Frensia.Id- Nasib naas menimpa Timbang (60), warga Desa Wringinagung, Kecamatan Jombang, Jember. Pria paruh baya ini tewas mengenaskan setelah tertimpa tembok bangunan apotek yang roboh pada Sabtu (29/8), pukul 10.34 WIB.
Insiden tragis tersebut terjadi tepat di tengah suasana meriah gelaran karnaval yang diselenggarakan pihak Desa Wringinagung.
Salah seorang saksi mata di lokasi kejadian, Ulum, menuturkan, korban awalnya sedang berdiri di area apotek untuk menunggu sang istri yang tengah membeli obat di dalam. Namun secara tiba-tiba, tembok bangunan ambruk dan langsung menimpa tubuh korban.
“Korban pas menunggu istrinya beli obat, Mas. Tidak selang berapa saat ada suara keras dan korban sudah tersungkur tertimpa tembok. Kondisinya meninggal di tempat,” katanya, Sabtu (29/8/2026).
Dentuman keras tembok yang roboh mendadak membuat kaget warga sekitar dan para peserta karnaval. Warga bersama aparat kepolisian yang berada di lokasi langsung berhamburan mendekat untuk melakukan proses evakuasi.
“Robohnya dinding apotek tersebut, sepertinya akibat struktur bangunan yang sudah tua dan lapuk,” ujarnya.
Selain itu, kata dia, getaran keras dari agenda cek sound sound sistem karnaval yang digelar warga sehari sebelumnya. Juga diduga turut memicu retaknya konstruksi bangunan.
“Bangunannya sepertinya sudah tua. Kemungkinan juga karena getaran suara cek sound yang sangat keras semalam, jadi bangunannya retak lalu ambruk hari ini,” tandasnya.
Hingga pukul 12:25 WIB, pihak pemilik apotek belum memberikan keterangan resmi terkait insiden tersebut. Lokasi kejadian kini telah dipasangi garis polisi, sementara jasad korban sudah dievakuasi oleh petugas gabungan dibantu warga setempat.







