Skema Baru Pengawasan Jemaah Haji Risiko Tinggi asal Jember Tahun 2026

Wednesday, 6 May 2026 - 15:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Tipe A Kabupaten Jember, Nur Sholeh (Foto: Istimewa).

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Tipe A Kabupaten Jember, Nur Sholeh (Foto: Istimewa).

Frensia.Id– Sebanyak 2.956 calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Jember dipastikan siap berangkat ke Tanah Suci pada musim haji tahun 2026.

Jumlah tersebut diprediksi masih akan bertambah seiring menunggu turunnya Surat Keputusan (SK) bagi jemaah cadangan.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Tipe A Kabupaten Jember, Nur Sholeh, menjelaskan saat ini terdapat tiga jemaah cadangan. Mereka tengah menunggu kepastian administratif dari Embarkasi Surabaya.

“Data saat ini 2.956 jemaah. Tapi angka ini mungkin bertambah menjadi 2.959 jika SK tiga jemaah cadangan turun hari ini atau paling lambat besok,” katanya, Rabu (6/5/2026).

Selain jemaah reguler, Nur Sholeh merinci ada 31 petugas haji yang akan mendampingi keberangkatan tahun ini. Tim tersebut terdiri dari ketua kloter, pembimbing ibadah, dokter, hingga tenaga paramedis.

“Terkait kondisi kesehatan, tercatat sekitar 350 jemaah masuk dalam kategori risiko tinggi (risti),” ujarnya.

Baca Juga :  Ada Tajemtra Hari Ini, Berikut Rekayasa Lalu Lintas dan Jalur Alternatif di Jember

Nur Sholeh menekankan, bahwa pengawasan terhadap jemaah risti tahun ini akan lebih ketat dengan sistem identifikasi digital dan fisik.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang hanya mengandalkan gelang, tahun ini petugas akan memantau melalui kartu identitas khusus.

“Untuk jemaah risti, nanti di kartu identitasnya ada tanda bulatan warna merah. Ini memudahkan petugas, baik di kloter, embarkasi, maupun saat di Arab Saudi untuk memberikan perhatian khusus,” paparnya.

Di sisi lain, Nur Sholeh mengungkapkan adanya enam calon jemaah haji yang meninggal dunia menjelang keberangkatan.

Meski demikian, posisi mereka tidak bisa langsung digantikan oleh ahli waris untuk keberangkatan tahun ini karena terkendala prosedur administrasi dan pengurusan visa yang memakan waktu lama.

“Ada enam jemaah yang meninggal. Pelimpahan porsi kepada keluarga tidak bisa dilakukan untuk keberangkatan tahun ini karena waktunya sudah sangat mepet. Jadi, keluarganya baru bisa berangkat tahun depan,” tambahnya.

Baca Juga :  Jalan Licin Imbas Tetes Tebu Tumpah di Jember, 4 Pemotor Jatuh dan Mobil Tergelincir

Meski ditinggal pasangan yang meninggal dunia, beberapa jemaah tetap membulatkan tekad untuk berangkat sendiri tahun ini. Kasus tersebut terjadi pada jemaah asal Sukorambi, Ambulu, dan Ajung.

“Istri dari jemaah yang meninggal tersebut menyatakan tetap siap berangkat tahun ini meski suaminya wafat,” tandasnya.

Sebagai informasi, seluruh jemaah juga akan dibekali dengan kartu Nusuk. Kartu ini berfungsi sebagai identitas resmi bagi jemaah yang diizinkan masuk ke area Masjidil Haram dan lokasi ibadah lainnya.

Momentum haji 2026 di Jember juga mencatatkan jemaah dengan rentang usia yang cukup jauh. Jemaah tertua diketahui berusia 99 tahun, sementara jemaah termuda berusia 14 tahun yang berasal dari Kecamatan Sumbersari.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Bea Cukai Jember Sita 126 Ribu Rokok Ilegal, Negara Diperkirakan Rugi hingga Rp105 Juta
Viral Pria di Jember Mengaku Bertemu Zat Allah Berujung Laporan Polisi
PC ANSOR Kencong Luncurkan Kampung Moderasi Beragama Berbasis Lokasi untuk Perkuat Toleransi
PMII dan Warga Silo Jember Gelar Aksi Tolak Pembangunan Batalyon TP Usai TNI Pasang Patok Tanah
Kereta Api Ijen Express Tabrak Mobil Fortuner hingga Terseret 750 Meter, 1 Orang Meninggal
GMNI Jember bersama Pedagang Gelar Aksi Tuntut Perbaikan Tata Kelola Pasar Tanjung
LBH PKC PMII Jatim Dorong Ada Pembaruan Struktur Forum CSR di Jember
LBH PKC PMII Jatim Gelar FGD Soroti Pengawasan Distribusi CSR di Jember

Baca Lainnya

Monday, 21 September 2026 - 17:47 WIB

Viral Pria di Jember Mengaku Bertemu Zat Allah Berujung Laporan Polisi

Saturday, 19 September 2026 - 22:46 WIB

PC ANSOR Kencong Luncurkan Kampung Moderasi Beragama Berbasis Lokasi untuk Perkuat Toleransi

Friday, 18 September 2026 - 20:13 WIB

PMII dan Warga Silo Jember Gelar Aksi Tolak Pembangunan Batalyon TP Usai TNI Pasang Patok Tanah

Thursday, 17 September 2026 - 22:40 WIB

Kereta Api Ijen Express Tabrak Mobil Fortuner hingga Terseret 750 Meter, 1 Orang Meninggal

Tuesday, 15 September 2026 - 23:27 WIB

GMNI Jember bersama Pedagang Gelar Aksi Tuntut Perbaikan Tata Kelola Pasar Tanjung

TERBARU

Gambar Polisi Gerebek diduga Tempat Sabung Ayam di Muncar, 31 Motor Diamankan (Sumber: Istimewa)

Regionalia

Polisi Gerebek diduga Tempat Sabung Ayam di Muncar, 31 Motor Diamankan

Wednesday, 30 Sep 2026 - 22:31 WIB

Gambar Anggota DPRD Banyuwangi Diduga Terciduk Nyabu, Begini Penjelasan BK (Sumber: Istimewa)

Regionalia

Anggota DPRD Banyuwangi Diduga Terciduk Nyabu, Begini Penjelasan BK

Wednesday, 30 Sep 2026 - 22:27 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading