Komisi A DPRD Jember Rekomendasikan Perbaiki Saluran Limbah pada TPA Pakusari

Wednesday, 6 May 2026 - 02:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gunungan sampah di TPA Pakusari, Jember, yang limbahnya mencemari sawah warga setempat (Foto: Fadli/Frensia).

Gunungan sampah di TPA Pakusari, Jember, yang limbahnya mencemari sawah warga setempat (Foto: Fadli/Frensia).

Frensia.id – Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jember, Budi Wicaksono, menyampaikan rekomendasi perbaikan pada saluran limbah yang berada di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pakusari.

“Tadi untuk APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) awal, salurannya (di TPA Pakusari) kita perbaiki dulu,” kata Budi, saat ditemui di Ruang Komisi A DPRD Jember, pada Selasa (5/5/2026).

Sebab, menurutnya, banyak sawah warga setempat yang tercemari limbah TPA Pakusari.

Kata dia, pihaknya menyarankan untuk melakukan perubahan anggaran di pemerintah Kabupaten Jember.

“Semua itu insyaallah di perubahan anggaran akan ada anggaran untuk tempat TPA itu,” tuturnya.

Budi juga mengatakan sebagain anggaran daerah akan dialokasikan untuk pembuatan pagar di TPA Pakusari.

Baca Juga :  Pemkab Jember akan Perbaiki SOP Pembelian BBM Bersubsidi untuk Petani dan Nelayan

Selain itu, Budi menyoroti terkait keberadaan sejumlah perusahaan di Jember agar ikut serta dalam pengelolaan sampah.

“Jangan cuma bisa menikmati hasil dari Kabupaten Jember. Seperti pabrik semen, itu ya harus ikut serta untuk pembakaran,” ujarnya.

Lebih lanjut, dia menegaskan pada sejumlah minimarket atau Indomaret yang masih melakukan penggunaan plastik, akan terancam ditutup perizinan pendiriannya.

“Sudah saya sampaikan bahwasanya jelas sampah plastik tidak boleh, sekarang tapi masih ada, kalau tidak salah Indomaret masih pakai sampah plastik,” tuturnya.

Menurut dia, sebagaimana Surat Edaran (SE) dari Bupati Nomor: 100. 3.4.2 /441/35.09.313/2026, yang menyatakan pembatasan penggunaan sampah plastik.

Baca Juga :  Inovasi Bank Sampah Kencong Jember: Sulap Plastik Bekas untuk Pembayaran Pajak hingga Tangani Stunting

Dia meminta untuk di Minggu depan, sejumlah toko ritel yang sudah berjaringan dikumpulkan di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jember.

“Kalau memang masih tetap gitu (memakai plastik). Saya minta ke Bupati untuk dicabut izinnya. Masa tidak punya TPA, masih pakai kayak itu berarti seenaknya sendiri,” katanya.

Budi menekankan untuk sejumlah toko ritel di Jember, agar memiliki TPA sendiri di sekitar tempat jualannya.

“Kalau memang tidak bisa memberi TPA, apa kerja samanya dengan Kabupaten Jember biar ikut membantu (mengurangi) sampah gitu,” tegasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Ombudsman RI Apresiasi Layanan Homecare Kesehatan di Jember, Minta Daerah Lain Meniru
Datang ke Jember, Waka Ombudsman RI Puji Pelayanan Publik-Kesehatan Kalahkan Klinik Swasta Jakarta
Soroti Dana Talangan Rp 786 M, PKB Jember: TAPD Gagal Yakinkan DPRD
Gus Fawait Wujudkan Asta Cita ke 4 dan 6 Presiden Prabowo melalui Program Homecare
Pemkab Jember Siapkan Renovasi Pembangunan TPA Senilai Rp 2 Triliun
DPRD Jember Larang Wartawan Liput Rapat KUA-PPAS APBD 2027, Widarto: Sesuai Tatib !
Gus Fawait Sosialisasikan Program Homecare saat Bunga Desaku di Tanggul
Gus Fawait Beri BPJS Kesehatan dan Beasiswa Jalur Khusus bagi Anak Kader Posyandu dan Ketua RT/RW

Baca Lainnya

Wednesday, 5 August 2026 - 19:44 WIB

Ombudsman RI Apresiasi Layanan Homecare Kesehatan di Jember, Minta Daerah Lain Meniru

Wednesday, 5 August 2026 - 19:32 WIB

Datang ke Jember, Waka Ombudsman RI Puji Pelayanan Publik-Kesehatan Kalahkan Klinik Swasta Jakarta

Tuesday, 4 August 2026 - 19:40 WIB

Soroti Dana Talangan Rp 786 M, PKB Jember: TAPD Gagal Yakinkan DPRD

Wednesday, 29 July 2026 - 23:18 WIB

Gus Fawait Wujudkan Asta Cita ke 4 dan 6 Presiden Prabowo melalui Program Homecare

Wednesday, 29 July 2026 - 22:06 WIB

Pemkab Jember Siapkan Renovasi Pembangunan TPA Senilai Rp 2 Triliun

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading