Rektor UNEJ Sebut Dorongan PTN Bangun SPPG Peluang Kolaborasi

Monday, 18 May 2026 - 17:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak depan papan nama kampus Universitas Jember (UNEJ) (Foto: Istimewa).

Tampak depan papan nama kampus Universitas Jember (UNEJ) (Foto: Istimewa).

Frensia.Id- Universitas Jember (UNEJ) menyambut baik dorongan agar Perguruan Tinggi Negeri (PTN) ikut serta dalam membangun Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Program ini dinilai sebagai langkah strategis dalam mendukung agenda pembangunan nasional, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Rektor UNEJ, Iwan Taruna, mengungkapkan bahwa pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul harus dimulai dari penguatan mutu gizi masyarakat.

Oleh karena itu, UNEJ melihat program SPPG ini sebagai peluang kolaborasi sangat baik.

“UNEJ melihat ini sebagai peluang kolaborasi yang sangat baik antara pendidikan tinggi dengan agenda pembangunan nasional, termasuk di dalamnya program MBG,” katanya, Senin (18/5/2026).

Baca Juga :  BEM Nusantara Tapal Kuda Tolak SPPG Dibangun di Kampus

Meski menyambut positif, Iwan menekankan bahwa implementasi SPPG di lingkungan perguruan tinggi tidak boleh dilakukan secara tergesa-gesa.

Perlu ada rancangan yang matang dan berkelanjutan agar program ini berjalan efektif dalam jangka panjang.

“Namun ada beberapa poin krusial yang wajib dipertimbangkan oleh setiap perguruan tinggi sebelum mengeksekusi program tersebut,” ujarnya.

“Perguruan tinggi tentu harus mempertimbangkan kesiapan infrastruktur, model operasional, sumber pendanaan, tata kelola, serta efektivitas manfaat jangka panjangnya,” tambahnya.

Guna memastikan kontribusi yang diberikan berjalan optimal, Iwan memaparkan bahwa pihak kampus saat ini sedang bergerak aktif melakukan persiapan di interna dan menjalin koordinasi dengan pihak-pihak terkait.

Baca Juga :  Cerita Orang Tua Saat Anaknya Keracunan Setelah Santap Menu MBG

“Oleh sebab itu, UNEJ saat ini terus melakukan kajian internal dan membangun komunikasi dengan berbagai pihak untuk melihat bentuk kontribusi yang paling tepat, realistis, dan berdampak,” paparnya.

Dia menegaskan, prinsip UNEJ mendukung program nasional ini adalah keseimbangan antara aksi nyata dan kapasitas yang dimiliki institusi.

“Prinsip kami sederhana, bagaimana UNEJ dapat hadir mendukung program nasional secara konkret, tetapi tetap berbasis tata kelola yang baik dan kapasitas institusi yang terukur,” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Kadispendik Jember Tegaskan Tutup Celah Kecurangan SPMB 2026
Tim Sekretariat UIN KHAS Jember Tingkatkan Kompetensi melalui Penguatan Profesionalitas
Dekan FEBI UIN KHAS Jember Beri Tahu Risiko Ekonomi Indonesia saat Rupiah dan IHSG Anjlok
UIN KHAS Jember Siapkan Keamanan Berlapis saat Pelaksanaan UM-PTKIN
UMPTKIN 2026 Resmi Dimulai, UIN KHAS Jember akan Terima 1.761 Camaba
Buku Kedua Puthut EA Tentang Mentalitet Korea Komandan Bambang Pacul
UIN KHAS Jember Gelar Rakor Jelang Pelaksanaan UM-PTKIN 2026
Cerita Izul, Mahasiswa FTIK UIN KHAS Jember Sosok Tokoh Utama Pemenang Kompetisi Video pada PMB PTKIN 2026

Baca Lainnya

Thursday, 18 June 2026 - 01:20 WIB

Kadispendik Jember Tegaskan Tutup Celah Kecurangan SPMB 2026

Friday, 12 June 2026 - 22:30 WIB

Tim Sekretariat UIN KHAS Jember Tingkatkan Kompetensi melalui Penguatan Profesionalitas

Tuesday, 9 June 2026 - 23:37 WIB

Dekan FEBI UIN KHAS Jember Beri Tahu Risiko Ekonomi Indonesia saat Rupiah dan IHSG Anjlok

Monday, 8 June 2026 - 18:06 WIB

UIN KHAS Jember Siapkan Keamanan Berlapis saat Pelaksanaan UM-PTKIN

Monday, 8 June 2026 - 16:10 WIB

UMPTKIN 2026 Resmi Dimulai, UIN KHAS Jember akan Terima 1.761 Camaba

TERBARU

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Arief Tyahyono (Foto: Sigit/Frensia).

Educatia

Kadispendik Jember Tegaskan Tutup Celah Kecurangan SPMB 2026

Thursday, 18 Jun 2026 - 01:20 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading