FRENSIA.ID– Tokoh nasional Anies Baswedan kembali menunjukkan perhatian besarnya terhadap isu tata kota dan pembangunan berkelanjutan. Baru-baru ini, Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022 tersebut menyambangi kantor fisik KARSA City Lab, sebuah wadah pemikir dan inkubator strategi perkotaan yang baru saja diresmikan.
Kunjungan ini sebuah sinyal optimisme akan masa depan penataan kota-kota di Indonesia yang lebih manusiawi, terencana, dan berdaya saing global.
Momentum kunjungan tersebut dibagikan langsung oleh Anies melalui unggahan di akun media sosial X miliknya,13/02.
Dalam video yang disertakan, tampak suasana diskusi yang hangat dan produktif, di mana terlihat pula kehadiran Tom Lembong, mantan Menteri Perdagangan yang dikenal memiliki pemikiran progresif dalam ekonomi makro dan kebijakan publik. Kehadiran para tokoh ini menegaskan bahwa isu perkotaan kini menjadi sorotan utama yang membutuhkan kolaborasi tingkat tinggi.
Anies menyampaikan rasa antusiasmenya terhadap ekosistem yang dibangun oleh KARSA. Menurutnya, keberadaan ruang fisik ini akan menjadi katalisator bagi lahirnya ide-ide segar. Dalam cuitannya, Anies memberikan pernyataan langsung mengenai harapannya.
“Setahun lalu Karsa City Lab lahir dgn tujuan membantu kota-kota di Indonesia jadi lebih baik. Pekan lalu, kantor fisiknya resmi dibuka. Kantor ini akan jadi ruang untuk tukar pikiran, berbagi pengalaman, dan saling nyambung satu sama lain. Rasa optimis muncul melihat pakar, praktisi, peneliti, aktivis, dan tokoh-tokoh mumpuni lainnya datang memberi dukungan untuk kantor baru dan berkomitmen menjalin kolaborasi untuk kerja-kerja ke depan,” ungkap Anies.
Optimisme Anies ini sejalan dengan visi besar yang diusung oleh KARSA City Lab. Lembaga ini hadir tidak hanya sebagai konsultan biasa, melainkan membawa misi membentuk perspektif strategis guna mengatasi tantangan perkotaan yang kian kompleks.
KARSA memegang teguh tiga nilai inti dalam operasionalnya, yakni kolaboratif, multidisiplin, dan berorientasi global. Mereka percaya bahwa tantangan kota tidak bisa diselesaikan dengan satu kacamata keahlian saja. Oleh karena itu, pendekatan multidisiplin yang menjembatani berbagai bidang keahlian menjadi kunci untuk melahirkan solusi inovatif yang komprehensif.
Perlu diketahui, KARSA City Lab memiliki peta jalan yang jelas dalam memajukan kota melalui lima area fokus utama yang sangat relevan dengan kondisi Indonesia saat ini.
Pertama adalah aspek Mobilitas, yang menyoroti pentingnya sistem transportasi umum terintegrasi, pembangunan jalan yang lengkap, hingga penanganan kemacetan melalui konsep first & last mile. Kedua adalah Kelayakan Huni (Livability), yang berfokus pada penyediaan ruang perkotaan berkualitas, perumahan, serta akses kesehatan dan pendidikan yang merata.
Tak hanya itu, mereka juga menaruh perhatian serius pada aspek Lingkungan, mencakup manajemen taman kota, pengolahan limbah air dan sampah, serta mitigasi bencana perkotaan. Sektor Tata Kelola juga menjadi prioritas dengan mendorong respons manajemen warga (CRM) dan layanan publik terpadu, disempurnakan dengan Komunikasi Strategis untuk membangun citra kota (City Branding) yang kuat.
Dengan berbagai program katalis seperti Policy Brief, City Guidelines, hingga City Hackathon, KARSA City Lab berambisi mempercepat transformasi kota-kota di Indonesia agar tidak hanya berfungsi dengan baik bagi warganya, tetapi juga mampu memberikan kontribusi berarti dan relevan di panggung dunia sebagai kota global.







