Cek Sumber: Data Deforestasi Mahfud MD VS Menteri KLHK

Wednesday, 24 January 2024 - 14:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri KLHK Vs Mahfud MD; Cek Sumber Data Frensia.id Editor; Mashur Imam

Menteri KLHK Vs Mahfud MD; Cek Sumber Data Frensia.id Editor; Mashur Imam

Frensia.Id/24/01/2024. Akhir-akhir ini, pasca debat ke empat Capres-Cawapres ramai dibicarakan pernyataan Menteri KLHK, Siti Nurbaya Bakar, yang menyalahkan data Cawapres 03 pada acara debat keempat kemarin. Mahfud MD dianggap keliru tentang angka deforestasi di Indonesia yang mencapai 12,5 juta hektar, 23 tiga kali luas pulau Madura.

Menteri KLHK mebantah data tersebut. Deforestasi di Indonesia mengalami penurunan. Angkanya rendah. Sudah terjadi perlemahaan beberapa tahun terakhir. angka deforestasi hutan di Indonesia pada 2013 adalah 730 ribu hektare. Pada 2015, menjadi 1,09 juta hektare. Kemudian, terus dengan curam jadi pada tahun setelahnya. “600 (ribu hektare), turun lagi jadi 480 (ribu hektare), turun lagi jadi 440 (ribu hektare), turun, turun terus dan tahun 2022 udah tinggal 104 (ribu hektare), katanya.

Jadi perbedaan data antara KLHK dan data Mahfud sangat jauh. Siti Nurbaya Bakar mencurigai penyebab terjadinya perbedaan data adalah ketidak jelasan metode yang digunakan dalam menghitung. Sedangkan menurut Mahfud, perbedaan terjadi karena beda cara baca.

Baca Juga :  Dirjen Dukcapil Apresiasi Layanan Peta Cinta Pemkab Jember

Siapa yang benar?

Mahfud MD menjelaskan datanya berasal dari Global Forest Watch (GFW). GFW merupakan lembaga yang secara fokus dan ilmiah mempublis data eksplisit spasial mengenai fluks karbon bersih dari hutan. Tentu sumber ini sangat objektif dan sangat dijadikan sumber untuk membaca deforestasi yang terjadi di dunia.

Apakah benar GFW mempublis data deforestasi sebanyak 12.5 juta Hektar? ternyata, memang benar. Hanya saja data tersebut budakan deforestasi yang terjadi di Indonesia. Sebagaimana dirilis GFW merupakan data terbaru dari University of Maryland dan menunjukkan bahwa seluruh daerah tropis di belahan dunia, kehilangan 12,2 juta hektare tutupan pohon pada tahun 2020.

Jadi angka yang disebutkan Mahfud, sebenarnya bukan hanya data di Indonesia, melainkan data total deforestasi yang terjadi di seluruh daratan tropis. Di Indonesia sendiri deforestasi hanya beberapa persen dari data tersebut. Yang terbesar, deforestasi terjadi di Brazil dan Kongo.

Jika Mahfud mengatakan ada perbedaan cara baca, tampaknya dapat dibenarkan. Namun tidak akan jauh dari angka yang disebutkan oleh KLHK. Sebenarnya KLHK sendiri telah menjelaskan bahwa perbedaannya berkisar di angka 0,1 hektar hingga 6,25 ribu Hektar. “Data UMD 2020 tidak diikutsertakan maka total kehilangan menjadi 123.000 hektare, lebih mendekati estimasi KLHK. Data UMD juga menggunakan tahun kalender, sehingga data tersebut mencakup paruh kedua tahun 2020, periode yang lebih kering dengan lonjakan kehilangan hutan di akhir tahun“, tulis mereka di website resminya.

Baca Juga :  Tajemtra 2026 Jadi Rekor Peserta Terbanyak Sepanjang Sejarah, Gus Fawait: Nanti Tembus 26.000 Orang

Kesimpulannya?

Sebanarnya secara substantif, tak ada perbedaan dari keduanya. 12,5 juta Hektar dikemukakannya merupakan total data deforestasi seluruh daratan tropis di bumi. Sedangkan Menteri KLHK hanya berbicara data di Indonesia.

Jadi, hal yang perlu menjadi perhatian sebenarnya bukan perbedaan tersebut. GFW merilis walaupun deforestasi di Indonesia mengalami penurunan atau tidak sebesar belasan juta, kondisi masih memprihatinkan. Mereka merilis Indonesia menjadi nagara empat besar yang mengalami kerusakan hutan terparah.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Penjelasan Ketua DPRD Jember terkait Persetujuan Anggaran Raperda Perubahan APBD Tahun 2026
Respons Gus Fawait soal Desas-Desus Proyeksi Maju di Pilgub Jatim 2029
Gus Fawait Pastikan Revitalisasi Sekolah di Jember Tahun 2026 Naik 100 Persen Dibanding 2025
Mantan Kepala Inspektorat Jember Akui Pernah Periksa Hisyam di Ruangannya
Mantan Kepala BKPSDM Jember Ngaku 2 Kali Surati Inspektorat Usut Polemik ASN 13 Hari Bolos Kerja
Mangkir Kerja 13 Hari Pejabat Pemkab Jember Dilaporkan ke BKN, Rupanya Bermasalah Sejak di Bawaslu
Bupati Jember Bagikan Makanan ke Warga saat Tinjau Antrean BBM di SPBU
Tinjau Antrean BBM di SPBU, Bupati Jember Minta Pertamina Buka Rute Cadangan

Baca Lainnya

Monday, 14 September 2026 - 20:58 WIB

Penjelasan Ketua DPRD Jember terkait Persetujuan Anggaran Raperda Perubahan APBD Tahun 2026

Monday, 14 September 2026 - 20:51 WIB

Respons Gus Fawait soal Desas-Desus Proyeksi Maju di Pilgub Jatim 2029

Monday, 14 September 2026 - 20:26 WIB

Gus Fawait Pastikan Revitalisasi Sekolah di Jember Tahun 2026 Naik 100 Persen Dibanding 2025

Friday, 11 September 2026 - 20:44 WIB

Mantan Kepala BKPSDM Jember Ngaku 2 Kali Surati Inspektorat Usut Polemik ASN 13 Hari Bolos Kerja

Thursday, 10 September 2026 - 21:33 WIB

Mangkir Kerja 13 Hari Pejabat Pemkab Jember Dilaporkan ke BKN, Rupanya Bermasalah Sejak di Bawaslu

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading