2 Santri di Balung Jember Jadi Korban Pemukulan OTK Saat akan Jadi Imam Salat

Saturday, 18 July 2026 - 19:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kedua korban berinisial MRN dan RA saat didampingi Penasehat Hukumnya, Avid Liannur di Polsek Balung, Jember (Foto: Istimewa).

Kedua korban berinisial MRN dan RA saat didampingi Penasehat Hukumnya, Avid Liannur di Polsek Balung, Jember (Foto: Istimewa).

Frensia.id – Seorang santri tahfiz dari salah satu pesantren di Kecamatan Balung, Jember, berinisial MRN dan RA menjadi korban pemukulan oleh Orang Tak Dikenal (OTK), saat perjalanan akan menjadi imam salat subuh di Masjid Al-Wahab, sekitar pukul 03.30 WIB, pada Kamis (16/7/2026).

Diketahui setelah terjadi peristiwa tersebut, MRN langsung melaporkan pada pihak Polsek Balung.

Laporan itu tertuang pada nomor surat: STPL-B/35/VII/2026/Jatim/Res Jember/Polsek Balung.

Avid Liannur selaku Penasihat Hukum (PH) korban menjelaskan kronologi atas terjadinya peristiwa tersebut.

“Dua santri ini, sedang ditugaskan oleh pondok atau oleh kiainya untuk menjadi imam di salah satu masjid yang ada di Kecamatan Balung,” kata Avid, saat dikonfirmasi pada Sabtu (18/7/2026).

Avid bercerita awalnya kedua santri itu dipepet oleh Orang Tak Dikenal saat di jalan menuju masjid.

Baca Juga :  Pasutri di Jember Dilaporkan atas Dugaan Penggelapan Dana Proyek Hydrant, Kerugian Capai Rp 3 Miliar

“Bahasanya seperti ini: minggir dulu, minggir dulu begitu. Setelah santri ini ke pinggir, turun dan mematikan motor. Kemudian pelaku pertama yang menyetir motor itu turun menghampiri dua santri itu,” tuturnya.

Tidak berselang lama, pelaku kemudian memukul kedua santri tersebut.

“Pelaku yang menyetir motor ini langsung memukul bagian pipi santri. Kemudian disusul pelaku kedua memukul bagian mulut korban RA hingga jatuh ke tanah,” ujarnya.

Kedua santri tersebut sempat jatuh ke tanah setelah dipukul.

Kata Avid, untuk korban MRN diinjak di bagian punggungnya setelah dipukul.

Salah satu santri yang sempat jatuh ke tanah itu, kemudian melarikan diri untuk mencari pertolongan pada warga setempat.

“Ketika santri ini udah teriak-teriak minta tolong. Dua pelaku ini mungkin merasa takut terdengar warga, akhirnya pelaku langsung meninggalkan tempat kejadian,” ucapnya.

Baca Juga :  Pesantren Harus Berubah! Jika Tak Mau Punah

Kondisi korban saat ini masih mengalami memar pada bagian wajah, mulut dan punggung setelah dipukul.

Menurutnya, peristiwa tersebut, bisa dikenakan Pasal 262 dan Pasal 466 Undang-undang Nomor 1 tahun 2023 tentang Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP).

Avid kini masih menunggu proses penyelidikan dari pihak Polsek Balung terkait pelaku pemukulan hingga hari Senin (20/7/2026).

Lebih lanjut, dia menegaskan akan melayangkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan/Penyidikan (SP2HP) kepada Polsek Balung, apabila proses penyelidikan tidak segera ditindaklanjuti.

“Kita tunggu dulu prosesnya seperti apa. Ketika nanti berlarut-larut, belum ada kejelasan, maka saya selaku penasihat hukum dari santri ini, akan melayangkan SP2HP kepada Polsek Balung,” tegasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Pasutri bersama Temannya Ditangkap Polisi Usai Bobol Toko di Pasar Tanjung Jember
Bejat! Pria di Jember Tega Cabuli Adik Ipar di Dalam Kamar Rumah
Edan! Kakek Marbot Musala di Genteng Banyuwangi Cabuli Siswi hingga Hamil
Viral! Warga Jember Meninggal Saat Nonton Sound Horeg
Terduga Pembobol Rumah di Sobo Banyuwangi Dibekuk Tim URC Satreskrim Lewat Rekaman CCTV
Kasus Dugaan Penggelapan Dana Proyek Hydrant, Polisi Belum Periksa Dirut PT Adika Atmaja Teknik
Pasutri di Jember Dilaporkan atas Dugaan Penggelapan Dana Proyek Hydrant, Kerugian Capai Rp 3 Miliar
Pulang Kerja, Pria di Kabat Banyuwangi Dibacok Golok hingga Luka di Dagu

Baca Lainnya

Thursday, 15 October 2026 - 12:55 WIB

Pasutri bersama Temannya Ditangkap Polisi Usai Bobol Toko di Pasar Tanjung Jember

Wednesday, 14 October 2026 - 17:25 WIB

Bejat! Pria di Jember Tega Cabuli Adik Ipar di Dalam Kamar Rumah

Tuesday, 13 October 2026 - 13:36 WIB

Edan! Kakek Marbot Musala di Genteng Banyuwangi Cabuli Siswi hingga Hamil

Tuesday, 13 October 2026 - 12:37 WIB

Viral! Warga Jember Meninggal Saat Nonton Sound Horeg

Sunday, 11 October 2026 - 19:49 WIB

Terduga Pembobol Rumah di Sobo Banyuwangi Dibekuk Tim URC Satreskrim Lewat Rekaman CCTV

TERBARU

Bupati Jember, Muhammad Fawait, saat diwawancara awak media, setelah meninjau antrean BBM di salah satu SPBU di Kabupaten Jember. (Foto: Sigit/Frensia).

Politia

Pemkab Jember Terapkan WFH Imbas Antrean BBM

Friday, 16 Oct 2026 - 13:20 WIB

Masyarakat yang akan mengurusi paspor di Kantor Imigrasi. (Foto: Istimewa).

Regionalia

Imigrasi Kantongi PNBP Rp8,68 Triliun, 5.310 WNA Nakal Dideportasi

Thursday, 15 Oct 2026 - 22:52 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading