Frensia.Id- Saat kali pertama dibeli Chelsea, Kepa Arrizabalaga berstatus sebagai kiper termahal. Kini, karir sepakbolanya mengalami penurunan.
Kepa sempat berada dipuncak kejayaannya, namun saat ini dirinya harus dipinjamkan ke Bournemouth.
Kepa akan dipinjam dengan durasi semusim penuh. Pun kontraknya di Chelsea, sebenarnya bakal habis di musim panas 2025 namun dirinya sudah perpanjang sampai musim panas 2026.
Sebelum dipinjam ke Bournemouth Chelsea lebih dulu memperpanjang kontrak Kepa. Hal tersebut dikonfirmasi lewat pernyataan The Blues.
“Kiper Chelsea Kepa Arrizabalaga telah menandatangani perpanjangan kontrak satu tahun dan menyelesaikan peminjaman selama satu musim ke Bournemouth,” dikutip oleh Frensia.Id dari laman resmi klub.
Dilansir dari The Sun, Kepa Arrizabalaga seperti berada di titik terendah. Padahal dulu, Kepa adalah kiper termahal dan masih memegang gelar tersebut hingga saat ini.
Chelsea mendatangkan Kepa dari Athletic Bilbao pada musim panas 2018 seharga 80 juta Euro alias setara Rp 1,3 triliun.
Kepa Arrizabalaga pernah dipercaya untuk menjadi kiper utama The Blues, menggantikan posisi Thibaut Courtois yang direkrut Real Madrid.
Namun Kepa sempat bikin kontroversi, ketika dirinya enggan diganti di Carabao Cup dan membuat sang manajer saat itu Maurizio Sarri marah-marah.
Lima tahun menjaga gawang di Stamford Bridge, Kepa tersisih oleh Edouard Mendy. Kepa akhirnya dipinjamkan ke Real Madrid.
Kepa pun menggantikan peran Courtois. Apes buat Kepa, dirinya juga alami cedera pun harus bersaing dengan Andriy Lunin.
Real Madrid awalnya mau merekrut Kepa Arrizabalaga. Akan tetapi Andriy Lunin memilih bertahan, alhasil Los Blancos enggan memboyong Kepa.
Di awal Liga Inggris musim 2024/2025, Chelsea tidak membawa Kepa di dalam skuad utama.
Kepa malah sudah tersisih dari latihan skuad utama, yang mana harus berlatih dengan 14 pemain The Blues lainnya yang siap dijual atau dipinjamkan.
Kepa sempat ditawar oleh Al Ittihad. Kiper berusia 29 tahun itu menolaknya karena masih mau berlaga di Eropa.
Kepa kini memulai petualangan baru di tim langganan papan tengah, Bournemouth. Mampukah Kepa kembali bangkit?