Ahli Pendidikan Mesti Baca Sejarah Isra’ Mi’raj, Ini Alasannya..!

Selasa, 6 Februari 2024 - 19:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi,Sumber; Pixabay

Ilustrasi,Sumber; Pixabay

Frensia.Id-  Para pendidikan hingga saat ini menghadapi banyak masalah. Salah satu yang paling urgen adalah terpisahnya tujuan pendidikan pada kebutuhan masyarakat saat ini. Sebenarnya untuk mengikuti proses pendidikan yang sedang dijalankan, ajaran Islam Islam sangat penting untuk dijadikan dasar.

Masalah yang dihadapi dalam dunia pendidikan, dapat diadukan atau dihubungkan ajaran Islam. Sebab seluruh ajaran Islam memiliki manfaat yang besar pada sendi-sendi kehidupan manusia.

sebagaimana yang difirmankan Allah Azza wa jalla dalam Al Qur’an surat ad-Dzariyat ayat 55.

 وَذَكِّرْ فَإِنَّ الذِّكْرَى تَنْفَعُ الْمُؤْمِنِينَ

Artinya “Dan tetaplah memberi peringatan, karena sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang beriman”.

Untuk itulah penting juga membaca pesan yang ada dalam peristiwa yang ada dalam Isro’ Mi’roj, pasti dalam sejarah tersebut, ada hal sangat penting untuk menyelesaikan masalah pendidikan.

Baca Juga :  Sya'ban, Selangkah Menuju Ramadhan

Ada dua peneliti pendidikan yang mendapatkan jalan pemecahan masalah pendidikan dengan melalui pemaknaan pada pristiwa Isro’ Mi’roj. Misalnya Muhammad Hidayat dan Kalam Setia. Keduanya menulis artikel pada tahun 2015 dan diterbitkan dalam Penerbit Kemala Indonesia.

Bagi keduanya, ada tiga bagian nilai pendidikan yang ada peristiwa Isro’ mi’roj. Ketiganya adalah sebagaimana berikut ini;

Nilai Pendidikan Politik

Pendidikan politik dalam Isro’ mi’roj terlihat pada nabi yang ternyata manusia biasa. Ia juga bersedih ketika ditinggal istri. Lalu menghiburnya. Ini membuktikan Nabi adalah manusia bisanya yang sama membutuhkan teman hidup

Walaupun demikian, dalam peristiwanya, ada perjalanan nabi yang berpikir tentang ummat dalam menjalankan kebijakan. Yakni, diperintah sholat. Terjadi tawar menawar agar ibadah sesuai dengan kondisi ummat.

Baca Juga :  Ramadhan dan Kita yang Sibuk Sendiri

Ajaran Pendidikan Sosial

Ditinggalnya nabi, mengindikasikan kita menyayangi orang saat ini menyayangi kita. Pendidikan mesti dilakukan dengan landasan kasih sayang. Pendidikan yang dapat menghargai semua golongan. Baik laki dan perempuan.

Ajaran Pendidikan Spiritual Pendidikan spiritual bertujuan untuk memperkokoh hubungan seorang hamba dengan sang Maha Pencipta. Tentu hal ini dapat tersimpan dalam perintah shalat. Kewajiban ini diperintahkan saat peristiwa Isra Mi’raj. Semua kandungan yang disebutkan merupakan merupakan nilai yang sangat penting bahkan bisa menjadi program unggulan dalam dunia pendidikan. Sebab, sholat dalam melatih mental dan jiwa yang bersih.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Lima Jawaban Elegan Untuk Pertanyaan Sensitif Saat Lebaran
Percaya? Wong Jowo Terlibat Sejak Era Kolonial Dalam Bisnis Narkoba
Dari Mustahik ke Miliarder Kecil, Riset Berikut Ungkap Rahasia Program Zakat di Malaysia yang Sukses Raih RM12.000 per Bulan
Manifesto Zakat: Cinta, Kemanusiaan, dan Keadilan
Mereguk Sahur, Meneguk Cahaya Ramadhan
Ramadhan dan Kita yang Sibuk Sendiri
Sekolah Tiga Bahasa Rukun Harapan Jember: Jodoh Perjuangan Gus Dur dengan Pendiri Yayasan
Bikin Haru, Jawaban Nyai Sinta Ketika Ditanya Tentang Kebiasaan Buka Puasa Gus Dur

Baca Lainnya

Selasa, 1 April 2025 - 08:23 WIB

Lima Jawaban Elegan Untuk Pertanyaan Sensitif Saat Lebaran

Sabtu, 29 Maret 2025 - 04:57 WIB

Percaya? Wong Jowo Terlibat Sejak Era Kolonial Dalam Bisnis Narkoba

Kamis, 27 Maret 2025 - 21:23 WIB

Dari Mustahik ke Miliarder Kecil, Riset Berikut Ungkap Rahasia Program Zakat di Malaysia yang Sukses Raih RM12.000 per Bulan

Selasa, 25 Maret 2025 - 15:26 WIB

Manifesto Zakat: Cinta, Kemanusiaan, dan Keadilan

Selasa, 18 Maret 2025 - 18:52 WIB

Mereguk Sahur, Meneguk Cahaya Ramadhan

TERBARU

Kolomiah

Lebaran yang Membumi

Rabu, 2 Apr 2025 - 23:14 WIB

Ilustrasi idul fitri 1446 H

Opinia

Lebaran: Subjek Bebas yang Memaafkan

Rabu, 2 Apr 2025 - 13:20 WIB