Tanggapan Dishub Tentang Penyebab Palang Pintu KA Lokasi Kecelakaan di Jember Belum Dijaga

Monday, 18 May 2026 - 17:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban yang dikerumuni warga saat setelah tertemper KA Sangkuriang di Kecamatan Pakusari, Jember (Foto: Istimewa).

Korban yang dikerumuni warga saat setelah tertemper KA Sangkuriang di Kecamatan Pakusari, Jember (Foto: Istimewa).

Frensia.Id- Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jember memberikan tanggapan terkait kecelakaan maut sepeda motor tertabrak KA Sangkuriang di Jalur Perlintasan Langsung (JPL) Desa Bedadung, Kecamatan Pakusari.

Dishub mengakui perlintasan sebidang tersebut memang belum memiliki petugas jaga.

Kepala Dinas Perhubungan Jember, Gatot Triyono, menjelaskan bahwa secara aturan pos perlintasan tersebut memang wajib dijaga. Namun, saat ini pihaknya masih terkendala ketersediaan personel yang memiliki sertifikasi resmi.

“Itu memang masih belum ada petugas penjaga palang pintunya. Memang secara aturan sudah jelas harus ada,” kata Gatot saat dikonfirmasi, Senin (18/5/2026).

Gatot menyebutkan, untuk menempatkan petugas di pos perlintasan kereta api tidak bisa dilakukan sembarangan. Para petugas wajib mengantongi sertifikat keahlian khusus demi menjamin keselamatan perjalanan kereta dan pengguna jalan.

Baca Juga :  Pria di Jember Hilang Terseret Ombak Pantai Payangan Saat Mancing

“Petugas perlintasan ini harus bersertifikasi. Ini yang masih kami lakukan. Terus mengadakan petugas untuk penjagaan perlintasan yang bersertifikat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Gatot memaparkan bahwa fasilitas palang pintu dan pos jaga di Desa Bedadung tersebut sebenarnya merupakan bantuan dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menggunakan dana APBN.

Di Jember, total ada tujuh titik pos jaga yang diberikan oleh pusat.

“Kita mendapatkan 7 bantuan. PR nya tiga perlintasan, salah satunya di Bedadung itu,” paparnya.

Baca Juga :  Viral Video Roda Lokomotif KA Probowangi Keluarkan Percikan Api

Meski infrastrukturnya dibangun oleh pusat, urusan operasional dan penyediaan kuota penjaga dibebankan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember. Dari tujuh pos yang ada, baru empat titik yang sudah bisa dioperasikan secara penuh.

“Palang pintu di Bedadung yang kemarin ada laka itu bantuan dari APBN, namun untuk operasionalnya Pemkab Jember. Dari tujuh titik, masih empat yang kami operasikan. Tiga titik belum ada penjaga pos, termasuk yang Bedadung,” tambahnya.

“Dalam waktu dekat akan kami lakukan seleksi. Jadi himbauan kepada pengguna jalan, untuk berhati-hati karena masih belum ada penjagaanya,” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Diktukba TNI AD 2026 Resmi Ditutup, 428 Bintara Muda Dilantik di Secaba Jember
Transmart Jember Ditutup, Tenant Disewakan Ganti Nama Transmall
Pemuda di Jember Tewas Tersambar KA Sangkuriang
Motor Mio Terbakar di JLS Curahnongko Jember Gegara Tangki Bensin Bocor
1 Orang Tewas Akibat Laka Motor Honda Scoopy Vs Truk di Depan Puskesmas Rambipuji Jember
Kisah Penyiar Tarkam Jember yang Berhasil Naik Haji dari Hasil Menabung
Tingkatkan Kesiagaan Bencana, Tagana Jember Gelar Latihan Water Rescue
Respons Ketua Sobung Sarka atas Pembatasan Penggunaan Plastik di Jember

Baca Lainnya

Monday, 18 May 2026 - 17:50 WIB

Tanggapan Dishub Tentang Penyebab Palang Pintu KA Lokasi Kecelakaan di Jember Belum Dijaga

Saturday, 16 May 2026 - 21:33 WIB

Diktukba TNI AD 2026 Resmi Ditutup, 428 Bintara Muda Dilantik di Secaba Jember

Friday, 15 May 2026 - 16:19 WIB

Transmart Jember Ditutup, Tenant Disewakan Ganti Nama Transmall

Wednesday, 13 May 2026 - 23:33 WIB

Pemuda di Jember Tewas Tersambar KA Sangkuriang

Wednesday, 13 May 2026 - 15:36 WIB

Motor Mio Terbakar di JLS Curahnongko Jember Gegara Tangki Bensin Bocor

TERBARU

Tampak depan papan nama kampus Universitas Jember (UNEJ) (Foto: Istimewa).

Educatia

Rektor UNEJ Sebut Dorongan PTN Bangun SPPG Peluang Kolaborasi

Monday, 18 May 2026 - 17:42 WIB

Gambar Diteliti, Lagu Speak Up Ternyata berisi Pesan Ekokrtisisme (Sumber: Grafis Frensia)

Educatia

Diteliti, Lagu Speak Up Ternyata berisi Pesan Ekokrtisisme

Sunday, 17 May 2026 - 21:24 WIB

Sumber Gambar: Ilustrasi AI Gemini

Kolomiah

Modal Pilkades

Sunday, 17 May 2026 - 19:48 WIB