Respons Ketua Sobung Sarka atas Pembatasan Penggunaan Plastik di Jember

Thursday, 7 May 2026 - 15:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Sobung Sarka Indonesia, Dina Putu Ayu Kristiyanti, (tengah) (Foto: Dokumtasi Pribadi).

Ketua Sobung Sarka Indonesia, Dina Putu Ayu Kristiyanti, (tengah) (Foto: Dokumtasi Pribadi).

Frensia.id – Ketua Sobung Sarka Indonesia, Dina Putu Ayu Kristiyanti, menyampaikan apresiasi atas langkah yang diambil Bupati Jember melalui Surat Edaran (SE) terkait pembatasan penggunaan plastik sekali pakai.

“Dengan adanya pengurangan kemasan sekali pakai, misalnya plastik melalui Surat Edaran yang diterbitkan oleh Bupati, menurut saya ini hal yang bagus ya,” kata dia, melalui pesan suara saat dikonfirmasi, pada Rabu (6/5/2026).

Menurut Dina, permasalahan penggunaan plastik sekali pakai tidak hanya menimbulkan sampah yang menggunung.

“Sebetulnya juga pada pemborosan energi, karena untuk membuat sampah plastik dan untuk membuat plastik kemasan itu kan juga membutuhkan energi yang besar,” ujar Dina.

Dia berkata, dengan pengurangan penggunaan plastik maka akan membantu mengurangi tumpukan sampah yang ada di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Sebab, kata dia, tidak semua sampah plastik yang dihasilkan oleh masyarakat itu didaur ulang.

Baca Juga :  Hilang di Pantai Paseban Jember, Wisatawan Asal Jombang Ditemukan Tewas

“Jadi, dengan mengurangi maka kita mengurangi beban TPA termasuk juga mengurangi beban daur ulang,” kata dia.

Melalui SE Bupati Jember Nomor: 100. 3.4.2 /441/35.09.313/2026, menurut Dina, pemerintah kabupaten kini telah memperlihatkan sikap kepedulian pada kondisi lingkungan di Kabupaten Jember.

Selain itu, masyarakat telah diajak untuk terlibat langsung bertanggung jawab terhadap sampahnya masing-masing.

Dia mengatakan setelah diterbitkannya Surat Edaran Bupati, perlu ditindaklanjuti dengan sosialisasi pada masyarakat.

“Memang di beberapa media sosial, sudah ada himbauan dari Bupati, video flyer itu juga sudah ada. Tetapi perlu juga ditindaklanjuti secara langsung turun ke masyarakat,” tutur Dina.

Dia juga menyoroti terkait rencana penutupan TPA Pakusari per 1 Juni 2026 yang tidak lagi menerima sampah organik.

Menurut Dina, pemerintah perlu melakukan pelatihan pengolahan sampah organik pada masyarakat, agar ketika sudah penutupan TPA, masyarakat bisa mengolah sampahnya sendiri.

Baca Juga :  KKN Kolaboratif Desa Sidomulyo-Semboro Jember Dorong Pengelolaan Sampah melalui Pemilahan dan Budidaya Maggot

“Jangan menunggu 1 Juni baru bergerak. Secepat mungkin pemerintah harus bisa segera turun ke masyarakat untuk memberikan pelatihan,” ujarnya.

Dina menyarankan pihak Pemkab Jember, bisa berkolaborasi dengan komunitas dan pegiat lingkungan dalam memberikan pelatihan pengolahan sampah pada masyarakat.

“Jadi, berdayakan komunitas-komunitas untuk bisa memberikan pelatihan kepada masyarakat,” kata Dina.

Lebih lanjut, Dina mengatakan adanya toko ritel dan pedagang UMKM yang kini tetap menggunakan kantong plastik, kemungkinan karena belum bisa melupakan budaya aktivitas tersebut.

“Sebetulnya bukan masalah di kantong plastiknya. Tetapi bagaimana mindset masyarakat kita itu memahami tentang reuse (penggunaan kembali),” tegasnya.

Menurutnya, jika kantong plastik bisa dipakai ulang untuk mengemas, seharusnya digunakan lagi, sehingga tidak langsung dibuang.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Ketua PWI Pusat Akhmad Munir Soroti Disrupsi Teknologi Digital Ubah Pola Masyarakat Konsumsi Informasi
Realisasi BBM di Jember Tembus 45%, Hiswana Migas Duga Ada Penimbunan
Pertamina Distribusikan 880 Kiloliter BBM ke Jember untuk Urai Antrean SPBU
Kapolres Jember Sambangi Kantor PWI, Perkuat Sinergi dan Keterbukaan Informasi
BPBD Jember Salurkan 607 Ribu Liter Air Bersih Atasi Kekeringan di 7 Kecamatan
Cerita Anak dari Jenazah PMI Asal Arjasa-Jember yang Meninggal di Malaysia: Kaki Habis Tertusuk Paku
Tajemtra 2026, Harapan Peserta: Jember Lebih Dikenal Masyarakat Luar
Mobil Toyota Corolla Tertemper Kereta Wijaya Kusuma di Perlintasan Bangsalsari Jember, 1 Orang Meninggal

Baca Lainnya

Wednesday, 9 September 2026 - 17:15 WIB

Ketua PWI Pusat Akhmad Munir Soroti Disrupsi Teknologi Digital Ubah Pola Masyarakat Konsumsi Informasi

Wednesday, 9 September 2026 - 00:38 WIB

Realisasi BBM di Jember Tembus 45%, Hiswana Migas Duga Ada Penimbunan

Tuesday, 8 September 2026 - 20:52 WIB

Pertamina Distribusikan 880 Kiloliter BBM ke Jember untuk Urai Antrean SPBU

Tuesday, 8 September 2026 - 18:35 WIB

Kapolres Jember Sambangi Kantor PWI, Perkuat Sinergi dan Keterbukaan Informasi

Monday, 7 September 2026 - 18:08 WIB

BPBD Jember Salurkan 607 Ribu Liter Air Bersih Atasi Kekeringan di 7 Kecamatan

TERBARU

Scene Film Meet Joe Black (1998)

Destinia

Film Meet Joe Black: Saat Kematian Meminjam Wujud Kasar Manusia

Thursday, 10 Sep 2026 - 12:48 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading