Kejahatan Jeffrey Epstein Ternyata Telah Diriset, Ancaman Kejahatan Seksual Kelas Elit

Saturday, 7 February 2026 - 10:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Kejahatan Jeffrey Epstein Ternyata Telah Diriset, Ancaman Kejahatan Seksual Kelas Elit (Sumber; Frensia Grafis)

Gambar Kejahatan Jeffrey Epstein Ternyata Telah Diriset, Ancaman Kejahatan Seksual Kelas Elit (Sumber; Frensia Grafis)

FRENSIA.ID – Viralnya kembali perbincangan mengenai “Epstein Files” belakangan ini merupakan fenomena yang kini telah dikaji secara akademis dan mendalam. Seorang peneliti bernama Thomas Volscho, yang merupakan profesor madya sosiologi di College of Staten Island, telah menuangkan analisis tajamnya mengenai struktur kejahatan ini.

Dengan latar belakang akademis yang kuat pada ekonomi politik, sosiologi penyimpangan elit, serta pengalamannya sebagai mantan reporter investigasi ABC News, Volscho membedah anatomi kejahatan Jeffrey Epstein dalam sebuah jurnal bertajuk Deviant Behavior yang diterbitkan pada 13 Juli 2024.

Dalam riset yang komprehensif tersebut, Volscho menawarkan perspektif baru yang membedakan secara tegas antara perdagangan seks elit dengan perdagangan seks komersial biasa. Ia menyintesis teori manipulasi seksual dengan sosiologi penyimpangan terorganisir untuk membedah dua studi kasus utama, yakni Jeffrey Epstein dan Peter Nygard.

Baca Juga :  Ngaku Dizalimi, Ternyata Wabup Djoko Selama Ini Masih Terima Hak dan Fasilitasnya

Temuan utamanya sangat mengejutkan: jika tujuan organisasi perdagangan seks komersial adalah semata-mata untuk menghasilkan pendapatan finansial, maka tujuan perdagangan seks elit jauh lebih mengerikan, yakni untuk mengakses dan memasok korban secara khusus kepada pimpinan organisasi atau yang disebutnya sebagai capo trafficante.

Volscho menunjukkan betapa liciknya modus operandi ini. Para pelaku elit ini mempartisi manipulasi seksual dan operasi keuangan mereka ke dalam pembagian kerja organisasi yang sangat rapi melalui peran-peran khusus dalam hierarki kriminal.

Sang capo trafficante beserta para kaki tangannya kerap menampilkan diri mereka sebagai “penjaga gerbang” yang memiliki kuasa penuh atas peluang emas di dunia mode, hiburan, modeling, akademisi, hingga bisnis tingkat tinggi. Posisi inilah yang digunakan sebagai umpan untuk memikat para korban masuk ke dalam jeratan perusahaan kriminal mereka.

Baca Juga :  Psikolog, Joachim Hagopian, Kaji Kasus Epstein Sebagai Anatomi Sistem Pemerasan Seksual

Mengerikannya, riset ini menemukan korelasi bahwa seiring bertambahnya kekayaan para elit ini, tingkat kecanggihan organisasi dan jumlah korban pun turut meningkat. Namun, Volscho juga memberikan catatan optimis di akhir kajiannya.

Kekebalan hukum perusahaan-perusahaan semacam ini mulai runtuh berkat gerakan global seperti #MeToo, paparan media yang intensif, serta pembaruan undang-undang.

Kini, para korban memiliki jalan untuk mengungkap perusahaan kriminal tersebut melalui gugatan perdata, yang pada akhirnya dapat menekan otoritas hukum negara untuk memulai penuntutan pidana yang selama ini sulit disentuh.

Penulis : Mashur Imam

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Tawaran Penegakan Hukum Dalam Kasus Epstein, Dari Roslyn Myers
Psikolog, Joachim Hagopian, Kaji Kasus Epstein Sebagai Anatomi Sistem Pemerasan Seksual
Kejahatan Epstein Diungkap Seorang Aktivis, Semua Ditulis Dalam Buku ini!
Kasus Epstein Disebut Akademisi “Heteropatriarki Kulit Putih” Hukum
Ngaku Dizalimi, Ternyata Wabup Djoko Selama Ini Masih Terima Hak dan Fasilitasnya
Pemkab Jember Gerak Cepat Evakuasi Warga Terdampak Banjir Bandang Panti dan Cari Korban Hilang
Lawan Kemiskinan dan Stunting, Pemkab Jember Bentuk Satgas Lintas Sektor
Jember Sering Terkepung Banjir, Bupati Fawait Bentuk Satgas Infrastruktur-Tata Ruang

Baca Lainnya

Saturday, 7 February 2026 - 11:57 WIB

Tawaran Penegakan Hukum Dalam Kasus Epstein, Dari Roslyn Myers

Saturday, 7 February 2026 - 11:17 WIB

Psikolog, Joachim Hagopian, Kaji Kasus Epstein Sebagai Anatomi Sistem Pemerasan Seksual

Saturday, 7 February 2026 - 10:48 WIB

Kejahatan Epstein Diungkap Seorang Aktivis, Semua Ditulis Dalam Buku ini!

Saturday, 7 February 2026 - 10:27 WIB

Kasus Epstein Disebut Akademisi “Heteropatriarki Kulit Putih” Hukum

Saturday, 7 February 2026 - 10:07 WIB

Kejahatan Jeffrey Epstein Ternyata Telah Diriset, Ancaman Kejahatan Seksual Kelas Elit

TERBARU

Gambar Tawaran Jalan Penegakan Hukum Dalam Kasus Epstein, Dari Roslyn Myers  (Sumber: grafis Frensia)

Politia

Tawaran Penegakan Hukum Dalam Kasus Epstein, Dari Roslyn Myers

Saturday, 7 Feb 2026 - 11:57 WIB