Frensia.Id- Seorang pekerja berinisial Z (29) meninggal dunia usai tersangkut gapura di Gang Krasak, Kecamatan Arjasa, Jember, pada Minggu (2/8/2026) pukul 14.00 WIB.
Korban tersangkut saat berada di bagian paling atas truk rombongan peralatan sound system.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, peristiwa berawal saat rombongan peralatan sound perjalanan pulang usai mengisi acara di wilayah Kaliwining.
Plh Kapolsek Arjasa, Ipda Mustaqim Romli, menjelaskan bahwa korban naik ke bagian paling atas muatan truk, untuk beristirahat akibat kelelahan usai kegiatan.
“Mungkin capek atau apa, yang bersangkutan tidur di atas truknya itu. Teman-temannya tidur di bak semua, tidak tahu salah satu itu kok tidurnya di atas atau naik ke atas. Akhirnya nyantol gapura,” kata Ipda Mustaqim saat dikonfirmasi, Selasa (4/8/2026).
Selanjutnya kata dia, sopir truk, Akhmad Affandi Setiawan, menyampaikan bahwa saat melintas di lokasi kejadian. Dia mendadak mendengar suara benturan keras dari bagian atas kendaraan.
“Mengatahui hal tersebut, sopir langsung menghentikan truk dan mengecek ke atas bersama rombongan,” ujarnya.
Saat diperiksa, korban ditemukan sudah dalam kondisi tersangkut di konstruksi gapura gang. Sopir mengaku tidak mengetahui korban berada di posisi atas muatan.
“Padahal, secara perhitungan fisik, muatan truk dan tinggi gapura jalan sebenarnya masih memiliki selisih jarak aman yang kerap dilintasi usai kegiatan,” paparnya.
Korban sempat dilarikan ke RSUD dr. Soebandi, Patrang, Jember, untuk mendapatkan penanganan medis, namun nyawanya sudah tidak tertolong.
Ipda Mustaqim menambahkan, kepolisian telah melakukan tindakan awal dan pemeriksaan di lokasi.
“Namun, pihak keluarga korban meminta untuk tidak melanjutkan proses hukum dan menerima kejadian ini sebagai musibah.,” tambahnya.
Jenazah korban juga telah diserahkan kepada keluarga dan dimakamkan pada hari yang sama.
Atas insiden ini, pihak kepolisian mengimbau masyarakat dan pengangkut muatan untuk selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara.
“Tetap kami imbau untuk masyarakat apabila berkendara untuk lebih hati-hati, dan juga kita koordinasikan dengan Unit Laka terkait dengan pelanggarannya,” tandasnya.






