Home / Uncategorized

Marhaban ya Ramadhan! Bukan Sekedar Ucapan, Ternyata Begini Maknanya Menurut Prof. Quraish Shihab

Wednesday, 6 March 2024 - 13:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prof. Quraish Shihab Bersama Putrinya, Najwa Shihab dalam acara Shihab & Shihab (Sumber : narasi.tv)

Prof. Quraish Shihab Bersama Putrinya, Najwa Shihab dalam acara Shihab & Shihab (Sumber : narasi.tv)

Frensia.id – Setiap menjelang Puasa Ramadhan, sering kita melihat dan mendengar ucapan, bahkan mengucapkan “Marhaban Ya Ramadhan!”

Lantas, apa makna yang terkandung di dalamnya serta kaitannya dengan upaya menjalankan ibadah puasa dengan sempurna?

Menurut Prof. Quraish Shihab dalam acara Shihab & Shihab yang dibukukan pada tahun 2019, ungkapan “Marhaban Ya Ramadhan”, jika dilihat dari akar katanya memiliki dua makna.

Makna pertama, Marhaban biasa diartikan dengan “selamat datang”, dari akar kata rahba (رحب) yang berarti tempat yang luas.

Seseorang yang disambut dengan baik, akan dipersilahkan masuk ke tempat luas dan tidak akan merasa sempit.

Sehingga kalau berkata, “Marhaban Ya Ramadhan!”, mengisyaratkan bahwa kedatangan bulan Ramadhan disambut dengan lapang dada, dengan tidak ada kekesalan sedikitpun di dalam hati, maka tidak ada lagi ucapan, “Kok puasa lagi, ya!”

Maka, makna yang pertama adalah, “Marhaban Ya Ramadhan! Selama datang. Engkau datang di tempat yang lapang. Hati kami menyambutmu dengan penuh kegembiraan tanpa kekesalan dan sebagainya”.

Makna yang kedua adalah, marhaban berasal dari kata marhab yang memiliki arti stasiun tempat kendaraan mengambil bekal sekaligus memperbaik apa yang rusak dari kendaraan tersebut.

Sehingga, kalau mengucapkan, “Marhaban Ya Ramadhan!” dalam makna yang kedua ini berarti, “Wahai Ramadhan, selamat datang. Kami akan mengambil bekal darimu, dalam melanjutkan perjalanan kami menuju Allah”.   

Oleh karena itu, seseorang yang mengatakan “Marhaban Ya Ramadhan” berarti ia juga harus menyambut Ramadhan dengan gembira serta bersedia untuk memperbaiki apa yang kurang baik dan mengambil bekal dalam perjalanan menuju Allah SWT.

Dalam hal memperbaiki ini, Prof. Quraish Shihab menjelaskan di dalam bulan Ramadhan itu ada yang sangat dianjurkan, yakni I’tikaf dalam sepuluh malam terakhir.

I’tikaf untuk merenungi tentang bagaimana yang telah dilakukannya dan apa yang harus diperbaikinya.

Selanjutnya, di dalam bulan Ramadhan ini, hendaknya dapat mengambil bekal sebanyak mungkin dalam perjalana menuju Tuhan.

Tidak hanya itu, salah satu yang sangat dianjurkan dalam agama adalah menitipkan bekal kepada orang lain, yakni bersedekah.

Bahkan, menitipkan bekal ke orang lain merupakan inti yang sejak semula begitu mengucapkan, “Marhaban Ya Ramadhan” pada awal puasa atau menjelang puasa.

Sehingga akhirnya, seorang muslim harus sudah mempersiapkan diri dengan kedua makna ini, artinya semakin baik kegiatan selama Ramadhan, akan semakin lurus apa yang bengkok, dan semakin banyak bekal yang dapat dibawa atau yang dapat dititipkan pada orang lain untuk dibawakan kepada kita.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Tabrakan Beat vs Mega Pro di Sukorambi Jember, Tiga Orang Luka
Komisi A DPRD Jember Minta Inspektorat & BKPSDM Periksa ASN Mangkir Kerja yang Malah Naik Jabatan
Dua Pelaku Curanmor Lintas Provinsi Dibekuk Tim URC Macan Blambangan di Grobogan Jawa Tengah
Pengunjung Wanita Selundupkan Narkoba Lewat Area Kemaluan Digagalkan Petugas Lapas
Respons Gus Fawait Usai Kebijakan PPPK Bisa Jadi PNS: Ini Kado Kemerdekaan
Pemkab Jember Terima Transfer DAU dan DBH Rp223 Miliar, Gus Fawait akan Alokasikan untuk Infrastruktur Desa
Gus Fawait Berharap Angka Kemiskinan Turun Pasca Perubahan KUA-PPAS APBD 2026 Disetujui DPRD Jember
BPBD Jember Catat 922 KK Terdampak Kekeringan di 7 Kecamatan

Baca Lainnya

Friday, 21 August 2026 - 23:02 WIB

Tabrakan Beat vs Mega Pro di Sukorambi Jember, Tiga Orang Luka

Friday, 21 August 2026 - 19:16 WIB

Komisi A DPRD Jember Minta Inspektorat & BKPSDM Periksa ASN Mangkir Kerja yang Malah Naik Jabatan

Friday, 21 August 2026 - 12:47 WIB

Dua Pelaku Curanmor Lintas Provinsi Dibekuk Tim URC Macan Blambangan di Grobogan Jawa Tengah

Thursday, 20 August 2026 - 23:42 WIB

Pengunjung Wanita Selundupkan Narkoba Lewat Area Kemaluan Digagalkan Petugas Lapas

Thursday, 20 August 2026 - 18:11 WIB

Respons Gus Fawait Usai Kebijakan PPPK Bisa Jadi PNS: Ini Kado Kemerdekaan

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading