Akademisi Hukum UIN KHAS Sebut Program Homecare Pemkab Jember Mudahkan Akses Kesehatan Warga Kurang Mampu

Tuesday, 4 August 2026 - 23:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Achmad Hasan Basri, Akademisi atau Kaprodi Hukum Tata Negara (HTN) Fakultas Syariah UIN KHAS Jember (Foto: Dok. Pribadi).

Achmad Hasan Basri, Akademisi atau Kaprodi Hukum Tata Negara (HTN) Fakultas Syariah UIN KHAS Jember (Foto: Dok. Pribadi).

Frensia.id – Akademisi atau Koordinator Prodi Hukum Tata Negara (HTN) Fakultas Syariah, Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, Achmad Hasan Basri, menilai peluncuran Program Homecare Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember, telah memudahkan akses pelayanan kesehatan warga kurang mampu.

“Saya pada prinsipnya mendukung Program Homecare, apabila orientasinya benar-benar ditujukan membantu masyarakat kurang mampu, dan mereka yang mengalami kesulitan mengakses layanan kesehatan,” kata Hasan, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, pada Selasa (4/8/2026).

Menurutnya, Program Homecare merupakan bentuk kehadiran negara melalui pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan kesehatan.

“Bentuk tanggung jawab terhadap kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.

Hasan mengatakan program tersebut perlu dijalankan secara tepat sasaran, profesional, transparan, dan berkelanjutan, sehingga manfaat pelayanannya dapat dirasakan oleh warga yang membutuhkan.

Baca Juga :  Ketua Fraksi Nasdem Puji Program Home Care Jember: Warga Miskin Tak Perlu Cemas Berobat

Selain itu, Hasan mengapresiasi Program Homecare, dengan adanya pendampingan tenaga medis secara rutin, dalam memberikan pelayanan pada pasien di rumah.

“Bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan ekonomi, usia lanjut, penyandang disabilitas, maupun pasien dengan mobilitas terbatas, layanan seperti ini dapat meningkatkan akses terhadap pelayanan kesehatan,” kata dia.

Meskipun demikian, menurutnya, untuk kualitas pelayanan, kompetensi tenaga kesehatan, dan sistem rujukan tetap harus menjadi perhatian Pemkab Jember, agar pelayanan yang diberikan tetap sesuai standar medis.

Lebih lanjut, Hasan menyebut program ini dapat menjadi implementasi nilai keadilan sosial, apabila dapat menghadirkan akses layanan kesehatan lebih merata, terutama masyarakat yang menghadapi hambatan ekonomi maupun geografis.

Baca Juga :  Kiai-Kiai Besar Jember Antar Kepergian Prof Hepni, Sosok Rektor Yang Upayakan UIN KHAS Jadi Pusat Studi Pesantren

Kata Hasan, adanya kebijakan Program Homecare telah sejalan dengan kaidah fikih dalam Islam.

Tasarruful Imam ‘Ala Ar-ra’iyyah Manuthun bil Mashlahah. Yang berarti kebijakan seorang pemimpin terhadap rakyat, harus didasarkan pada kemaslahatan mereka,” tuturnya.

Dia menegaskan bahwa setiap kebijakan publik seyogianya diarahkan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama mereka yang paling membutuhkan.

Hasan berharap pada Pemkab Jember, ke depan dapat melakukan evaluasi pada Program Homecare, sehingga dapat bertambah lebih baik.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Polije Gaet Kampus Korsel Gelar WFK-ICT 2026, Libatkan 10 Politeknik
KKN Posko 61 Lakukan Penyuluhan Pencegahan Pernikahan Dini di Kupang Curahdami Bondowoso
Tim URC Satreskrim Polresta Banyuwangi Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster senilai ratusan juta
Siswi SLB Negeri Jember Raih Juara Nasional, Ortu Berharap Pemkab Beri Apresiasi
Luapan Sungai Gerus Plengsengan di Sempu Banyuwangi, Nyaris Hantam Bangunan Warga
Puting Beliung Terjang Purwoharjo Banyuwangi, 12 Rumah Rusak dan Pohon Tumbang Timpa Bangunan
Keren Mahasiswa S3 di Jember Kembangkan AI Pendeteksi Kematangan Durian
Diminati Masyarakat Internasional, Fakultas Dakwah UIN KHAS Sambut Kedatangan Mahasiswa dari 5 Negara

Baca Lainnya

Tuesday, 4 August 2026 - 23:40 WIB

Akademisi Hukum UIN KHAS Sebut Program Homecare Pemkab Jember Mudahkan Akses Kesehatan Warga Kurang Mampu

Monday, 3 August 2026 - 19:15 WIB

Polije Gaet Kampus Korsel Gelar WFK-ICT 2026, Libatkan 10 Politeknik

Thursday, 30 July 2026 - 17:19 WIB

KKN Posko 61 Lakukan Penyuluhan Pencegahan Pernikahan Dini di Kupang Curahdami Bondowoso

Thursday, 30 July 2026 - 14:28 WIB

Tim URC Satreskrim Polresta Banyuwangi Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster senilai ratusan juta

Tuesday, 28 July 2026 - 18:15 WIB

Siswi SLB Negeri Jember Raih Juara Nasional, Ortu Berharap Pemkab Beri Apresiasi

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading