Kerja Senyap Bupati Jember Atasi Bencana, Tim Pemprov Jatim Langsung Tinjau Infrastruktur Rusak

Sunday, 15 February 2026 - 10:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Istimewa.

Foto: Istimewa.

Frensia.Id– Pasca-banjir yang melanda sejumlah titik di Kabupaten Jember, Bupati Muhammad Fawait memilih pendekatan kerja senyap melalui koordinasi intensif lintas sektoral.

Langkah taktis ini membuahkan hasil dengan turunnya tim teknis dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk mempercepat pemulihan infrastruktur.

Tim gabungan dari Dinas PU Bina Marga dan BPBD Jawa Timur dijadwalkan tiba di Jember pada Minggu (15/2) pagi untuk mengaudit kerusakan fasilitas publik.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jember, Regar Jeane, menjelaskan bahwa Bupati sengaja memilih gaya kepemimpinan yang minim publikasi selama masa darurat.

Fokus utama saat ini adalah memastikan seluruh unsur pemerintah bergerak lincah di lapangan.

Baca Juga :  Pemkab Launching Program Peta Cinta, Warga Jember Kini Bisa Urus Adminduk di Kecamatan

“Bupati ingin memastikan semua lini—mulai dari Dinsos, BPBD, camat, hingga relawan—bergerak padu. Fokus beliau adalah penetapan status tanggap darurat yang efektif agar penanganan lebih terkoordinasi,” katanya, Minggu (15/2/2026).

Regar menambahkan, respons cepat Gubernur dalam mengirimkan tim teknis adalah buah dari koordinasi personal dan formal yang intensif dilakukan Bupati.

Kata dia, Pemerintah Kabupaten Jember juga berkomitmen menjaga stabilitas psikologis warga terdampak dengan tidak menjadikan situasi bencana sebagai materi pencitraan berlebihan.

“Melalui komunikasi tersebut, Gubernur langsung memerintahkan pengecekan jembatan dan jalan provinsi yang rusak. Ini adalah jawaban atas keluhan masyarakat selama ini,” tambahnya.

Baca Juga :  Psikolog, Joachim Hagopian, Kaji Kasus Epstein Sebagai Anatomi Sistem Pemerasan Seksual

“Bupati lebih menitikberatkan pada penyelesaian masalah nyata di lapangan daripada sekadar publikasi,” tandasnya.

Peninjauan lapangan ini diprioritaskan pada sejumlah infrastruktur vital, terutama jembatan yang terputus atau rusak akibat terjangan banjir.

Selain itu, tim akan menyisir ruas jalan provinsi di wilayah Kecamatan Gumukmas, Kencong, hingga Jombang yang selama ini menjadi keluhan warga karena kerusakan jalan.

Kehadiran tim provinsi ini merupakan tindak lanjut cepat dari komunikasi langsung antara Bupati Jember dengan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, pada akhir pekan lalu.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Menag Dilaporkan ke KPK Terkait Naik Jet Pribadi, Tak Ada Pelanggaran
Gandeng Pusat, Pemkab Jember Prioritaskan Perbaikan 50 Bendung dan Revitalisasi Pasar Tanjung
Atasi Macet, Bupati Fawait dan Menteri PU Dody Sepakati Pembangunan Flyover di Jember
Satgas Infrastruktur dan Tata Ruang Bakal Tertibkan Perumahan Pelanggar Bantaran Sungai
Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Bupati Jember Muhammad Fawait
Tim Pemprov Jatim Tinjau Kerusakan Infrastruktur Pasca-Banjir di Jember Pagi Ini
Kunjungi Karsa City Lab, Anies Berharap Membantu Kemajuan Kota-Kota Di Indonesia
Sederet Strategi Bupati Fawait Tangani Angka Kemiskinan Ekstrem di Jember

Baca Lainnya

Sunday, 22 February 2026 - 14:00 WIB

Gandeng Pusat, Pemkab Jember Prioritaskan Perbaikan 50 Bendung dan Revitalisasi Pasar Tanjung

Sunday, 22 February 2026 - 13:50 WIB

Atasi Macet, Bupati Fawait dan Menteri PU Dody Sepakati Pembangunan Flyover di Jember

Saturday, 21 February 2026 - 23:00 WIB

Satgas Infrastruktur dan Tata Ruang Bakal Tertibkan Perumahan Pelanggar Bantaran Sungai

Friday, 20 February 2026 - 18:50 WIB

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Bupati Jember Muhammad Fawait

Sunday, 15 February 2026 - 20:00 WIB

Tim Pemprov Jatim Tinjau Kerusakan Infrastruktur Pasca-Banjir di Jember Pagi Ini

TERBARU

Gambar Ilustrasi Konflik Amerika-Iran di Mata Masyarakat Awam (Grafis Frensia)

Kolomiah

Konflik Amerika-Iran di Mata Masyarakat Awam

Wednesday, 25 Feb 2026 - 00:24 WIB