Gus Fawait Ingatkan Pelajar Jember untuk Tidak Menikah Dulu Sebelum Lulus Kuliah

Monday, 29 June 2026 - 19:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Jember, Gus Fawait, saat di acara Bunga Desaku di Balai Desa Cumedak, Kecamatan Sumberjambe, Jember (Foto: Fadli/Frensia).

Bupati Jember, Gus Fawait, saat di acara Bunga Desaku di Balai Desa Cumedak, Kecamatan Sumberjambe, Jember (Foto: Fadli/Frensia).

Frensia.id – Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait, mengingatkan kepada pelajar di Kabupaten Jember untuk tidak menikah terlebih dahulu sebelum menuntaskan kuliah.

Hal itu dia sampaikan saat menemui sejumlah guru ngaji dan tokoh agama, dalam agenda Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan (Bunga Desaku) di Balai Desa Cumedak, Kecamatan Sumberjambe, Jember, pada Senin (29/6/2026).

“Jangan dulu menikah, jangan dulu hamil, kuliah dulu,” tuturnya.

Menurutnya, alasan tersebut karena Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di wilayah Kabupaten Jember masih berjumlah tinggi.

Baca Juga :  DPMD Jember Siapkan Antisipasi Konflik Jelang Pilkades 2027

Gus Fawait menyebut bahwa seseorang dikatakan sudah masuk kategori siap hamil dan melahirkan, yaitu antara usia 21 tahun sampai 35 tahun.

Kata Gus Fawait, seseorang akan rawan mengalami kondisi kematian dan gangguan mental, ketika memutuskan untuk menikah dan hamil di usia di bawah 21 tahun.

Dia mengimbau kepada pelajar di Jember agar melanjutkan studinya di kampus impiannya dan tidak terburu-buru untuk menikah.

Baca Juga :  Peringati May Day, Gus Fawait Sebut Kesejahteraan Buruh Harus Terjamin

Sebab, kata dia, Pemerintah Kabupaten Jember, telah menyiapkan dana beasiswa untuk 20.000 mahasiswa, agar bisa kuliah di kampus seluruh Indonesia.

“Termasuk anak-anak ketua pengajian, nanti kalau mau (kuliah) dokter, beasiswa panjenengan ada kategori kekhususan,” tuturnya.

Lebih lanjut, Gus Fawait menegaskan bahwa seorang anak akan bisa menjadi sukses, apabila mereka mempunyai ilmu.

“Anaknya orang biasa-biasa saja, anaknya orang miskin, bisa jadi kiai, bisa jadi pejabat, sukses, kalau dia mempunyai ilmu,” tegasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Gus Fawait Paparkan Program Pemkab Jember saat Temui Tokoh Agama dan Guru Ngaji di Sumberjambe
Pemkab Jember Peroleh Dana Investasi Triliunan Rupiah untuk Penanganan Sampah
ASN Ancam Rekan di Pasar Tanjung Jember, Fraksi PDIP Soroti Kebocoran Retribusi Pasar
Datang ke Kemensos, Bupati Fawait Paparkan Temuan 14 Ribu Penerima Bansos Sudah Meninggal
Dispenduk Jember Dekatkan Layanan melalui Aktivasi IKD Keliling
Gus Fawait: Penetapan LP2B Kini Tak Harus Menunggu Perda RTRW Disahkan
Gus Fawait Optimalkan Pendapatan Daerah di Jember melalui Raperda Baru
Gus Fawait Beri Bocoran Strategi Performa Ekonomi Jember Terbaik di Sekarkijang

Baca Lainnya

Monday, 29 June 2026 - 19:09 WIB

Gus Fawait Ingatkan Pelajar Jember untuk Tidak Menikah Dulu Sebelum Lulus Kuliah

Monday, 29 June 2026 - 19:01 WIB

Gus Fawait Paparkan Program Pemkab Jember saat Temui Tokoh Agama dan Guru Ngaji di Sumberjambe

Sunday, 28 June 2026 - 22:32 WIB

Pemkab Jember Peroleh Dana Investasi Triliunan Rupiah untuk Penanganan Sampah

Friday, 26 June 2026 - 15:16 WIB

ASN Ancam Rekan di Pasar Tanjung Jember, Fraksi PDIP Soroti Kebocoran Retribusi Pasar

Thursday, 25 June 2026 - 18:47 WIB

Datang ke Kemensos, Bupati Fawait Paparkan Temuan 14 Ribu Penerima Bansos Sudah Meninggal

TERBARU

Gambar Smash Ngawur! Main Voli Di Hadapan Warga NU (Sumber: Frensia Grafis)

Kolomiah

Smash Ngawur! Main Voli Di Hadapan Warga NU

Monday, 29 Jun 2026 - 13:22 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading