Atasi Kemiskinan Ekstrem, Gus Fawait Siapkan Skema Pelatihan & Akses Lahan Perhutanan Sosial

Tuesday, 21 April 2026 - 18:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Jember, Gus Muhammad Fawait (Foto: Istimewa).

Bupati Jember, Gus Muhammad Fawait (Foto: Istimewa).

Frensia.Id- Bupati Jember Muhammad Fawait tengah merancang strategi besar untuk mengentaskan kemiskinan ekstrem di wilayahnya. Dirinya berencana mengombinasikan kepastian akses lahan perhutanan sosial dengan program pelatihan intensif bagi masyarakat.

Bupati Fawait menegaskan bahwa pemberian akses lahan saja tidak akan cukup tanpa dibarengi dengan peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM). Terutama, bagi kelompok miskin ekstrem yang selama ini minim keterampilan (mayoritas).

“Ketika nanti ada sinergi antara semua lapisan baik itu pemerintah daerah, pemerintah pusat, dalam hal ini kementerian atau BPN atau Perhutani, tentu kita akan melakukan pelatihan,” katanya, Selasa (21/4/2026).

Selanjutnya kata dia, salah satu poin krusial adalah kemampuan dasar yang sering terlupakan, yakni pencatatan keuangan usaha. Menurutnya, banyak pelaku usaha tradisional yang merugi karena manajemen keuangan yang berantakan.

Baca Juga :  DPRD Jember Dorong Adanya Klarifikasi Dugaan Disiplin ASN Pemkab Jember

“Pelatihan salah satunya adalah pencatatan keuangan, supaya yang selama ini masih tradisional itu tidak banyak loss,” ujarnya.

Namun, pihaknya mewanti-wanti agar program pelatihan ini tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial. Pelatihan harus dibarengi dengan ruang praktik nyata agar ilmu yang didapat masyarakat bisa langsung diterapkan.

“Jangan sampai kita mengadakan pelatihan, habis itu ketika masyarakat sudah pintar enggak ada yang mau didengar,” paparnya.

Pria yang karib disapa Gus Fawait itu juga menyoroti pentingnya akurasi data penerima manfaat program perhutanan sosial. Dia berharap skema ini benar-benar menyasar kelompok yang berada di kategori desil satu atau kemiskinan ekstrem.

Baca Juga :  Bupati Jember Tetapkan Jam Operasional Pedagang Pasar Tanjung

Hingga saat ini, dirinya menilai data penerima manfaat masih perlu diperjelas agar lebih transparan.

“Kita ini enggak pernah tahu, saya juga enggak pernah tahu siapa yang diberi hutan sosial, apakah itu masuk kategori desil satu,” paparnya.

Bagi Gus Fawait, kemiskinan ekstrem adalah akar dari berbagai persoalan sosial yang menghantui Jember, mulai dari sektor kesehatan hingga angka kriminalitas. Dia meyakini, jika masalah perut terselesaikan, maka masalah turunan lainnya akan ikut mereda.

“Kalau kita bisa atasi kemiskinan, kita bisa menyelesaikan banyak masalah, dari stunting, AKI/AKB (Angka Kematian Ibu/Angka Kematian Bayi) sampai tindak kriminal,” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Gus Fawait Respons ‘Surat Cinta’ MUI Jember soal Sound Horeg
Pemkab Jember Perluas Layanan Kesehatan Gratis se-Jawa Timur, Targetkan 10.000 Pasien
Ketua Fraksi NasDem DPRD Jember Ajak Anggota Dewan Kembalikan Citra Legislatif di Hari Parlemen Nasional
Pemkab Jember Terapkan WFH Imbas Antrean BBM
Pemkab Jember Percepat Sinergi dengan Pusat: Garap Layanan Dasar hingga Hotel Cinta
Warga Desa Suci dan Pakis Audiensi ke DPRD Jember Tuntut Kejelasan Sertifikat Tanah Ketajek
Ketua TP PKK Jember Ning Ghyta Kunjungi Warga Penerima Layanan Homecare
Viral Video Belatung di Menu MBG di Sempu Banyuwangi, Pihak SPPG Buka Suara

Baca Lainnya

Saturday, 17 October 2026 - 23:50 WIB

Gus Fawait Respons ‘Surat Cinta’ MUI Jember soal Sound Horeg

Saturday, 17 October 2026 - 21:02 WIB

Pemkab Jember Perluas Layanan Kesehatan Gratis se-Jawa Timur, Targetkan 10.000 Pasien

Friday, 16 October 2026 - 13:20 WIB

Pemkab Jember Terapkan WFH Imbas Antrean BBM

Thursday, 15 October 2026 - 19:19 WIB

Pemkab Jember Percepat Sinergi dengan Pusat: Garap Layanan Dasar hingga Hotel Cinta

Thursday, 15 October 2026 - 18:37 WIB

Warga Desa Suci dan Pakis Audiensi ke DPRD Jember Tuntut Kejelasan Sertifikat Tanah Ketajek

TERBARU

(Tengah memakai peci hitam) Bupati Jember, Muhammad Fawait, saat setelah menggelar acara Bakti Sosial Kesehatan di RSD dr. Soebandi Jember. (Foto: Fadli/Frensia).

Politia

Gus Fawait Respons ‘Surat Cinta’ MUI Jember soal Sound Horeg

Saturday, 17 Oct 2026 - 23:50 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading