Ular Sanca 4 Meter Masuk Rumah-Mangsa Ternak Warga di Jember

Tuesday, 5 May 2026 - 16:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ular sanca yang berhasil diamankan oleh warga setempat (Foto: Istimewa).

Ular sanca yang berhasil diamankan oleh warga setempat (Foto: Istimewa).

Frensia.Id- Seekor ular sanca sepanjang 4 meter masuk ke pemukiman warga di Dusun Wunguan, Desa/Kecamatan Kencong, Jember.

Ular tersebut juga memangsa ternak (ayam) sebelum akhirnya berhasil diamankan.

Peristiwa ini bermula pada waktu subuh, pemilik rumah, Untung, dikagetkan dengan sosok ular besar yang menyelinap masuk ke dalam rumahnya. Tak hanya masuk, ular tersebut kedapatan tengah menyantap ayam peliharaan miliknya.

“Bermula saat subuh, Saudara Untung melihat ular masuk ke dalam rumahnya dan memakan ayam miliknya,” kata Kanit Binmas Polsek Kencong, Aipda Sutris Setiawan, Selasa (5/5/2026).

Baca Juga :  Mayat Kedua Pemuda Asal Panti Terdampar di Pantai Payangan Jember Telah Ditemukan

Selanjutnya kata dia, karena merasa terancam, Untung kemudian meminta bantuan kepada Roni. Seorang warga setempat yang dikenal pernah berprofesi sebagai pencari ular.

“Roni yang tiba di lokasi langsung berupaya melakukan penangkapan dengan dibantu oleh tiga warga lainnya,” ujarnya.

Setelah aksi penangkapan ular tersebut. Pada pukul 11:00 WIB, Roni berinisiatif melaporkan temuan itu ke Polsek Kencong demi menjaga keselamatan warga sekitar.

Baca Juga :  TPA Pakusari akan Ditutup Per 1 Juni 2026, Hanya Terima Sampah Residu

“Kami kemudian mendatangi lokasi keberadaan ular, selanjutnya mengamankan ular tersebut ke Polsek Kencong,” paparnya.

Saat ini, ular sanca dengan panjang sekitar 4 meter itu telah berada di Mapolsek Kencong. Pihak kepolisian juga telah berkoordinasi dengan BKSDA Kabupaten Jember untuk proses evakuasi lebih lanjut.

“Rencananya, ular tersebut akan di karantina di kantor BKSDA sebelum nantinya dilepasliarkan kembali ke habitat aslinya yang jauh dari pemukiman warga,” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

OJK Jember Ingatkan Korban Kasus Scam Segera Lapor ke IASC
Angka Perceraian di Jember Tembus 2.211 Perkara, Faktor Ekonomi Jadi Penyebab Utama
Perayaan 1 Suro Warga Jember Kirab Ratusan Tumpeng ke Situs Beteng Majapahit
PMII Jember Sebut Pembangunan Batalyon Teritorial di Silo Minim Partisipasi Masyarakat
Cipayung Plus dan BEM Se-Jember Turun Demo Tuntut Turunkan Harga BBM hingga Hentikan Militerisasi Ruang Sipil
Dirjen Imigrasi Hendarsam: Zaman Berubah, Hilangkan Budaya Kerja Lama!
Wakil Juru Turap di Jember Tewas Tenggelam di Dam
Warga Mayang Jember Geger Temukan Tengkorak Manusia di Kebun Singkong

Baca Lainnya

Thursday, 18 June 2026 - 19:02 WIB

OJK Jember Ingatkan Korban Kasus Scam Segera Lapor ke IASC

Thursday, 18 June 2026 - 13:12 WIB

Angka Perceraian di Jember Tembus 2.211 Perkara, Faktor Ekonomi Jadi Penyebab Utama

Thursday, 18 June 2026 - 01:15 WIB

Perayaan 1 Suro Warga Jember Kirab Ratusan Tumpeng ke Situs Beteng Majapahit

Thursday, 18 June 2026 - 00:26 WIB

PMII Jember Sebut Pembangunan Batalyon Teritorial di Silo Minim Partisipasi Masyarakat

Monday, 15 June 2026 - 18:42 WIB

Cipayung Plus dan BEM Se-Jember Turun Demo Tuntut Turunkan Harga BBM hingga Hentikan Militerisasi Ruang Sipil

TERBARU

Ketua PWI Jember, Sugeng Prayitno (tengah), bersama Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jember, Aris Budiman (Kanan) (Foto: Fadli/Frensia).

News

OJK Jember Ingatkan Korban Kasus Scam Segera Lapor ke IASC

Thursday, 18 Jun 2026 - 19:02 WIB

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Arief Tyahyono (Foto: Sigit/Frensia).

Educatia

Kadispendik Jember Tegaskan Tutup Celah Kecurangan SPMB 2026

Thursday, 18 Jun 2026 - 01:20 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading