Mengenal Badan Hisab dan Rukyat, Berikut Latar Belakang dibentuknya

Saturday, 2 March 2024 - 18:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Frensia.id – Badan Hisab dan Rukyat (BHR) merupakan lembaga pemerintah yang secara resmi berada di bawah kementrerian agama yang bertanggung jawab atas penentuan awal bulan Qomariyah.

Ihwal hisab dan rukyat dalam menentukan awal bulan Qamariyah yang dilakukan badan ini terutama pada bulan Ramadhan, Syawal, dan Dzulhijjah. Karena ketiga bulan tersebut berkaitan dengan hari besar umat Islam baik ibadah puasa, hari raya idhul fitri, dan idhul adha.

Dalam menentukan hari besar Islam dalam ketiga bulan Qomariyah tersebut, terkadang menemui beberapa perbedaan diantara organisasi masyarakat (ORMAS) Islam itu sendiri.

Baca Juga :  Riset Orientalis Ungkap Inkonsistensi Moral dan Disiplin Diri Saat Ramadhan Para Pemuda Mesir

Oleh karena itu Pemerintah berinisiasi mengadakan lembaga yang menjadi tempat musyawarah untuk mengakomodir beberapa ormas Islam yang ada di Indonesia.

Dibentuknya Badan Hisab dan Rukyat ini sebagaimana Keputusan Menteri Agama (KMA) nomor 76 tahun 1972. Dalam KMA tersebut yang menjadi ketua BHR adalah seorang pakar ilmu falak bernama Sa’adoeddin Jambek.

Adapun latar belakang dibentuknya Badan Hisab dan Rukyat pada tahun 1972 tersebut diantaranya.

Pertama, persoalan hisab dan rukyat setiap awal bulan Qomariyah merupakan masalah yang sangat penting. Urgensitas tersebut secara khusus dalam menentukan hari besar Islam.

Baca Juga :  Resepsi 100 Tahun NU, Ketua LDNU PBNU Paparkan Tiga Kerangka Khidmat

Kedua, hari besar Islam sangat erat kaitannya dengan ibadah umat Islam. Selain itu, hari libur, hari kerja, dan hal lain tentang kebiasaan hidup berkaitan dengan hari besar Islam. Baik antar umat Islam itu sendiri maupun kehidupan antara umat Islam dan umat lain yang sebangsa dan setanah air.

Ketiga, penentuan hari besar melalui hisab dan rukyat dapat memelihara persatuan umat Islam dalam melaksanakan ibadah. Penentuan hari besar berkaitan pelaksanaan ibadah kaum muslim, misalnya penentuan awal Ramadan, Idul Fitri, Idul Adha, dan hari besar Islam lainnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Idealisme Nabi Muhammad SAW Ketika DiLobi oleh Orang Terdekat
Awal Ramadan, Jumlah Penumpang KA di Jember Alami Penurunan
Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H Kamis, Serukan Persatuan di Tengah Perbedaan
Riset Orientalis Ungkap Inkonsistensi Moral dan Disiplin Diri Saat Ramadhan Para Pemuda Mesir
Resepsi 100 Tahun NU, Ketua LDNU PBNU Paparkan Tiga Kerangka Khidmat
Peziarah Terhambat Ziarah ke Wali Lima Gegara Bus Masuk Sawah di Mayang Jember
Di Momen Hari Santri Nasional, Brulantara Grup Gerakkan Santri Bangun Kemandirian Laut
Santri Jember Geruduk Transmart, Tuntut Trans7 Minta Maaf 7 Hari Berturut-turut di Medianya Sendiri

Baca Lainnya

Thursday, 26 February 2026 - 23:19 WIB

Idealisme Nabi Muhammad SAW Ketika DiLobi oleh Orang Terdekat

Saturday, 21 February 2026 - 17:00 WIB

Awal Ramadan, Jumlah Penumpang KA di Jember Alami Penurunan

Tuesday, 17 February 2026 - 21:00 WIB

Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H Kamis, Serukan Persatuan di Tengah Perbedaan

Saturday, 14 February 2026 - 01:29 WIB

Riset Orientalis Ungkap Inkonsistensi Moral dan Disiplin Diri Saat Ramadhan Para Pemuda Mesir

Sunday, 1 February 2026 - 18:05 WIB

Resepsi 100 Tahun NU, Ketua LDNU PBNU Paparkan Tiga Kerangka Khidmat

TERBARU

Kambing Bermata Satu, di Ambulu Jember. (Foto: Istimewa).

News

Geger Kambing Bermata Satu Lahir di Ambulu Jember

Wednesday, 4 Mar 2026 - 23:09 WIB