Berhadiah Puluhan Juta, 27 Mei 2024 Kemenag Ajak Masyarakat Mensukseskan Hari Sejuta Kiblat

Saturday, 25 May 2024 - 17:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Poster Hari Sejuta Kiblat Kemenag (Sumber: Instagram @harisejutakiblat)

Poster Hari Sejuta Kiblat Kemenag (Sumber: Instagram @harisejutakiblat)

Frensia.id – Menghadap kiblat merupakan rukun dan menjadi syarat sah dalam melaksanakan shalat, baik shalat wajib maupun sunnah.

Selain menjadi hal yang tidak boleh ditinggalkan dalam shalat, dalam Islam juga disyariatkan untuk menghadapkan kiblat pada jenazah yang dikuburkan.

Namun, arah kiblat pada sebagian besar masyarakat Indonesia beranggapan bahwa menghadap kiblat cukup dengan jihah al-ka’bah atau sekedar menghadap ke barat tempat ka’bah di Makkah yang dijadikan sebagai kiblat berada.

Hal tersebut berdasarkan temuan penelitian Fini Syamilatin Nafisah dalam tugas akhirnya di Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang dengan judul, “Uji Akurasi Arah Kiblat dengan Metode Rashdul Kiblat di Pemakaman Islam Lingkungan Plumbon Kelurahan Pandaan Kecamatan Pandaan Kabupaten Pasuruan”

Selain itu, pada sebagian masjid-masjid kuno terkadang belum dilakukan uji akurasi arah kiblat yang disesuaikan dengan perkembangan-perkembangan pengetahuan dan teknologi terkini, serta terkadang arah kiblat mengalami perubahan akibat bergesernya lempengan bumi pasca gempa.

Baca Juga :  Warga Desa Suger Kidul Jember Rayakan Lebaran Lebih Awal

Sebagai contoh, Ariba Khairunnisa dan Dian Ika Aryani dari UIN Walisongo Semarang telah melakukan penelitian di Masjid Kuno Al-Abror Bandar Lampung yang menyimpulkan bahwa masjid tersebut melenceng dari arah kiblat yang seharusnya.

Sebagai salah satu solusi mengatasi berbagai masalah arah kiblat tersebut, Kementerian Agama (Kemenag) melalui Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam mengajak masyarakat untuk mengecek arah kiblat secara mandiri pada Senin tanggal 27 Mei 2024, pukul 16:18 WIB atau 17:18 WITA.

Pada hari tersebut, ada momen Istimewa yang disebut dengan Istiwa A’zam atau Rashdul Kiblat, yakni posisi matahari sedang tepat berada diatas ka’bah sehingga setiap bayangan tegak lurus pasti menghadap ke arah kiblat.

Selain itu, Kemenag mengajak masyarakat umum untuk ikut ambil bagian dalam agenda Bimas Islam yang bertajuk Hari Sejuta Kiblat pada waktu tersebut.

Baca Juga :  Berkah Tidak Mesti Identik dengan Kekayaan, Begini Penjelasan Dr. Haidar Baqir

Agenda yang diproyeksikan akan memecahkan Rekor Museum Republik Indonesia (MURI) itu dapat diikuti seluruh masyarakat Indonesia dengan berbagai latar belakang untuk mengkalibrasi atau mengukur arah kiblat secara mandiri, yang dapat dilakukan di wilayah tempat tinggal masing-masing, baik di rumah, tempat ibadah dan tempat kerja.

Panitia telah menyediakan hadiah total senilai 20 Juta Rupiah bagi masyarakat yang berkeinginan ikut andil dalam Hari Sejuta Kiblat itu dengan mendaftar di link: s.id/harisejutakiblat, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:

  1. Sudah mendaftar melalui tautan yang tersedia
  2. Follow Instagram @bimasislam dan @harisejutakiblat
  3. Upload foto di Instagram saat mengukur arah kiblat
  4. Tag dan mention akun @harisejutakiblat
  5. Gunakan hashtag #harisejutakiblat #qibladay #bimasislam

Adapun cara untuk mengukur sebagaimana dilansir Instagram @harisejutakiblat cukup dengan menempatkan benda tegak lurus dan arah bayangan benda tersebut nantinya akan menunjukkan arah kiblat.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Warga Desa Suger Kidul Jember Rayakan Lebaran Lebih Awal
Berkah Tidak Mesti Identik dengan Kekayaan, Begini Penjelasan Dr. Haidar Baqir
Idealisme Nabi Muhammad SAW Ketika DiLobi oleh Orang Terdekat
Awal Ramadan, Jumlah Penumpang KA di Jember Alami Penurunan
Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H Kamis, Serukan Persatuan di Tengah Perbedaan
Riset Orientalis Ungkap Inkonsistensi Moral dan Disiplin Diri Saat Ramadhan Para Pemuda Mesir
Resepsi 100 Tahun NU, Ketua LDNU PBNU Paparkan Tiga Kerangka Khidmat
Peziarah Terhambat Ziarah ke Wali Lima Gegara Bus Masuk Sawah di Mayang Jember

Baca Lainnya

Thursday, 19 March 2026 - 07:58 WIB

Warga Desa Suger Kidul Jember Rayakan Lebaran Lebih Awal

Sunday, 8 March 2026 - 14:28 WIB

Berkah Tidak Mesti Identik dengan Kekayaan, Begini Penjelasan Dr. Haidar Baqir

Thursday, 26 February 2026 - 23:19 WIB

Idealisme Nabi Muhammad SAW Ketika DiLobi oleh Orang Terdekat

Saturday, 21 February 2026 - 17:00 WIB

Awal Ramadan, Jumlah Penumpang KA di Jember Alami Penurunan

Tuesday, 17 February 2026 - 21:00 WIB

Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H Kamis, Serukan Persatuan di Tengah Perbedaan

TERBARU

Educatia

Jelang Hari Raya, Laka Depan Antar Pemotor Terjadi di Jember

Thursday, 19 Mar 2026 - 23:38 WIB

Suasana para jamaah saat melaksanakan ibadah sholat IdulFitri di Masjid Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah, Desa Suger, Kacamatan Jelbuk, Jember. (Fadli/Frensia).

Religia

Warga Desa Suger Kidul Jember Rayakan Lebaran Lebih Awal

Thursday, 19 Mar 2026 - 07:58 WIB

Kondisi arus lalu lintas saat perjalanan mudik di Jember. (Foto: Sigit/Frensia).

News

Sejumlah Titik Kemacetan Arus Mudik Lebaran 2026 di Jember

Wednesday, 18 Mar 2026 - 23:22 WIB