FRENSIA.ID– Identitas pria yang ditemukan meninggal dalam posisi telungkup di aliran sungai Dusun Gurit, Desa Pengatigan, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, akhirnya diketahui. Korban merupakan K (66), warga yang diketahui berasal dari Kabupaten Jember dan berdomisili di wilayah setempat.
Kapolsek Rogojampi Kompol Imron melalui Kanit Reskrim Ipda Hendro Prabowo mengatakan, korban ditemukan warga pada Selasa (06/10/26) sekitar pukul 16.45 WIB. Saat itu, seorang warga melihat tubuh laki-laki berada di aliran sungai.
“Saksi awalnya melihat tubuh seseorang dalam posisi tengkurap di sungai. Karena takut menyentuh, saksi kemudian memberitahukan temuan tersebut kepada Agustian Effendi yang merupakan keponakan korban,” kata Hendro.
Agustian bersama warga kemudian mengecek lokasi. Setelah diperiksa, jenazah tersebut dipastikan merupakan K, yang tidak lain adalah pamannya.
“Setelah dilakukan pengecekan, korban diketahui merupakan paman dari saksi. Selanjutnya keluarga menghubungi kepolisian dan petugas medis,” ujarnya.
Polisi kemudian mengevakuasi korban dan membawanya ke RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi untuk menjalani pemeriksaan luar.
Hendro menyebut, polisi juga memeriksa kondisi sekitar lokasi penemuan. Akses menuju sungai dinilai cukup curam dan licin. Korban juga diketahui memiliki riwayat kolesterol tinggi serta mengalami gangguan pada salah satu kakinya sehingga berjalan pincang.
“Lokasi menuju sungai cukup curam dan licin. Korban juga diketahui memiliki riwayat kolesterol tinggi dan kondisi salah satu kakinya mengalami disabilitas permanen,” jelasnya.
Meski demikian, polisi belum menyimpulkan penyebab pasti kematian korban. Berdasarkan keterangan keluarga, korban diduga mengalami musibah saat berada di sungai.
“Keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan menduga korban terpeleset atau tenggelam saat berada di sungai,” ungkap Hendro.
Pihak keluarga juga menyatakan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah. Polisi menerima pernyataan tersebut dan tetap mendokumentasikan penanganan kejadian.
Dari lokasi, polisi turut mengamankan sejumlah barang milik korban, seperti pakaian, handuk, dan perlengkapan mandi sebagai bagian dari penanganan perkara.
Hendro menegaskan, polisi telah melakukan pemeriksaan TKP serta meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengetahui rangkaian kejadian sebelum korban ditemukan. (Qhobid Z)






