kesiapan tim kami sekitar 80 persen dan kami yakin bisa melanjutkan kompetisi,” kata dia.

Lebih lanjut, Ketua Pelaksana KRAI 2026, Bambang Sujanarko, menyampaikan bahwa dalam kelancaran kontestasi, pihaknya melibatkan sekitar 120 personel dengan sebagian masih berstatus mahasiswa.

“Kurang lebih ada 120 personel yang terlibat dan sekitar 50 persen di antaranya mahasiswa. Mereka ikut menyiapkan venue hingga mendukung jalannya kompetisi,” ujarnya. 

Menurutnya, KRAI 2026 menjadi momen bersejarah bagi UNEJ, karena telah dipercaya sebagai tuan rumah dalam kompetisi robot di tingkat nasional.

Baca Juga :  Siswi SLB Negeri Jember Raih Juara Nasional, Ortu Berharap Pemkab Beri Apresiasi

“Ini merupakan kali pertama Universitas Jember menjadi tuan rumah Kontes Robot ABU Indonesia. Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan sukses,” ttuturnya.

Sementara itu, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNEJ, Fendi Setyawan, mengatakan ditunjuknya UNEJ sebagai tuan rumah telah melalui proses seleksi dan visitasi oleh Ditjen Belmawa dan dewan juri nasional.

“Setelah dilakukan visitasi dan dinilai layak dari sisi infrastruktur, barulah Universitas Jember ditetapkan menjadi tuan rumah. Penilaian kompetisi sepenuhnya menjadi kewenangan dewan juri,” kata dia.

Selain itu, Ketua Dewan Juri KRAI 2026, Benyamin Kusumo Putro, menyampaikan pertandingan tahun ini, dua robot dari peserta diharuskan mampu bekerja sama dalam menyusun strategi dan bisa menghambat lawan.

“Robot harus mampu bekerja sama secara otonom dan dikendalikan operator. Tim tercepat belum tentu menang, apabila robot mengalami gangguan saat pertandingan,” tuturnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Akademisi Hukum UIN KHAS Sebut Program Homecare Pemkab Jember Mudahkan Akses Kesehatan Warga Kurang Mampu
Polije Gaet Kampus Korsel Gelar WFK-ICT 2026, Libatkan 10 Politeknik
KKN Posko 61 Lakukan Penyuluhan Pencegahan Pernikahan Dini di Kupang Curahdami Bondowoso
Tim URC Satreskrim Polresta Banyuwangi Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster senilai ratusan juta
Siswi SLB Negeri Jember Raih Juara Nasional, Ortu Berharap Pemkab Beri Apresiasi
Luapan Sungai Gerus Plengsengan di Sempu Banyuwangi, Nyaris Hantam Bangunan Warga
Puting Beliung Terjang Purwoharjo Banyuwangi, 12 Rumah Rusak dan Pohon Tumbang Timpa Bangunan
Keren Mahasiswa S3 di Jember Kembangkan AI Pendeteksi Kematangan Durian

Baca Lainnya

Tuesday, 4 August 2026 - 23:40 WIB

Akademisi Hukum UIN KHAS Sebut Program Homecare Pemkab Jember Mudahkan Akses Kesehatan Warga Kurang Mampu

Monday, 3 August 2026 - 19:15 WIB

Polije Gaet Kampus Korsel Gelar WFK-ICT 2026, Libatkan 10 Politeknik

Thursday, 30 July 2026 - 17:19 WIB

KKN Posko 61 Lakukan Penyuluhan Pencegahan Pernikahan Dini di Kupang Curahdami Bondowoso

Thursday, 30 July 2026 - 14:28 WIB

Tim URC Satreskrim Polresta Banyuwangi Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster senilai ratusan juta

Tuesday, 28 July 2026 - 18:15 WIB

Siswi SLB Negeri Jember Raih Juara Nasional, Ortu Berharap Pemkab Beri Apresiasi

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading