Mahasiswa UGM Pilih Prabowo di Pilpres 2024, Alasannya Bikin Geleng-Geleng: “Biar Hancur Sekalian”

Wednesday, 6 May 2026 - 18:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Mahasiswa UGM Pilih Prabowo di Pilpres 2024, Alasannya Bikin Geleng-Geleng:

Gambar Mahasiswa UGM Pilih Prabowo di Pilpres 2024, Alasannya Bikin Geleng-Geleng: "Biar Hancur Sekalian" (Sumber: Grafis Frensia)

FRENSIA.ID– Sebuah fakta mengejutkan sekaligus unik terungkap terkait preferensi politik mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 lalu. Bukan karena terpesona oleh visi-misi atau rekam jejak, sebagian mahasiswa ternyata memilih pasangan calon nomor urut 02, Prabowo Subianto, dengan alasan yang sangat di luar nalar. Fakta ini dibongkar langsung oleh Pakar Hukum Tata Negara UGM, Prof. Zainal Arifin Mochtar, atau yang akrab disapa Prof. Uceng.

Dalam sebuah cuplikan video diskusi bersama penulis Puthut EA yang kini viral di platform X (sebelumnya Twitter), Prof. Uceng menceritakan temuan menarik dari ruang kelasnya. Video tersebut salah satunya diunggah oleh akun @YudhaShanny2, 05/05. Kejadian ini bermula saat Prof. Uceng sedang mengajar kelas pemilu di UGM dan berinisiatif melakukan jajak pendapat sederhana untuk melihat arah dukungan para mahasiswanya.

“Saya ngajar terakhir di kelas pemilu di UGM. Nih ya, saya coba survei kecil-kecilan di kelas. Saya bilang, kalian pilih 01, 02, 03. Kalau mau ditambahin dengan alasan, silakan,” tutur Prof. Uceng dalam video tersebut.

Dari survei tersebut, muncullah sebuah temuan yang menarik perhatian sang profesor. Beberapa mahasiswa secara terang-terangan memberikan suaranya untuk paslon 02.

Baca Juga :  Pemkab Resmi Launching Program Homecare Gratis untuk Warga Jember

Namun, bukan dukungan yang menggebu-gebu, catatan alasan yang mereka berikan justru bernada apatis dan sarkas. Prof. Uceng mengungkapkan bahwa beberapa mahasiswa itu memilih 02, tapi alasannya ditulis di bawah dengan kalimat yang mengejutkan, yakni “Biar Indonesia hancur sekalian”.

Alasan nyeleneh dan di luar dugaan dari para mahasiswanya ini kemudian digunakan oleh Prof. Uceng sebagai analogi menohok. Ia menggunakan fakta lapangan tersebut untuk membantah klaim-klaim sepihak terkait motif di balik perolehan suara Prabowo yang menembus angka 58%.

Secara khusus, Prof. Uceng menyentil pernyataan tokoh lembaga survei, M. Qodari, yang kerap menarasikan bahwa kemenangan telak 58% tersebut adalah bentuk kecintaan murni masyarakat terhadap sosok Prabowo Subianto.

Baca Juga :  Buka Muktamar ke-35 NU, Prabowo: “Saya Tidak Mengatur Ini Semua”

Bagi Prof. Uceng, pernyataan semacam itu hanyalah sebatas opini belaka jika tidak dibarengi dengan riset yang komprehensif. Menurutnya, klaim tersebut sangat mudah dipatahkan dengan fakta lapangan di kelasnya.

“Jadi saya mau menggambarkan. Kalau dengan mudah Qodari mengatakan 58% itu adalah bentuk kecintaan pada Prabowo, saya kira enggak. Enggak bisa. Itu opini aktual, kecuali kalau dia riset,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa angka 58% tersebut lahir dari dinamika yang sangat kompleks. Motif pemilih sangat beragam, termasuk cara berpikir unik para mahasiswanya yang memilih 02 justru karena bersikap skeptis terhadap masa depan negara.

Pada faktanya, ada cara berpikir lain yang nilainya sama karena sama-sama opini, sehingga tidak bisa diklaim sepihak. Menurut Prof. Uceng, apapun yang disampaikan Qodari tersebut pada akhirnya murni hanyalah sebuah klaim, bukan fakta absolut.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Bupati Jember akan Renovasi Pasar Tanjung Senilai Rp250 Miliar dari Dana APBN
Penjelasan Ketua DPRD Jember terkait Persetujuan Anggaran Raperda Perubahan APBD Tahun 2026
Respons Gus Fawait soal Desas-Desus Proyeksi Maju di Pilgub Jatim 2029
Gus Fawait Pastikan Revitalisasi Sekolah di Jember Tahun 2026 Naik 100 Persen Dibanding 2025
Mantan Kepala Inspektorat Jember Akui Pernah Periksa Hisyam di Ruangannya
Mantan Kepala BKPSDM Jember Ngaku 2 Kali Surati Inspektorat Usut Polemik ASN 13 Hari Bolos Kerja
Mangkir Kerja 13 Hari Pejabat Pemkab Jember Dilaporkan ke BKN, Rupanya Bermasalah Sejak di Bawaslu
Bupati Jember Bagikan Makanan ke Warga saat Tinjau Antrean BBM di SPBU

Baca Lainnya

Wednesday, 16 September 2026 - 19:26 WIB

Bupati Jember akan Renovasi Pasar Tanjung Senilai Rp250 Miliar dari Dana APBN

Monday, 14 September 2026 - 20:58 WIB

Penjelasan Ketua DPRD Jember terkait Persetujuan Anggaran Raperda Perubahan APBD Tahun 2026

Monday, 14 September 2026 - 20:51 WIB

Respons Gus Fawait soal Desas-Desus Proyeksi Maju di Pilgub Jatim 2029

Monday, 14 September 2026 - 20:26 WIB

Gus Fawait Pastikan Revitalisasi Sekolah di Jember Tahun 2026 Naik 100 Persen Dibanding 2025

Monday, 14 September 2026 - 19:53 WIB

Mantan Kepala Inspektorat Jember Akui Pernah Periksa Hisyam di Ruangannya

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading