Frensia.Id/23/01/2024. Perbedaan dalam pilihan Capres-Cawapres merupakan keniscayaan. Para cendekiawan dan ulama’ pun saat ini juga berbeda pilihan dan tentu dengan alasan berbeda juga. Bagi masyarakat yang tidak suka uang suap, akan lebih mengedepankan alasan baik dalam menetukan pilihan.
Salah satu Ulama’ Kharismatik asal Situbondo Jawa Timur adalah salah satu kiai yang sempat viral karena mendukung Paslon 03 Ganjar-Mahfud adalah KH Afifuddin Muhajir. Keputusan ini berbeda dengan beberapa Kiai lain, seperti KH Aqil Sirodj, KH Asep dan lain sebagainya. Ditambah lagi, sebelumnya ada rumor PBNU tidak berpihak atau bersikap netral. Sebagai pengurus, tentu keputusan ini terbilang sangat berani.
Ketegasannya dalam mendukung Paslon 03 ini tentu memiliki dasar logisnya. Kiai Afif (sapaan singkatnya) dikenal sebagai orang yang alim dalam ilmu ushul fiqh. Tidak mungkin, jika keputusannya tak berdasar pada ilmu yang dimilikinya.
Alasan Kiai Afifuddin Muhajir memilih pasangan 03 beredar di salah satu platform media video sosial. Ada postingan dari akun bernama @narasi moderat dan @Begurungaji. Video yang berdurasi 59 detik menampilkan Kiai Afif sedang berpidato dan mejelaskan alasan-alasan yang menjadi dasar memilih pasangan 03.
Kiai Afif berpidato bahwa dia pernah didatang sama orang dan ditanya tentang pilihan politiknya. Merespon pertanyaan itu, kiai balik bertanya, “yang paling dibutuhkan negari saat ini apa?”.
Karena tidak ada jawaban, Kiai Afif akhirnya menjawab sendiri. Menurutnya yang paling dibutuhkan oleh negara saat ini adalah menegakkan keadilan dan hukum. Persoalan yang lain seperti ekonomi, pendidikan dan lain sebagainya, tergantung pada efektifitas penegakan keadilan dan hukum.
Maka dari itu, menurutnya, berbicara penegakan hukum dan keadilan, tentu telah ada. ” ya nomor tiga ini sudah”, tuturnya di akhir video.