Tanggapan Kadinsos Soal Warga Miskin di Pusat Kota Jember Tak Dapat Bansos

Saturday, 11 July 2026 - 14:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinsos PPPA Kabupaten Jember, Akhmad Helmi Luqman (Foto: Istimewa).

Kepala Dinsos PPPA Kabupaten Jember, Akhmad Helmi Luqman (Foto: Istimewa).

Frensia.Id- Kisah pilu Kuswantoro (50), warga Lingkungan Sawahan, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Kaliwates, Jember yang luput dari bantuan sosial (bansos) memantik respons cepat pemerintah daerah. Dinas Sosial (Dinsos) PPPA Kabupaten Jember langsung turun tangan melacak akar masalahnya.

Kepala Dinsos PPPA Jember, Akhmad Helmi Luqman mengungkapkan, penyebab keluarga miskin tersebut tidak tersentuh bansos Program Keluarga Harapan (PKH). Maupun Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) adalah karena masalah desil data kemiskinan.

“Kami cek, desilnya ternyata desil 5. Sementara penerima bantuan saat ini diprioritaskan untuk masyarakat yang berada di desil 1 sampai desil 4,” kata Helmi saat diwawancarai, Sabtu (11/7/2026).

Meskipun terganjal urusan administrasi, Helmi memastikan pihaknya tidak tinggal diam. Relawan sudah diterjunkan ke lapangan untuk melakukan asesmen cepat agar data keluarga Kuswantoro bisa segera diusulkan ke pusat melalui mekanisme musyawarah kelurahan (muskel).

Baca Juga :  Datang ke Kemensos, Bupati Fawait Paparkan Temuan 14 Ribu Penerima Bansos Sudah Meninggal

Sembari menunggu proses birokrasi di Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) berjalan, Dinsos Jember akan segera mengirimkan bantuan darurat.

“Insyaallah, kami intervensi terlebih dahulu untuk sembako dan kebutuhan sehari-harinya. Kami tidak akan tinggal diam,” ujarnya.

Di tengah kasus ini, Helmi menyampaikan fakta karut-marut data kemiskinan di Jember. Saat melakukan verifikasi dan validasi (verval), pihaknya justru menemukan belasan ribu data penerima bansos fiktif karena sudah meninggal dunia.

“Hasil verval kami menemukan sekitar 16 ribu penerima yang sudah meninggal dunia tapi masih tercatat aktif menerima bantuan,” paparnya.

Baca Juga :  Ketua Fraksi Nasdem Puji Program Home Care Jember: Warga Miskin Tak Perlu Cemas Berobat

Helmi menegaskan, puluhan ribu data “hantu” tersebut akan segera dihapus dari sistem. Harapannya, kuota bansos yang kosong dari APBN tersebut bisa dialihkan secara tepat sasaran.

“Terutama kepada warga yang benar-benar membutuhkan seperti Kuswantoro,” tandasnya.

Untuk diketahui, Kuswantoro hidup memprihatinkan di rumah kontrakan sempit 5×5 meter. Mantan sopir yang kini kerja serabutan itu harus menghidupi istri yang mengidap kanker payudara, dua anak, serta ibu mertuanya yang lumpuh akibat stroke. Penghasilannya dari mencuci mobil kadang hanya Rp10 ribu hingga Rp15 ribu per hari.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Dirjen Dukcapil Ungkap Jember Kurang 3 Persen Warganya Selesai Perekaman KTP
Dirjen Dukcapil Apresiasi Layanan Peta Cinta Pemkab Jember
Ombudsman RI Apresiasi Layanan Homecare Kesehatan di Jember, Minta Daerah Lain Meniru
Datang ke Jember, Waka Ombudsman RI Puji Pelayanan Publik-Kesehatan Kalahkan Klinik Swasta Jakarta
Soroti Dana Talangan Rp 786 M, PKB Jember: TAPD Gagal Yakinkan DPRD
Gus Fawait Wujudkan Asta Cita ke 4 dan 6 Presiden Prabowo melalui Program Homecare
Pemkab Jember Siapkan Renovasi Pembangunan TPA Senilai Rp 2 Triliun
DPRD Jember Larang Wartawan Liput Rapat KUA-PPAS APBD 2027, Widarto: Sesuai Tatib !

Baca Lainnya

Thursday, 6 August 2026 - 21:50 WIB

Dirjen Dukcapil Ungkap Jember Kurang 3 Persen Warganya Selesai Perekaman KTP

Thursday, 6 August 2026 - 21:44 WIB

Dirjen Dukcapil Apresiasi Layanan Peta Cinta Pemkab Jember

Wednesday, 5 August 2026 - 19:32 WIB

Datang ke Jember, Waka Ombudsman RI Puji Pelayanan Publik-Kesehatan Kalahkan Klinik Swasta Jakarta

Tuesday, 4 August 2026 - 19:40 WIB

Soroti Dana Talangan Rp 786 M, PKB Jember: TAPD Gagal Yakinkan DPRD

Wednesday, 29 July 2026 - 23:18 WIB

Gus Fawait Wujudkan Asta Cita ke 4 dan 6 Presiden Prabowo melalui Program Homecare

TERBARU

Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dirjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI, Teguh Setyabudi (Foto: Fadli/Frensia).

Politia

Dirjen Dukcapil Apresiasi Layanan Peta Cinta Pemkab Jember

Thursday, 6 Aug 2026 - 21:44 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading