Ayatollah Khamenei Serukan Solidaritas Umat Islam

Sunday, 6 October 2024 - 18:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi gambar Ayatollah Sayyid Ali Khomaini sumber tangkapan layar liputan6

Ilustrasi gambar Ayatollah Sayyid Ali Khomaini sumber tangkapan layar liputan6

Frensia.id – Ayatollah Sayyid Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran menyerukan solidaritas dan dukungan umat Islam terhadap Lebanon dan Gaza dalam perjuangan melawan rezim Zionis.

Hal ini sebagaimana disampaikan pemimpin tertinggi Iran dalam sebuah Khotbah Jum’at yang menandai satu tahun Operasi Banjir Al-Aqsa dan mengenang syahidnya Sayyid Hassan Nasrallah.

Khutbah Jum’at yang disampaikan Ayatollah Ali Khomaini dengan penuh semangat ini tepatnya dilaksanakan di Masjid Agung Mosalla Imam Khomenei, Teheran pada tanggal 4 Agustus 2024.

Ayatollah Khamenei menyatakan bahwa gugurnya Hassan Nasrallah dan upaya yang dilakukan oleh Hizbullah dalam membela Gaza adalah bukti nyata dari pembelaan terhadap Masjid Al-Aqsa.

“Ini adalah tugas dan tanggung jawab kita semua untuk memberikan dukungan kepada Lebanon yang terluka dan berdarah,” ujar Ayatollah Khamenei di hadapan para jamaah shalat Jum’at.

Baca Juga :  UIN KHAS Jember Bantah Dugaan Korupsi KIP-K, LKBHI: Tidak Ada Mens Rea

Dalam khotbahnya, Khamenei juga mengkritik kebijakan Amerika Serikat dan sekutunya yang, menurutnya, bertujuan untuk menjaga keselamatan rezim Zionis yang hanya akan memperburuk konflik di kawasan.

“Kebijakan mereka adalah menjadikan rezim ini sebagai pintu gerbang ekspor energi ke Barat, sekaligus memfasilitasi impor barang dan teknologi dari Barat ke kawasan ini,” tambahnya pada tanggal 04/20/2024.

Ayatollah Ali Khomaini menuding bahwa perilaku brutal dan gegabah rezim Zionis adalah upaya untuk memperkuat ketergantungan kawasan pada mereka, sebuah tindakan yang hanya akan merugikan umat manusia secara keseluruhan.

“Setiap pukulan terhadap rezim Zionis oleh individu atau kelompok apapun tidak hanya merupakan pengabdian kepada kawasan tetapi juga kepada seluruh umat manusia,” tegas Ayatollah Khamenei.

Baca Juga :  Keren! UNIKHAMS Gelar International Conference On Education and Society (ICESY) 2026 di Taiwan

Ia juga mengutip ayat dari Quran yang menyatakan bahwa rezim Zionis adalah seperti pohon yang jahat yang tidak memiliki keteguhan, menandakan bahwa keberadaannya tidak akan bertahan lama.

“Rezim jahat ini tidak memiliki akar, salah, dan tidak stabil. la hanya mampu berdiri tegak dengan susah payah berkat dukungan AS. Dan jika Allah berkehendak, ini pun tidak akan berlangsung lama”, ungkap Ayatollah Khomaini.

Khotbah ini disampaikan menjelang peringatan satu tahun Operasi Banjir Al-Aqsa, suatu tindakan yang dilihat sebagai titik balik dalam konflik regional, dengan harapan bahwa umat Islam di seluruh dunia akan menyatukan kekuatan untuk mendukung keadilan dan perdamaian.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

UIN KHAS Jember Bantah Dugaan Korupsi KIP-K, LKBHI: Tidak Ada Mens Rea
SMP di Jember Liburkan Siswa Gegara Gedung Terendam Banjir
Unik! SPPG di Jember Kenakan Costum Power Rangers Saat Antarkan MBG
Di Harlah Nurul Jadid, KH. Ghofur Maimoen: Imam Syafi’i Jadi Mazhab Besar, Karna Memahami Santri-santrinya
“Falaisa ‘Indahu Fulus Fahuwa Mamfus”, Kata KH. Zuhri Juga Disadari Dari Tauladan Rosul
Zainal Arifin Mochtar Dikukuhkan Guru Besar, Soroti Konservatisme Menggerus Independensi Lembaga Negara
Mimbar Demokrasi Tolak Pilkada Melalui DPRD, Sebut Demokrasi Semakin Mundur dan Perkuat Oligarki
Keren! UNIKHAMS Gelar International Conference On Education and Society (ICESY) 2026 di Taiwan

Baca Lainnya

Saturday, 31 January 2026 - 15:40 WIB

SMP di Jember Liburkan Siswa Gegara Gedung Terendam Banjir

Tuesday, 20 January 2026 - 17:55 WIB

Unik! SPPG di Jember Kenakan Costum Power Rangers Saat Antarkan MBG

Monday, 19 January 2026 - 13:00 WIB

Di Harlah Nurul Jadid, KH. Ghofur Maimoen: Imam Syafi’i Jadi Mazhab Besar, Karna Memahami Santri-santrinya

Monday, 19 January 2026 - 10:39 WIB

“Falaisa ‘Indahu Fulus Fahuwa Mamfus”, Kata KH. Zuhri Juga Disadari Dari Tauladan Rosul

Thursday, 15 January 2026 - 20:33 WIB

Zainal Arifin Mochtar Dikukuhkan Guru Besar, Soroti Konservatisme Menggerus Independensi Lembaga Negara

TERBARU