Frensia.id – Pasangan suami-istri (Pasutri) bersama temannya ditangkap Polsek Kaliwates usai membobol toko sembako di Pasar Tanjung, Jember.
Ketiga pelaku tersebut, yaitu beriinisial E dan A merupakan Pasutri, warga Kecamatan Kaliwates. Sementara pelaku lain seorang perempuan berinisial S merupakan warga Kelurahan Sumbersari, Jember.
“Ketiga orang ini komplotan, dan melakukan aksinya malam hari saat toko tutup dan sudah mulai sepi,” kata Panit Reskrim Polsek Kaliwates, Ipda Danang Pamapta, pada Rabu (14/10/2026), kemarin hari.
Menurutnya, hingga kini masih 5 orang yang menjadi korban pencurian dan melaporkan ke Polsek Kaliwates.
Aksi ketiga pelaku di malam hari membuat sejumlah pedagang di Pasar Tanjung, Jember, resah, karena banyak barang-barang berupa sembako hilang saat akan dijual di pagi harinya.
Kata Danang, pencurian diduga dilakukan dengan cara merusak gembok pintu toko saat malam hari. Kemudian, saat berhasil masuk toko, para pelaku mengambil barang-barang sembako tersebut.
Setelah berhasil melakukan aksinya, mereka menjual barang dagangan tersebut ke seseorang.
“Mereka mengambil barang-barang dagangan di dalam toko sembako seperti tepung, garam, gula dan sebagainya. Garam kemarin nilainya kerugian Rp650 ribu dan ditotal dengan barang yang lain banyak,” tuturnya.
Menurut Danang, kesibukan keseharian pasutri tersebut bekerja sebagai tukang becak dan pengamen.
Sedangkan untuk pelaku berinisial S berjualan di rumahnya.
Hingga kini, polisi masih melakukan pemeriksaan dan mengkaji pasal yang akan dikenakan pada ketiga terduga pelaku.***






