Frensia.Id- Jenazah M. Abdul Rosyid (30), kernet truk yang menjadi korban kecelakaan laut KMP Virgo Transport 8 di perairan Masalembo, tiba di rumah duka di Desa Sruni, Kecamatan Jenggawah, Jember.
Korban berhasil diidentifikasi melalui pemeriksaan DNA oleh Tim DVI Polda Kalsel di RS Bhayangkara Banjarmasin.
Tim gabungan dari BPBD Jawa Timur, BPBD Jember, hingga Pos SAR Jember mendampingi pemulangan hingga proses pemakaman korban.
Kepala BPBD Jember, Edy Budi Susilo, membenarkan bahwa korban yang teridentifikasi merupakan warga Desa Sruni, Kecamatan Jenggawah. Korban diketahui bekerja sebagai kernet truk ekspedisi.
“Korban meninggal dunia atas nama M. Abdul Rosyid berhasil diidentifikasi oleh Tim DVI Polda Kalsel di RS Bhayangkara Banjarmasin melalui pencocokan tes DNA keluarga,” katanya, Sabtu (10/10/2026).
Edy menjelaskan bahwa proses pemulangan jenazah dilakukan secara sinergis oleh berbagai unsur terkait sejak tiba di rumah duka hingga menuju tempat peristirahatan terakhir.
“Jenazah tiba di rumah duka sekitar pukul 11.20 WIB dengan dikawal oleh BPBD Jatim, BPBD Jember, Pos SAR, serta unsur relawan. Setelah prosesi di rumah duka, jenazah langsung diberangkatkan ke TPU Sruni dan selesai dimakamkan pada pukul 12.10 WIB,” ujarnya.
Usai prosesi pemakaman selesai, kata dia, tim gabungan langsung menyerahkan bantuan logistik sebagai bentuk dukungan moril. Serta perhatian dari pemerintah daerah kepada keluarga yang ditinggalkan.
“Sebagai bentuk empati dan kepedulian, kami bersama Dinsos Jember menyerahkan bantuan logistik berupa 7 paket sembako kepada keluarga almarhum di rumah duka,” paparnya.
Edy menambahkan, pihaknya masih terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memantau perkembangan pencarian korban lain yang berasal dari Kabupaten Jember.
Dirinya juga menyampaikan apresiasi atas respons cepat dan kerja sama seluruh pihak, mulai dari instansi tingkat provinsi, kabupaten, hingga perangkat desa dan warga setempat.
“Kami terus memantau perkembangan operasi SAR Gabungan KMP Virgo Transport 8 melalui Basarnas Pos SAR Jember dan BPBD Prov. Jawa Timur untuk memantau kondisi dua warga Jember lainnya yang masih dalam pencarian,” tambahnya.
“Proses penanganan hingga pemakaman berjalan lancar tanpa kendala berkat sinergi BPBD, Dinsos, Jasa Raharja, TNI-Polri, Muspika Jenggawah, relawan IWJ, serta warga sekitar yang bahu-membahu menyambut kedatangan jenazah,” tandasnya.






