Sosialisasikan Program Pemerintah Jember, Bupati Fawait Temui Kader Posyandu di Kalisat

Monday, 9 March 2026 - 17:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Jember, Muhammad Fawait saat sosialisasi program pemerintah di Kantor Desa Sumberjeruk, Kecamatan Kalisat. (Foto: Fadli/Frensia).

Bupati Jember, Muhammad Fawait saat sosialisasi program pemerintah di Kantor Desa Sumberjeruk, Kecamatan Kalisat. (Foto: Fadli/Frensia).

Kalisat, Frensia.id – Bupati Jember, Muhammad Fawait menemui Kader Posyandu dalam rangka mensosialisasikan program pemerintah di Desa Sumberjeruk, Kecamatan Kalisat, pada Senin, 9 Maret 2026.

Ia mengatakan bahwa pemerintah Kabupaten Jember mempunyai banyak program yang harus disosialisasikan baik pada masyarakat desa maupun kota.

“Masyarakat Jember ini ada yang pakai medsos, ada yang nggak. Maka kita perlu turun ke bawah, pasang banner dan juga kita perlu sosialisasi,” kata dia.

Program-program yang disosialisasikan di antaranya; pelayanan kesehatan gratis melalui UHC (Universal Health Coverage) Prioritas, pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) di Kecamatan atau Peta Cinta, dan lain sebagainya.

Baca Juga :  Bupati Jember Tekankan Pentingnya Persatuan dan Peningkatan Layanan Publik saat Peringati HUT ke 81 RI

Selain sosialisasi, menurut Bupati Fawait program ini merupakan program yang sebelumnya pernah dijalankan yaitu Gus ‘E Menyapa, yang ketepatan hari ini di Bulan Ramadan, dengan bertujuan untuk menyerap aspirasi masyarakat Jember.

“Menyerap aspirasi dari masyarakat yang hari ini adalah para kader Posyandu. Nanti kita akan ketemu dengan tokoh-tokoh masyarakat,” kata dia saat di Kantor Desa Sumberjeruk.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa kader posyandu ini nantinya akan membantu Satuan Tugas (Satgas) dalam menekan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB).

Baca Juga :  Prabowo Ingin Kartu NU di Muktamar ke-35, Gus Yahya Disebut Masih “Berutang”

“Kita sudah bikin satgas stunting AKI dan AKB. Maka nanti para kader ini akan membantu Satgas untuk mengidentifikasi ibu-ibu hamil, dan anak-anak yang dalam kategori diidentifikasi kena stunting, akan dibawa ke Puskesmas, yang menentukan nanti dokter spesialis obgyn dan anak,” kata dia.

Kata Bupati Fawait, dilakukan proses demikian, karena adakalanya stunting bawaan lahir, dan yang memang kekurangan gizi.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Bupati Jember akan Renovasi Pasar Tanjung Senilai Rp250 Miliar dari Dana APBN
Penjelasan Ketua DPRD Jember terkait Persetujuan Anggaran Raperda Perubahan APBD Tahun 2026
Respons Gus Fawait soal Desas-Desus Proyeksi Maju di Pilgub Jatim 2029
Gus Fawait Pastikan Revitalisasi Sekolah di Jember Tahun 2026 Naik 100 Persen Dibanding 2025
Mantan Kepala Inspektorat Jember Akui Pernah Periksa Hisyam di Ruangannya
Mantan Kepala BKPSDM Jember Ngaku 2 Kali Surati Inspektorat Usut Polemik ASN 13 Hari Bolos Kerja
Mangkir Kerja 13 Hari Pejabat Pemkab Jember Dilaporkan ke BKN, Rupanya Bermasalah Sejak di Bawaslu
Bupati Jember Bagikan Makanan ke Warga saat Tinjau Antrean BBM di SPBU

Baca Lainnya

Monday, 14 September 2026 - 20:58 WIB

Penjelasan Ketua DPRD Jember terkait Persetujuan Anggaran Raperda Perubahan APBD Tahun 2026

Monday, 14 September 2026 - 20:51 WIB

Respons Gus Fawait soal Desas-Desus Proyeksi Maju di Pilgub Jatim 2029

Monday, 14 September 2026 - 20:26 WIB

Gus Fawait Pastikan Revitalisasi Sekolah di Jember Tahun 2026 Naik 100 Persen Dibanding 2025

Monday, 14 September 2026 - 19:53 WIB

Mantan Kepala Inspektorat Jember Akui Pernah Periksa Hisyam di Ruangannya

Friday, 11 September 2026 - 20:44 WIB

Mantan Kepala BKPSDM Jember Ngaku 2 Kali Surati Inspektorat Usut Polemik ASN 13 Hari Bolos Kerja

TERBARU

Plt. Rektor UIN KHAS Jember, Prof. Dr. Phil. Sahiron, saat mengukuhkan 4 guru besar di Gedung Kuliah Terpadu (GKT). (Foto: Fadli/Frensia).

Educatia

UIN KHAS Jember Kukuhkan 4 Guru Besar

Thursday, 17 Sep 2026 - 19:23 WIB

ilustrasi kenaikan indeks dollar (sumber: Pixabay)

Economia

Kenaikan Indeks Dollar Berpotensi Menekan Nilai Tukar Rupiah

Thursday, 17 Sep 2026 - 12:01 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading