Hiswana Migas Besuki Jamin Stok BBM di Jember Aman, Warga Diimbau Tak Panic Buying

Thursday, 5 March 2026 - 23:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga antre isi ulang bahan bakar berderet di salah satu SPBU di Jember (Foto: Istimewa).

Warga antre isi ulang bahan bakar berderet di salah satu SPBU di Jember (Foto: Istimewa).

Frensia.Id– Ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat sempat memicu kekhawatiran terhadap kelancaran distribusi energi global, menyusul isu penutupan Selat Hormuz.

Meski demikian, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Hiswana Migas Besuki memastikan pasokan BBM untuk wilayah Jember dan sekitarnya tetap dalam kondisi aman.

Ketua Hiswana Migas DPC Besuki, Ikbal Wilda Fardana, meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan (panic buying).

“Pasokan BBM di wilayah Jember saat ini masih aman. Distribusi berjalan normal tanpa gangguan berarti,” katanya, Kamis (5/3/2026).

Baca Juga :  Hardiknas 2026, Gus Fawait Soroti Kesempatan Belajar saat Talk Show Pendidikan

Ikbal menjelaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi langsung dengan pengelola SPBU untuk memantau stok di lapangan. Berdasarkan hasil pantauan, ketersediaan bahan bakar di SPBU masih sangat mencukupi kebutuhan harian masyarakat.

“Bahkan, di beberapa SPBU cadangan BBM masih tersedia hingga 14 ribu liter. Dengan jumlah tersebut, masyarakat tidak perlu khawatir akan potensi kelangkaan dalam waktu dekat,” ujarnya.

Dia juga menekankan bahwa distribusi dari depo menuju SPBU terpantau lancar. Namun, Ikbal memperingatkan bahwa kepanikan konsumen justru bisa menjadi pemicu kelangkaan di lapangan.

Baca Juga :  Dispendukcapil Sebut Hasil Verval Data Kemiskinan di Jember 200 Orang Tercatat Meninggal Ternyata Masih Hidup

“Jika masyarakat membeli secara berlebihan, itu justru menciptakan masalah baru. Belilah sesuai kebutuhan saja,” paparnya.

Selain itu, Hiswana Migas juga mewaspadai praktik penimbunan oleh oknum yang ingin memanfaatkan situasi global. Sebagai langkah preventif, pengelola SPBU diminta lebih selektif dalam melayani pembelian dalam jumlah besar agar distribusi tetap merata dan tepat sasaran.

“Kami meminta pengelola SPBU lebih selektif dalam melayani pembelian dalam jumlah besar agar distribusi tetap merata dan tepat sasaran,” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Gus Fawait Tegaskan Program Optimalisasi Lahan di Jember Bisa Tingkatkan Hasil Panen Petani
Kepala DLH Ungkap Pemkab Jember Telat Satu Dekade Jalankan UU Olah Sampah Mandiri
Dispendukcapil Sebut Hasil Verval Data Kemiskinan di Jember 200 Orang Tercatat Meninggal Ternyata Masih Hidup
Pemkab Jember Jajaki Kerja Sama Sister City dengan Kota Jinhua Tiongkok
Bandara Notohadinegoro Buka Rute Baru Jember-Surabaya, Gus Rivqy: Saya akan Berjuang untuk Kemajuan Jember
Tepat di Hari Lahir Pancasila, Gus Fawait Hadirkan Rute Penerbangan Jember–Surabaya
Ini Hasil Sidak-Supervisi Satgas MBG Jember di Kecamatan Semboro
Pemkab Jember Terjunkan Satgas Sisir Kelayakan Fasilitas Program Makan Bergizi Gratis

Baca Lainnya

Saturday, 6 June 2026 - 23:02 WIB

Gus Fawait Tegaskan Program Optimalisasi Lahan di Jember Bisa Tingkatkan Hasil Panen Petani

Friday, 5 June 2026 - 20:37 WIB

Kepala DLH Ungkap Pemkab Jember Telat Satu Dekade Jalankan UU Olah Sampah Mandiri

Wednesday, 3 June 2026 - 19:02 WIB

Dispendukcapil Sebut Hasil Verval Data Kemiskinan di Jember 200 Orang Tercatat Meninggal Ternyata Masih Hidup

Wednesday, 3 June 2026 - 18:06 WIB

Pemkab Jember Jajaki Kerja Sama Sister City dengan Kota Jinhua Tiongkok

Monday, 1 June 2026 - 15:15 WIB

Bandara Notohadinegoro Buka Rute Baru Jember-Surabaya, Gus Rivqy: Saya akan Berjuang untuk Kemajuan Jember

TERBARU

Pihak kepolisian saat mengamankan pelaku yang membacok karyawan provider wifi (Foto: Istimewa).

Criminalia

Pria di Jember Ngamuk Bawa Celurit Bacok Karyawan Provider Wifi

Friday, 5 Jun 2026 - 16:20 WIB