Kisah Penyiar Tarkam Jember yang Berhasil Naik Haji dari Hasil Menabung

Monday, 11 May 2026 - 17:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mohammad Hamid, seorang penyiar pertandingan sepak bola antar kampung (tarkam) asal Desa Wirowongso, Kecamatan Ajung, Jember (Foto: Istimewa).

Mohammad Hamid, seorang penyiar pertandingan sepak bola antar kampung (tarkam) asal Desa Wirowongso, Kecamatan Ajung, Jember (Foto: Istimewa).

Frensia.Id – Mohammad Hamid, seorang penyiar pertandingan sepak bola antar kampung (tarkam) asal Desa Wirowongso, Kecamatan Ajung, Jember, membuktikan bahwa ketekunan bisa mewujudkan mimpi besar.

Berkat konsistensinya menabung dari honor siaran sejak tahun 2012, tahun ini ia resmi berangkat ke Tanah Suci.

Hamid dikenal luas oleh pecinta bola di wilayah Tapal Kuda hingga Madura karena suaranya yang lantang, gaya bicara yang jenaka, dan tentu jenggot putihnya yang khas.

Siapa sangka, di balik kemeriahan aksinya di pinggir lapangan, Hamid memiliki misi mulia untuk berhaji bersama sang istri.

Perjalanan Hamid menuju Baitullah dimulai 14 tahun silam. Ia mulai menyisihkan sedikit demi sedikit honor yang ia terima setiap kali memandu pertandingan.

Baca Juga :  Wisatawan Asal Cianjur yang Hilang di Pantai Papuma Jember Belum Ditemukan

“Saya mulai nabung tahun 2012 dari hasil siaran tarkam, bareng istri. Dulu dibayar Rp 25 ribu per pertandingan, bahkan pernah sampai Madura,” katanya, Senin (11/5/2026).

Meskipun nominal yang didapat dari lapangan sederhana tidak menentu, Hamid tetap konsisten. Baginya, setiap rupiah yang dikumpulkan adalah langkah mendekat ke Makkah.

“Walaupun upahnya cuman sedikit, tapi tetap saya tabung,” ujarnya.

Kegigihannya berbuah manis. Pada tahun 2026 ini, Hamid dan istrinya terdaftar dalam kelompok terbang (kloter) 97 asal Jember.

Baca Juga :  Laka Libatkan Pemotor vs Truk, 2 Orang Tewas

Ia mengaku tidak menyangka profesi yang ia cintai bisa membawanya naik haji.

“Alhamdulillah, tidak menyangka dari penyiar tarkam bisa berangkat haji. Ini berkah,” ungkapnya haru.

Kendati sebentar lagi akan menyandang gelar Haji, Hamid menegaskan tidak akan meninggalkan dunia siaran tarkam. Baginya, lapangan bola telah menjadi bagian dari hidupnya dan menjadi perantara rezeki untuk beribadah.

Hamid dijadwalkan akan bertolak ke Tanah Suci pada 16 Mei 2026 mendatang. Sepulangnya dari ibadah haji, ia berencana kembali menghibur penonton di berbagai lapangan hijau.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Tingkatkan Kesiagaan Bencana, Tagana Jember Gelar Latihan Water Rescue
Respons Ketua Sobung Sarka atas Pembatasan Penggunaan Plastik di Jember
Suzuki XL7 Terjun ke Jurang 15 Meter di Jalur Jember-Banyuwangi
Warga Mengeluh soal Limbah TPA Pakusari Jember yang Cemari Sawah
Skema Baru Pengawasan Jemaah Haji Risiko Tinggi asal Jember Tahun 2026
Adu Banteng Avanza vs Truk di Bangsalsari Jember, 5 Orang Terluka
Ular Sanca 4 Meter Masuk Rumah-Mangsa Ternak Warga di Jember
Laka Lantas di Jalan Trunojoyo Jember, Motor Honda Beat Tabrak Becak

Baca Lainnya

Monday, 11 May 2026 - 17:44 WIB

Kisah Penyiar Tarkam Jember yang Berhasil Naik Haji dari Hasil Menabung

Sunday, 10 May 2026 - 21:40 WIB

Tingkatkan Kesiagaan Bencana, Tagana Jember Gelar Latihan Water Rescue

Thursday, 7 May 2026 - 15:50 WIB

Respons Ketua Sobung Sarka atas Pembatasan Penggunaan Plastik di Jember

Thursday, 7 May 2026 - 12:50 WIB

Suzuki XL7 Terjun ke Jurang 15 Meter di Jalur Jember-Banyuwangi

Wednesday, 6 May 2026 - 21:32 WIB

Warga Mengeluh soal Limbah TPA Pakusari Jember yang Cemari Sawah

TERBARU

demokrasi. Sumber gambar: AI.

Kolomiah

Gelagat Menjelang Pilkades

Sunday, 10 May 2026 - 19:04 WIB