Balita di Jember Alami Luka Serius Gegara Digigit Monyet Peliharaan

Monday, 23 February 2026 - 19:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Istimewa.

Foto: Istimewa.

Frensia.Id- Nasib nahas menimpa Nazila Soya Katra, balita berusia dua tahun di Kecamatan Mayang, Jember. Bocah perempuan ini harus dilarikan ke rumah sakit setelah digigit monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) yang merupakan peliharaan keluarganya sendiri.

Peristiwa ini terjadi di kediaman korban di Dusun Mrapen, Desa/Kecamatan Mayang. Akibat kejadian tersebut, pihak keluarga akhirnya memilih menyerahkan satwa liar itu ke Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Wilayah III Jember.

“Kejadian yang dialami balita itu (30 Januari 2026). Tapi kemudian ini ramai dibahas, tentu menjadi pembelajaran bagi kita semua,” kata Kepala Bidang KSDA Wilayah III Jember, Purwantono, Senin (23/2/2026).

Purwantono menjelaskan, monyet milik warga bernama Misnari tersebut sebenarnya sudah cukup lama berinteraksi dengan manusia. Namun, dia mengingatkan bahwa sifat liar satwa tidak bisa diprediksi.

Baca Juga :  Ditinggal Bepergian, Rumah Warga di Jember Ludes Terbakar

“Satwa liar memiliki karakter yang tidak bisa diprediksi sepenuhnya, terlebih jika dipelihara tanpa pengetahuan memadai. Meskipun saat kecil jinak, setelah dewasa sifat liarnya muncul dan bisa agresif,” ujarnya.

Menurutnya, faktor ruang gerak yang terbatas dan perubahan rutinitas dapat membuat primata tersebut stres. Hal inilah yang diduga memicu serangan spontan terhadap korban.

Setelah melalui pendekatan persuasif, pemilik akhirnya secara sukarela menyerahkan monyet tersebut ke petugas KSDA beberapa hari lalu. Saat ini, monyet tersebut berada di kandang transit untuk penanganan lebih lanjut.

“Langkah ini dilakukan untuk melindungi masyarakat sekaligus memastikan kesejahteraan satwa,” paparnya.

Data KSDA mencatat, kasus serangan monyet di Jember bukan kali pertama. Sepanjang 2024-2025, tercatat ada 4 hingga 5 kasus serupa setiap tahunnya dengan korban mencapai puluhan orang.

Baca Juga :  ASN Jember Pernah Mangkir Kerja Malah Naik Jabatan Jadi Kabag Umum, GCW Desak Ada Sanksi Tegas

Guna menekan angka konflik manusia dan satwa, KSDA berencana mendatangkan pakar medis dari Belanda untuk memberikan edukasi terkait penanganan luka akibat serangan satwa liar.

“Kami berharap kejadian di Mayang menjadi pembelajaran. Jangan lagi memelihara satwa liar di rumah demi keselamatan manusia dan kelestarian satwa itu sendiri,” tandasnya.

Sebagai informasi, peristiwa bermula saat korban sedang bermain di halaman rumah bersama monyet yang sudah dipelihara keluarga selama kurang lebih lima tahun. Saat asyik memberi makan, tiba-tiba monyet tersebut menyerang dan menggigit tangan kanan sang balita.

Keluarga yang panik langsung membawa Nazila ke RSD Kalisat. Tim medis segera melakukan tindakan darurat mulai dari pencucian luka, pemberian antiseptik, antibiotik, hingga pemberian Vaksin Anti Rabies (VAR) untuk mencegah infeksi mematikan.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Identifikasi DNA Cocok, Jenazah Kernet Truk Korban KMP Virgo Transport Dipulangkan ke Jember
Aksi Sosial Jum’at Berkah, Satlantas Polres Jember Bagikan Sembako dan Nasi Bungkus ke Warga
Jalur Nasional Jember-Banyuwangi Retak sepanjang 40 Meter
BPS Jember Rilis Kecamatan Dalam Angka 2026, Acuan Data untuk Pemangku Kebijakan hingga Akademisi
Kodim 0824 Jember Peringati HUT ke-81 TNI, Dandim Apresiasi Kehadiran Bupati dan Masyarakat
Bea Cukai Jember Sita 126 Ribu Rokok Ilegal, Negara Diperkirakan Rugi hingga Rp105 Juta
Viral Pria di Jember Mengaku Bertemu Zat Allah Berujung Laporan Polisi
PC ANSOR Kencong Luncurkan Kampung Moderasi Beragama Berbasis Lokasi untuk Perkuat Toleransi

Baca Lainnya

Saturday, 10 October 2026 - 18:18 WIB

Identifikasi DNA Cocok, Jenazah Kernet Truk Korban KMP Virgo Transport Dipulangkan ke Jember

Thursday, 8 October 2026 - 19:30 WIB

Jalur Nasional Jember-Banyuwangi Retak sepanjang 40 Meter

Wednesday, 7 October 2026 - 14:27 WIB

BPS Jember Rilis Kecamatan Dalam Angka 2026, Acuan Data untuk Pemangku Kebijakan hingga Akademisi

Monday, 5 October 2026 - 15:15 WIB

Kodim 0824 Jember Peringati HUT ke-81 TNI, Dandim Apresiasi Kehadiran Bupati dan Masyarakat

Tuesday, 29 September 2026 - 17:35 WIB

Bea Cukai Jember Sita 126 Ribu Rokok Ilegal, Negara Diperkirakan Rugi hingga Rp105 Juta

TERBARU

Gambar Buron Usai Dugaan Pembacokan di Banyuwangi, Pria Ini Menyerahkan Diri (Sumber: Istimewa)

Regionalia

Buron Usai Dugaan Pembacokan di Banyuwangi, Pria Ini Menyerahkan Diri

Saturday, 10 Oct 2026 - 13:28 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading