Awal Ramadan, Jumlah Penumpang KA di Jember Alami Penurunan

Saturday, 21 February 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana penumpang Kereta Api Logawa di stasiun Jember. (Foto: Sigit/Frensia).

Suasana penumpang Kereta Api Logawa di stasiun Jember. (Foto: Sigit/Frensia).

Frensia.Id– Memasuki periode awal Ramadan 1447 Hijriah, aktivitas penumpang kereta api di wilayah KAI Daop 9 Jember mengalami penurunan. Meski saat ini mengalami penurunan di hari, lonjakan penumpang diprediksi akan terjadi pada akhir pekan ini, Minggu (22/2).

Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro mengungkapkan, volume penumpang pada awal puasa cenderung fluktuatif namun tetap terkendali. Pada hari pertama puasa (18/2), tercatat sebanyak 9.142 penumpang berangkat dari berbagai stasiun di wilayah Daop 9.

“Pada tanggal 19 Februari, angka keberangkatan berada di posisi 8.550 penumpang. Ini merupakan siklus wajar di mana masyarakat cenderung membatasi perjalanan pada hari-hari pertama ibadah puasa untuk fokus beribadah di rumah,” kata Cahyo dalam keterangan tertulis, Sabtu (21/2/2026).

Baca Juga :  Kesaksian Warga Gumelar atas Kronologi Banjir

Meski sempat turun, KAI Daop 9 memproyeksikan stasiun akan kembali diserbu pelanggan pada hari Minggu besok. Berdasarkan data pemesanan tiket, volume keberangkatan diprediksi menembus angka 11.145 orang.

“Stasiun akan kembali diserbu oleh pelanggan hari Minggu besok ini,” ujarnya.

Lebih lanjut, Cahyo menjelaskan, mayoritas penumpang didominasi oleh penumpang parsial (jarak pendek/menengah). Untuk mengantisipasi kepadatan, pihak KAI meminta calon pelanggan untuk mengatur waktu keberangkatan dengan baik.

“Kami mengimbau pelanggan untuk datang lebih awal ke stasiun guna menghindari keterlambatan saat proses boarding,” paparnya.

Baca Juga :  Geger Kambing Bermata Satu Lahir di Ambulu Jember

Selain soal waktu, KAI juga mengingatkan penumpang terkait aturan ketat bagasi. Setiap penumpang hanya diperbolehkan membawa barang bawaan dengan berat maksimal 20 kg dan volume maksimal 100 dm³.

Jika kedapatan melebihi ketentuan tersebut, penumpang akan dikenakan biaya tambahan sesuai aturan yang berlaku atau diarahkan menggunakan jasa ekspedisi kereta api.

“Kami berkomitmen memberikan layanan prima agar perjalanan pelanggan tetap nyaman dan khidmat selama bulan suci Ramadan. Kami ajak masyarakat pantau ketersediaan tiket secara real-time melalui aplikasi Access by KAI,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Rektor UIN KHAS Jember Sampaikan Peran MUI di Pembukaan Musda ke-XI
Perempuan Cantik Tidak Disunnahkan Mengikuti Sholat Idul Fitri, Begini Penjelasan dalam Kitab Fathul Qorib
Warga Desa Suger Kidul Jember Rayakan Lebaran Lebih Awal
Berkah Tidak Mesti Identik dengan Kekayaan, Begini Penjelasan Dr. Haidar Baqir
Idealisme Nabi Muhammad SAW Ketika DiLobi oleh Orang Terdekat
Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H Kamis, Serukan Persatuan di Tengah Perbedaan
Riset Orientalis Ungkap Inkonsistensi Moral dan Disiplin Diri Saat Ramadhan Para Pemuda Mesir
Resepsi 100 Tahun NU, Ketua LDNU PBNU Paparkan Tiga Kerangka Khidmat

Baca Lainnya

Saturday, 21 March 2026 - 14:54 WIB

Perempuan Cantik Tidak Disunnahkan Mengikuti Sholat Idul Fitri, Begini Penjelasan dalam Kitab Fathul Qorib

Thursday, 19 March 2026 - 07:58 WIB

Warga Desa Suger Kidul Jember Rayakan Lebaran Lebih Awal

Sunday, 8 March 2026 - 14:28 WIB

Berkah Tidak Mesti Identik dengan Kekayaan, Begini Penjelasan Dr. Haidar Baqir

Thursday, 26 February 2026 - 23:19 WIB

Idealisme Nabi Muhammad SAW Ketika DiLobi oleh Orang Terdekat

Saturday, 21 February 2026 - 17:00 WIB

Awal Ramadan, Jumlah Penumpang KA di Jember Alami Penurunan

TERBARU