Siswi SLB Negeri Jember Raih Juara Nasional, Ortu Berharap Pemkab Beri Apresiasi

Tuesday, 28 July 2026 - 18:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nurijana, Orang Tua  dari Chayla Hoirun Nisa saat memegang sejumlah medali yang telah didapat oleh putrinya (Foto: Fadli/Frensia).

Nurijana, Orang Tua dari Chayla Hoirun Nisa saat memegang sejumlah medali yang telah didapat oleh putrinya (Foto: Fadli/Frensia).

Frensia.id – Seorang Siswi Disabilitas Downsyndrome, bernama Chayla Hoirun Nisa dari Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Jember, telah baru saja memenangkan lomba Seni Peran di tingkat nasional dengan meraih juara harapan 2.

Dari kemenangan tersebut, Nurijana selaku orang tua siswi berharap mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Jember.

“Kalau untuk (lomba) Peran Seni ini, dari nasional dapat reward Rp 500 ribu. Dari Kabupaten nggk ada, dari Provinsi juga nggk ada,” tuturnya, saat ditemui pada Selasa (28/7/2026).

Dia bercerita bahwa selama mendampingi putrinya, dirinya selalu memberi dukungan semangat agar bisa menang lomba di tingkat daerah.

“Saya kasih semangat. Ayo nanti kalau dapat juara, nanti bisa ke Jakarta, bisa jadi artis kayak gitu,” kata dia.

Dia menyampaikan bahwa putrinya memang sudah semasa kecilnya mempunyai karakter dan kedisplinan yang baik.

“Anaknya sendiri sudah punya kewajiban. Misalkan sekolah itu dia mandiri. Kalau tidak sekolah dia marah. Kalau libur marah. Ngaji pun juga kayak gitu,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemkab Jember Terjunkan Satgas Sisir Kelayakan Fasilitas Program Makan Bergizi Gratis

Untuk menyemangati putrinya, sang ibu menawarkan hadiah apabila menang lomba.

“Kamu kepingin apa sih. Aku kepingin beli mobil Pajero katanya gitu. Lah kemarin dia juga gitu. Kan dapat hadiah itu Rp 500 ribu, yang juara masuk 5 besar itu,” ucapnya, dengan nada menirukan suara putrinya.

Sementara itu, Pembina Lomba Seni Peran SLB Negeri Jember, Ahmad Jamil, menyampaikan bahwa chayla merupakan tipikal siswi yang mudah akrab dengan siapapun, sehingga tidak sulit diarahkan saat proses latihan.

“Sebenarnya anaknya memang gampang akrab dengan orang, terus sering meniru (raut muka) temannya kalau lagi marah, lagi sedih,” kata Jamil.

Jamil mengaku selama melatih seni peran, dirinya mengarahkan chayla agar memerankan tema yang dekat dengan suasana kesehariannya.

“Pada akhirnya saya arahkan temanya itu ya sesuai dengan kesehariannya dia atau keseharian temannya. Akhirnya kita ngambil tema-tema yang lebih dekat dengan dia gitu,” tuturnya.

Lebih lanjut, Jamil menceritakan saat Chayla ekspresi akting mulai dari raut muka bahagia, sedih, dan marah.

Baca Juga :  Tim Sekretariat UIN KHAS Jember Tingkatkan Kompetensi melalui Penguatan Profesionalitas

“Kalau yang bahagia itu. Jadi saya kasih tema dia juara lomba gitu. Hanya dia senang dapat piala gitu. Dia memperagakan itu di ceritanya,” ungkapnya.

Untuk perasaan sedih, Chayla menceritakan temannya yang sedang pisah sekolah.

“Kalau yang sedih. Dia sedih karena salah satu teman kelasnya itu pindah sekolah gitu. Akhirnya dia bertanya-tanya karena sudah 3 hari tidak masuk. Dia nangis karena temannya tidak pernah kembali lagi gitu,” ujarnya.

Sedangkan untuk ekspresi marah, Chayla sedang melupakan rasa emosinya karena lauk ayam pada menu Makan Bergizi Gratis (MBG) ada yang mencurinya.

“Sebenarnya hal sepele cuma ada hiperbolanya. Tiap hari kan kita dapat MBG. Cuman tiba-tiba pada waktu itu di adegannya MBGnya ayamnya hilang dicuri temannya. Akhirnya dia marah. Pas nanya ke temannya tidak ada yang jawab,” tuturnya.

Meskipun demikian, kata Jamil, dari setelah adegan tersebut, ada pesan peringatan tentang larangan mencuri.

“Selain marah-marah, ada poin untuk kita itu dilarang mencuri gitu,” tegasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Luapan Sungai Gerus Plengsengan di Sempu Banyuwangi, Nyaris Hantam Bangunan Warga
Puting Beliung Terjang Purwoharjo Banyuwangi, 12 Rumah Rusak dan Pohon Tumbang Timpa Bangunan
Keren Mahasiswa S3 di Jember Kembangkan AI Pendeteksi Kematangan Durian
Diminati Masyarakat Internasional, Fakultas Dakwah UIN KHAS Sambut Kedatangan Mahasiswa dari 5 Negara
Puluhan Anak dan Wali Murid di Jember Diare Massal Usai Santap Makan Bergizi Gratis
Bukan Cuma Seremonial, Intip Uniknya MPLS Humanis di SDN Banjarsengon 02 Jember
Tim Robotik Indonesia Rebutkan Tiket Robocon Internasional di KRAI 2026
IMMH UI Sampaikan Catatan Kritis dalam RDPU Bersama Komisi X DPR RI Soal RUU Sisdiknas

Baca Lainnya

Tuesday, 28 July 2026 - 18:15 WIB

Siswi SLB Negeri Jember Raih Juara Nasional, Ortu Berharap Pemkab Beri Apresiasi

Tuesday, 28 July 2026 - 10:40 WIB

Luapan Sungai Gerus Plengsengan di Sempu Banyuwangi, Nyaris Hantam Bangunan Warga

Monday, 27 July 2026 - 10:50 WIB

Puting Beliung Terjang Purwoharjo Banyuwangi, 12 Rumah Rusak dan Pohon Tumbang Timpa Bangunan

Wednesday, 22 July 2026 - 13:49 WIB

Keren Mahasiswa S3 di Jember Kembangkan AI Pendeteksi Kematangan Durian

Tuesday, 21 July 2026 - 14:31 WIB

Diminati Masyarakat Internasional, Fakultas Dakwah UIN KHAS Sambut Kedatangan Mahasiswa dari 5 Negara

TERBARU

Gambar Petani di Songgon Ditemukan Meninggal di Gubuk Kandang Sapi (Sumber: Istimewa)

Regionalia

Petani di Songgon Ditemukan Meninggal di Gubuk Kandang Sapi

Tuesday, 28 Jul 2026 - 17:07 WIB

Gambar Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Muncar Nyaris Diamuk Massa (sumber: Istimewa)

Criminalia

Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Muncar Nyaris Diamuk Massa

Tuesday, 28 Jul 2026 - 17:04 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading