Frensia.id – Perkumpulan Peternak Kambing dan Domba Nasional (PPKDN) menggelar kontes ke 5 yang ditempatkan di pelataran Dira Shoping Center, Kecamatan Kencong, Jember, pada Minggu (1/11/2026).
Dalam kontes bergengsi tersebut, diikuti sekitar 200 peserta yang bertema jawara 2.
Melalui kontes itu menjadikan harga jual kambing dan domba bernilai fantastis. Harga jualnya mulai dari ratusan juta hingga tembus Rp 1 miliar lebih per ekor kambing apabila sering menang kontes.
Ketua Panitia Kontes Jawara 2, Mohammad Abdul Gofur, menyampaikan kontes tersebut diikuti oleh peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
“Untuk peserta dari berbagai kabupaten di Indonesia. Rata rata para peserta membawa kambing jenis kali gesing, ada yang dua ekor hingga 5 ekor dan diikutkan mulai kelas A- E,” kata dia.
Menurut Gofur, terdapat 12 kriteria yang akan menjadi poin penilaian dalam kontes tersebut.
“Mulai dari kepala, ekor serta rambut dan beberapa bagian tubuh kambing yang memang setiap lomba ada kriteria yang wajib kita nilai,” tuturnya.
Sementara itu, Iwan Makita, salah satu peserta dari Kabupaten Kediri Armada Farm, menyampaikan jika pihaknya membawa 3 ekor kambing untuk kelas C-D-E yang dilombakan dalam kontes tersebut.
“Untuk kelas C itu umur sekitar 1 Tahun lebih, dan untuk D umur 8 bulan dan E sekitar 3 bulan,” ujarnya.
Kata dia, kambing miliknya sudah pernah beberapa kali menang saat dikonteskan dan ditawar ratusan juta oleh pembeli.
“Milik saya sudah menang 9 kali dan sudah di tawar 150 juga bernama Panji Mana.Untuk perawatan terutama tempat harus bersih dan setiap hari diberi susu yang rutin serta mandi seminggu sekali dan beberapa perawatan lain dan kambing ini mudah perawatannya,” ucapnya.
Lebih lanjut, salah satu pembina PPKDN, Nurul Hafid Yasin, mengatakan tujuan kontes tersebut untuk menyemangati peternak lain yang berada di Kabupaten Jember, agar ke depan juga dapat mengikuti perlombaan.
“Lomba ini untuk mematik para peternak lain, agar semakin maju dan bisa diikuti oleh peternak lain. Untuk prospek sangat bagus, terutama jenis kali gesing,” ujarnya.
Turut hadir dalam kontes tersebut, Komandan Kodim 0824/Jember, Letkol Infanteri Rifqi Muhammad Syuhada, mewakili Forkompimda, mengatakan dengan adanya kontes itu, sektor peternakan akan semakin banyak diminati.
“Ini peluang bagus bagi para peternak, dan rencana kami ke depan kontes ini bisa kami gelar lagi untuk memajukan peternakan di Kabupaten Jember,” tuturnya.***






